3 Orang Siswa MAN 2 Kota Bima Lolos Seleksi Menuju Paskibraka Nasional 2021

  • Share

Kota Bima – Sebanyak 3 orang siswa MAN 2 Kota Bima berhasil lolos seleksi menuju Seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional Tahun 2021. Ke-3 nya atas nama M. Arya Maulana (Kelas X IPA 7)¸ Yasser Ramadhani (Kelas X IPA 4), dan Waliyuudin (Kelas X IPA 6).

MAN 2 Kota Bima patut berbangga diri. Pasalnya ada 3 orang siswa madrasah yang lolos seleksi untuk mengikuti seleksi Paskibraka Nasional. Sementara 7 orang lainnya berasal dari sekolah umum (SMA) di Kota Bima.

Untuk mencapai tahap seleksi Paskibraka tingkat Nasional tidaklah mudah, peserta harus melewati tahap seleksi tingkat Kota Bima. Selanjutnya, bagi yang memenuhi syarat akan mengikuti seleksi tingkat Provinsi. Jika lolos untuk ke seleksi Nasional, maka, peserta dapat mengikuti seleksi tingkat Nasional untuk mewakili Provinsi NTB.

Jumlah peserta yang mewakili kabupaten/kota sebanyak 10 orang. Sehingga akan ada 100 orang siswa dari 10 kabupaten/kota se NTB yang akan mengikuti seleksi. Dan hanya akan diambil 2 orang, 1 orang laki-laki dan 1 orang perempuan yang akan mewakili Provinsi NTB.

Proses seleksi Paskibraka tingkat Kota Bima dilakukan oleh panitia dari seksi Pembinaan Kepemudaan Bidang Pemuda dan Olahraga Dinas Pariwisata Kota Bima.

Keterangan dari Arif Ruslin, S.Pd, Pembina Paskibraka MAN 2 Kota Bima, untuk menjadi salah satu anggota Paskibraka tidaklah mudah. Ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi bagi siswa yang hendak ikut seleksi Paskibraka.

Untuk seleksi tingkat Kota Bima persyaratannya, seperti: postur tubuh harus proporsional dengan tinggi badan 165 cm untuk putra dan 160 cm untuk putri, juga diharuskan berpenampilan menarik. Sementara seleksi Paskibraka di tingkat Provinsi mengharuskan tinggi badan untuk putra 170 cm. Sementara tinggi badan untuk putri 165 cm”, jelasnya.  

Disamping itu, lanjut Arif, setiap peserta ada persyaratan khusus ialah diharuskan kelas X, tidak kaki letter O atau letter X, serta berpenampilan menarik. Materi seleksi berupa PBB (Peraturan Baris Berbaris) dan wawancara.

Harapan saya sebagai pembina adalah anak-anak bisa tampil maksimal pada saat seleksi nanti. Sehingga ada yang terpilih untuk diutus dan menempati posisi tepat yaitu menuju Nasional”, tutupnya penuh harap.   (NR)

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *