H.Sukri Terpilih Menjadi Nahkoda IPHI

H.Sukri Terpilih Menjadi Nahkoda IPHI

(KM Sumbawa): Inmas Kemenag Sumbawa,  Bertempat dii Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa digelar Rapat penyegaran pengurus  Ikatan Persaudaraan Haji ndonesia (IPHI)  dihadiri Bupati , Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa beserta  para pejabat serta undangan lainnya para calon pengurus IPHI ,Rabu 07/07/2021.

Rapat dipimpin oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten dan didampingi Kasi PHU dan Kepala Sub Bagian Tata Usaha, dalam  pemilihan pengurus baru IPHI karena masa pengurusan telah habis masa baktinya , sehingga perlu dilaksanakan penyegaran pengurus IPHI  untuk periode lima tahun kedepan. Hasil  musyawarah pemilihan Ketua IPHI Kabupaten Sumbawa dari pengurus lama ketua H. Jaya Muis, S.Pd terpilih Drs.H.Sukri M.Si sebagai Nahkoda IPHI Kabupaten Sumbawa masa bakti   2021-2026.

Dalam penyampaian Ketua IPHI terpilih akan segera menyelesaikan Susunan Pengurus untuk segera diterbitkan SK dan pelantikan pengurus.

Dalama Arahan Bupati Sumbawa menyampaikan bahwa  Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI)  di Kabupaten Sumbawa telah dibentuk beberapa tahun yang lalu namun  program program yang direncanakan belum berjalan sesuai harapan.

Bupati Sumbawa dalam menyampaikan Visi dan Misi IPHI. Visi IPHI adalah Meningkatnya implementasi haji mabrur di tengah-tengah masyarakat sehingga tercapai kondisi umat dan bangsa yang sejahtera lahir dan batin, sedangkan Misi adalah Memberdayakan para haji dalam melestarikan kemabruran hajinya menjadi teladan, panutan dan pilar peningkatan kualitas umat dan bangsa Indonesia. Serta  tujuan IPHI adalah untuk memelihara dan mengupayakan pelestarian haji mabrur, guna meningkatkan partisipasi umat dalam pembangunan bangsa dan negara yang diridhoi Allah SWT.

Setiap lima tahun sekali, IPHI melakukan evaluasi dan penyegaran organisasi secara demokratis di semua tingkat kepengurusan, baik yang terkait dengan program maupun kepemimpinan sesuai dengan tuntutan perkembangan masyarakat, sebagaimana diatur dalam Mukadimah serta Ketentuan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga IPHI.

Persaudaraan Haji adalah sebutan dari organisasi Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia yang disingkat IPHI. IPHI merupakan organisasi kebajikan yang bersifat independen, berakidah Islam dan berasaskan Pancasila. IPHI berkedudukan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia meliputi daerah provinsi, kabupaten/kota, kecamatan dan kelurahan/desa,

Persaudaraan Haji atau IPHI merupakan wadah berhimpun para alumni haji dari seluruh wilayah Indonesia yang bersifat permanen dan terorganisasi dengan visi, misi dan program yang jelas serta prinsip-prinsip keorganisasian dan kepemimpinan yang menjunjungtinggi nilai-nilai Islam dan nilai-nilai luhur budaya bangsa.

Ada tiga motivasi dasar yang melandasi lahirnya IPHI di tengah-tengah bangsa Indonesia, yaitu hal-hal sebagai berikut :

Pertama, Kualitas kehidupan keagamaan bagi umat Islam yang telah menunaikan ibadah haji harus meningkat dan berubah ke arah yang lebih positif sebagai perwujudan dari haji mabrur. Hal ini ditandai dengan makin meningkatnya pemahaman dan pengamalan ajaran syariat Islam, meningkatnya keimanan dan ketaqwaan, meningkatnya kepekaan dan 3 kepedulian sosial, meningkatnya rasa dan semangat ukhuwah islamiyah, serta menjadi teladan dan panutan yang baik bagi masyarakat dan lingkungannya.

Kedua, Orientasi kehidupan umat Islam yang telah menunaikan ibadah haji harus seimbang antara kepentingan duniawi dan kepentingan ukhrawi. Keberhasilan dalam mencapai kehidupan yang baik secara jasmani atau material, seperti keluarga yang harmonis, rezeki dan harta yang cukup, kedudukan yang terhormat, kendaraan yang memadai, dan tempat tinggal yang nyaman seyogyanya dibarengi dengan keberhasilan dalam kehidupan rohani atau spiritual yang baik, berupaya mencapai keluarga sakinah mawadah warahmah, gemar berinfak, bersadaqah dan beramal sholeh, berakhlak mulia, bekerja dan berpenghasilan secara halal, bersyukur dan beribadah semata-mata karena Allah Subahanu Wa Ta‟ala, serta menyadari bahwa kehidupan dunia adalah bekal untuk kehidupan akhirat.

Ketiga, Komitmen umat Islam yang telah menunaikan ibadah haji untuk membangun bangsa dan Negara bersama elemen masyarakat lainnya harus lebih kuat dan lebih baik daripada kondisi sebelumnya. Komitmen ini merupakan kelanjutan, peningkatan, pengembangan dan perluasan dari komitmen historis para haji terdahulu dalam rangka menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, mencerdaskan dan memajukan kehidupan bangsa, mengentaskan kemiskinan dan keterbelakangan, meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, memelihara persatuan dan kesatuan bangsa, menjunjungtinggi hukum dan hak-hak asasi manusia, serta mengembangkan peradaban dan ilmu pngetahuan agar bangsa Indonesia dan umat Islam Indonesia dapat maju dan tampil sejajar dengan bangsa-bangsa lain yang maju di dunia, serta berperan aktif dalam berbagai forum internasional.

IPHI berfungsi sebagai : (1) Wahana menghimpun potensi para haji Indonesia, penyerap dan penyalur aspirasi umat, (2) Organisasi kemasyarakatan untuk menyukseskan program pembangunan bangsa, (3) Sarana untuk mempererat ukhuwah Islamiyah sesama umat. (Joko Pitoyo KM Sumbawa)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *