Disperkim Ingatkan ULP Selektif Tentukan Pemenang KPBU Pemasangan 12.005 Titik PJU di Lobar

  • Share

Giri Menang: Dinas Perumahan dan Pemukiman kabupaten Lombok Barat mengingatkan pihak Unit Layanan Pengadaan barang dan Jasa (ULP-BJ) agar selektif dalam menentukan pemenang KPBU PJU yang akan memasang 12.005 titik lampu PJU di seluruh wilayah Lobar. Pihak Disperkim tak mau ULP salah pilih rekanan, mulai dari proses tahapan pra kualifikasi yang saat ini tengah berlangsung.

Kepala Disperkim Lobar HL. Winengan mengatakan KPBU PJU saat ini sedang dalam proses pra kualifikasi penjaringan siapa pemenang. “Untuk di pra kualifikasi ini kami minta ke ULP harus betul-betul selektif, jangan sampai salah pilih di pra kualifikasi ini,”jelas Winengan. Kalaupun pihak pemerakarsa yang Ikut, namun kalau tidak jelas tidak boleh dimenangkan. Akan tetapi harus memenuhi standar. Siapapun jelas dia harus mengikuti prosedur. Beberapa syaratnya jelas dia adalah, syarat utamanya penyedia yang ikut pra kualifikasi adalah perusahan yang mempunyai pabrik di Indonesia. Kalau ini diabaikan maka ia akan mengambil langkah tegas melaporkan, karena ia tak ingin selaku tim teknis bermasalah di masa Yang akan datang.

Apalagi Marwah tujuan dari program KPBU itu, seperti yang ditekankan Bupati Lobar adalah melakukan pelayanan terhadap masyarakat. Karena itu 12.005 titik lampu PJU harus dilaksanakan dengan baik. “Karena itu Yang dimenangkan tidak boleh sembarangan tapi harus betul-betul mampu”tegas dia. Hal yang perlu dipertimbangkan adalah penyedia harus jelas apa yang diberikan ke Lobar. Seperti Alat crane yang dipakai rekanan harus diberikan ke Lobar. Terkait hal ini perlu ada perjanjian antara Pemda dengan rekanan. “Yang Paling penting smart city itu wajib, bagi penyedia yang tak mampu menyediakan smart city tidak boleh dimenangkan. Karena apa, Lampu PJU harus dikontrol melalui aplikasi,”tegasnya.
Semua hal ini jelas dia demi Lobar, kalau semua ini tidak dipenuhi maka ia akan mau tanggung jawab.

Kalau pra kualifikasi, rekanan lolos maka semua aspek itu harus dipastikan. Termasuk Turun cek peralatan rekanan di daerahnya. Ia menambahkan, nilai investasi KPBU ini sekitar Rp 70 miliar, dikembalikan selama 10 tahun dengan nilai yang harus dikembalikan per tahun Rp 22 miliar. Sementara itu kepala bagian ULP BJ Setda Lobar Kartono Hartoyo mengatakan bahwa proses pra kualifikasi untuk menentukan pemenang rekanan KPBU tengah berlangsung. “Masih dalam proses,”ujarnya. (Tim Redaksi KM Lobar)

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *