Dinas LHK Lotim dan Forum Bajang Sakbar Rekomendasikan TPS 3R

  • Share

Sakra Barat, Lotim – Bicara mengenai sampah tidak akan ada habisnya, karena sampah adalah bagian dari keseharian masyarakat yang terus diproduksi setiap harinya. Terkait permasalahan tersebut, Forum Barisan Pejuang (Forum Bajang) Kecamatan Sakra Barat Kabupaten Lombok Timur Sabtu, (malam minggu, 11/09/2021) gelar Temu Silaturrahmi Pemuda Se-Kecamatan Sakra Barat yang dirangkaikan dengan sosialisasi Penanganan masalah Sampah yang bertempat di Aula UPT Dikbud Kecamatan Sakra Barat.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lombok Timur H.M.Zaidar Rohman, S.STP. MH, Kabid Pengelolaan Sampah, Limbah, Bahan Beracun dan Berbahaya (PSLB 3) Lombok Timur Deddy Sutarmin, S.S.T, Tokoh Muda Bidang Hukum Sahnam, SH. MH (Komisioner Bawaslu Lotim) selaku Narasumber.

Hadir juga Camat Sakra Barat Mahrup, S.Sos, Kamaluddin, S.ADM, Kepala UPTD Sakra Barat sekaligus Pembina Forum Bajang, Kepala Desa Rensing L. M. Subari Azhari, S.Pd, Hairuman Syahron,M.HI Ketua BPD desa Rensing yang bertindak sebagai Moderator, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan tamu undangan lainnya dari unsur Karang Taruna dan organisasi kepemudaan Se-Kecamatan Sakra Barat.

Ketua Forum M. Faizun Fikry, S.IP dalam pidato laporannya mengatakan, Forum Bajang adalah merupakan forum sebagai wadah menyampaiakan Asfirasi pemuda di Kecamatan Sakra Barat. Kegiatan ini adalah kegiatan ke-5 sejak forum ini didirikan tahun 2019 lalu dan di SK kan oleh Camat Sakra Barat.

“Kegiatan ini dikemas santai dengan konsep pemuda yang berkemajuan, Konsep para pemuda ini sangat banyak sehingga pada malam ini kami mengangkat tema tentang penanganan sampah yang menjadi keluahan kita Bersama” Sambungnya.

Kegiatan ini lanjut Fikry, Harus ada Implementasi kedepan terkait penanganan sampah yang kita dapatkan dari penjelasan para pemateri, Ia juga berharap program TPS 3R bisa di bangun di setiap desa.

Sebelum mengakhiri pidatonya, Mantan Ketua Karang Taruna Desa Rensing Bat ini menyampaikan ribuan terimakasih kepada para tamu undangan atas kehadirannya di acara gawe besar forum yang di pimpinnya, dan memohon maaf atas kekeliruan selama acara berlangsung, Tutupnya.

Kepala Desa Rensing L. M. Subari Azhari, S.Pd, di mimbar yang sama menyampaikan bahwa Permasalahan sampah menjadi permasalahan kita bersama yang perlu kita cari cara penyelesaiannya, Tema yang diangkat pada kegiatan ini sangat pas dengan apa yang kita keluhkan.

Ia berharap, dari dinas terkait akan memberikan minimal 1 program agar masalah sampah ini setidaknya bisa kita kurangi dengan dibangunnya TPS 3R.

Kamaluddin, S.ADM, Kepala UPTD Sakra Barat sekaligus Pembina Forum Bajang Sakra Barat dalam pidato sambutannya menyampaikan bahwa Kegiatan ini harus kita dukung penuh demi kemajuan kita Bersama, Pemuda di Sakra Barat punya skil yang perlu dikembangkan yang harus kita manfaat secara maksimal. Ia juga berharap akan ada dukungan dari semua pihak kaitan masalah kebersihan dan sampah, harus ada sinergi antara pemerintah baik itu sekolah, Instansi swasta dan masyarakat. Masalah sampah ini menjadi penomena yang belum bisa teratasi dan ini bukan di sakra barat saja tapi di suluruh tempat. Kita harus sama-sama bertanggungjawab dalam penanggulangan sampah, Ungkapnya.

Disambutan terakhir Camat Sakra Barat Mahrup, S.Sos dalam sambutannya meminta kepada seluruh pemuda di sakra barat bangkit membantu pemerintah kecamatan melalui desa masaing-masing, bersinergi dalam membangun desa Bersama masyarakat.

“Mari membantu kami menangani masalah sampah karena sampah merupakan isu nasional yang harus kita tangani Bersama, bersinergi membangun desa untuk meminimalisir penumpukan sampah” Katanya sebelum membuka acara.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lombok Timur H.M.Zaidar Rohman, S.STP. MH dalam pemaparan materinya menyampaikan bahwa Sosialisasi mengenai penanganan sampah ini sangat penting dan sangat baik untuk masyarakat, ini akan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjalankan roda ekonomi yang memungkinkan untuk menggunakan sumber daya secara lebih efisien dan memastikan pengelolaan sampah mendapatkan dukungan dari masyarakat sehingga dengan adanya dukungan tersebut maka para pengelola sampah akan lebih mendapatkan tempat dan lebih dihargai di tengah-tengah masyarakat.

Selanjutnya kata dia, Penduduk Lombok Timur yang berjumlah 1,30 juta jiwa menghasilkan sekitar 500 ton perhari sedangkan perorangnya estmasi menghasilkan 0,4 sampai 0,7 kilogram perhari. Keadaan ini kata dia, pihaknya baru bisa menangani kurang lebih 100 ton atau 20 persen dan selebihnya kemana, Sebutnya.

dikatakannya, Pentingnya memastikan pengelolaan sampah dilakukan secara baik dari hulu ke hilir, melakukan upaya pengurangan sampah dari sumbernya, pemilahan sampah sejak awal dan di mulai dari diri kita sendiri.

Menurutnya, Pemerintah memegang peranan sangat krusial dalam mendukung pengelolaan sampah berkelanjutan sehingga dengan adanya dukungan dari pemerintah, seluruh pihak yang saling terkait dalam pengelolaan sampah tersebut akan mendapatkan kemudahan yang pada akhirnya membuat pengelolaan sampah menjadi lebih baik dan berkelanjutan.

Mekanisme pengumpulan sampah juga perlu di genjot dengan melibatkan pemuda, masyarakat dari tingkat RT sampai ke tingkat desa, adanya TPS3R dan bank sampah memiliki peran penting sebelum diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), Sambungnya.

Pemaparan materi selanjutnya disampaikan oleh Deddy Sutarmin, S.S.T Kabid Pengelolaan Sampah, Limbah, Bahan Beracun dan Berbahaya (PSLB 3) Lombok Timur dan terakhir oleh Tokoh Muda Bidang Hukum Sahnam, SH. MH (Komisioner Bawaslu Lotim).

Terakhir kegiatan diakhiri dengan sesi tanya jawab yang dipandu langsung oleh moderator Hairuman Syahroni,M.HI (Ketua BPD desa Rensing).

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *