GSB Gerakan Subuh Berjam’ah

  • Share

GSB adalah singkatan dari Gerakan Subuh Berjamaah yaitu sebuah kegiatan yang diinisiasi oleh Pemerintah Desa Masmas Kecamatan Batukliang Utara Kabupaten Lombok Tengah, yang mengharap kepada seluruh warga Desa Masmas untuk melaksanakan Solat Subuh berjamaah di masjid dimana kegiatan ini juga dirangkai dengan pengajian yang diisi oleh beberapa  Tuan Guru secara bergiliran.

Kegiatan ini mula mula dilaksanakan di dua masjid lalu terus merambah ke semua masjid yang ada di desa Masmas secara bertahap yakni setiap Sabtu pagi. Setelah Sabtu pagi berjalan pemerintah desa akan menambah harinya dengan Rabu pagi sehingga dlm kegiatan yang dua hari dalam satu minggu ini akan bisa mewarnai seluruh hari sehingga setiap pagi dan setiap masjid akan ramai di isi solat subuh berjamaah juga solat solat lain yang 5 waktu.

Gerakan subuh berjamaah ini menurut sang kades yang menjadi inisiator saat ditemui awak media menjelaskan bahwa,”Kegiatan Subuh berjamaah ini tdk ansih bicara agama dan ibadah semata tapi ini juga dalam rangka meningkatkan ekonomi warga. Kenapa?. Karena kalau kita berupaya meningkatkan ekonomi warga dengan fokus pada usaha fisik dan usaha dunia semata, tidak ada jaminan untuk bisa berhasil. Tapi kalau lewat ikhtiar ibadah ini sdh jelas dapat jaminan dari Allah SWT lewat sabda nabi yang artinya ,”barang siapa solat lima waktu secara berjamaah, baginya akan diberikan 5 hal, satu diantaranya adalah orang itu tdk akan ditimpa kemiskinan di Dunia”. Demikian kades yang memang keluaran pondok pesantren itu menjelaskan panjang lebar.

melalui kesempatan itu juga kades yang bertubuh temben dan berjambang lebat itu juga menyampaikan harapan dengan mengatakan, “Kami berharaf supaya semua orang mau melaksanakan himbauan untuk solat berjamaah di masjid tidak cuma warga Masmas tapi juga seluruh ummat muslim dimanapun berada. karena jika seluruh Masjid sudah makmur dengan warga yang solat berjamaah, in Sya Allah secara ekonomi juga akan ikut makmur”. demikian sang kades mengakhiri wawancara kami.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *