Saksi Kesuksesan Hulaifi, Bersama Kuda Besi Kesayangannya Merintis Usaha Cemilan Dari Nol

Saksi Kesuksesan Hulaifi, Bersama Kuda Besi Kesayangannya Merintis Usaha Cemilan Dari Nol

MATARAM – Hadirnya skuter matik terbaru dari Honda PCX 160 memberikan sebuah fanatisme yang terbilang luar biasa bagi para pengguna Honda. Sejak dirilis Februari tahun ini, banyak cerita menarik dari para pengguna All New Honda PCX 160. Salah satunya seperti yang dialami seorang wiraswasta pengusaha asal Desa Bagik Polak, Labuapi, Lombok Barat. Pria bernama M Hulaifi kelahiran 1984 ini menjadi saksi hidup tentang betapa nyamannya berkendara dengan motor elegan ini.

Awal mula perjalanan usaha M Hulaifi terbilang tidak mulus. Harus merintis dari nol, bersama sang istri tercinta, Saprianti. Produk olahan yang dijalankan pria yang akrab disapa Efik ini cukup banyak diminati konsumen. Produk olahan makanan yang dijalankan Hulaifi memiliki segmen konsumen yang terbilang bervariasi. Selain digemari masyarakat sekitarnya, Ia juga memasok produknya ke beberapa reseller pasar di Mataram. Uniknya lagi, produk cemilannya menjadi primadona di beberapa kafe di wilayah Senggigi.

Jarak tempuh dari rumahnya tidak sampai satu jam menuju Senggigi, Ia mendistribusikan produk home industry miliknya bersama dengan sang istri. Menggunakan kuda besi andalannya Honda PCX 160.

“Motor ini mesinnya halus ditambah desain serta fitur barunya membuat perjalanan saya semakin lancar dan nyaman,” tegas Hulaifi.

Duduk diatas motor ini disugukan dengan posisi berkendara yang nyaman dan up right.

“Terasa nyaman dan punggung tidak condong ke belakang membuat perjalanan jarak jauh semakin mantap dan sangat proper dipakai harian,” tambah pria yang usianya 37 tahun ini.

“Sangat nyaman sekali berkendara dengan motor PCX 160 ini, apalagi saya biasanya punya mobilitas yang tinggi,” ujar Hulaifi.

Ditemui di kediamannya Senin (26/4) kemarin, bapak dua anak ini menceritkan perjalanan hidupnya yang dari awal usahanya selalu ditemani produk Honda. Pengusaha yang setiap malam mengantar produk olahan makanannya ini selalu merasa nyaman ditemani motor kesayangannya. Bagik Polak menuju Senggigi terbilang jarak yang cukup jauh bagi orang pada umumnya, tapi tidak dengan Hulaifi.

“Inspirasi saya menggeluti usaha ini, berawal dari kecintaan anak-anak saya teradap cemilan ringan yang biasa dikonsumsi setiap hari.” kata Efik.

Ia menuturkan jika titik balik perekonomian keluarganya membaik sejak memulai usaha cemilan ini. Produk usaha makanan yang dirintis Hulaifi mulai dari olahan seblak, kripik jamur tiram, kripik bayam, usus ayam krispi, bahkan olahan bubuk sambal juga dijajalnya.

Sejarah kesuksesan Hulaifi dan istrinya tentu tak lepas dari peran produk Honda. Sebelum menggunakan All New PCX 160, awalnya Efik menggunakan Honda Fit X selama beberapa tahun, kemudian seiring dengan perkembangan usahanya Efik meng-upgrade kendaraanya ke Honda Vario CW, lalu Honda Beat, terakhir Honda PCX 150 yang kemudian melihat ke versi terbaru PCX, yakni All New PCX 160. Tanpa pikir panjang, Efik ‘meminang’ produk skutik Honda keluaran terbaru itu.

Dari perjalanan usaha M Hulaifi dan sang Istri, bisa dibilang produk Honda selalu menemani langkah perjuangannya. Fanatisme Efik memberi efek domino bagi anggota keluarga bahkan sampai beberepa tetatangga sekitarnya yang juga tertarik untuk menggunakan motor Honda, terutama All New PCX 160. Terbukti dengan jumlah pengguna PCX 160 yang meningkat di Desa Bagik Polak.

“Ada sekitar 15 pengguna PCX di desa ini yang telah tergabung di club motor PCX, yakni HPCI (Honda PCX Club Indonesia) Lombok Chapter.” Kata Efik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *