“Strategi Jitu Bisnis Saat Pandemi”

  • Share

Saat pandemi kita dituntut oleh keadaan untuk lebih aktif dan kreatif dalam berwirausaha, apalagi kita sebagian besar mencari nafkah melalui pertanian, peternakan dan berjual beli atau lebih dikenal dengan bermuamalah.

Ada beberapa point yang harus kita tahu sat berbisnis diantaranya sebagai berikut :

1.) Keadaan pasar
Pasar adalah jantung pergerakan perekonomian bangsa, maju mundurnya perekonomian sangat bergantung pada kondisi pasar. Didalam pasar pasti mempertemukan antara penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi atas barang dan jasa (Suplay dan demand). AL-Ghazali dalam kitab Ihya’ menjelaskan alasan timbulnya pasar. Ia mengatakan, “petani akan hidup ditempat alat-alat pertanian tidak tersedia. Sebaliknya Pandai besi dan tukang kayu akan hidup di lahan yang tidak ada lahan pertanian. Secara alami meresaling memenuhi kebutuhan.

2.) Terlibat Digital
Digital adalah era baru dalam pasar global ini mau tidak mau kita harus terlibat, siap tidak siap kita harus merasakan akibatnya, sebap kita kalau tidak mengambil tradisi baru ini kita akan ketinggalan kreta dan pasti akan jadi fosil bisnis, dalam pesantren sering di ungkapkan bahwa “ALMUHAFDZATU ALALKHODIMISYOLEH WAL’ADHZU BILJADI DILASYLAH” yang artinya menjaga tradisi lama yang baik itu harus dan mengambil tradisi baru yang lebih baik itu harus sebagai maslahah buat masyarakat. Contohnya berniaga harus ada rukun dan syaratnya, ada barang yang nyata diperjualbelikan, akad dan saling menguntungkan.

3.) Produk
Kenapa harus produk ya karena jika tidak ada barang yang kita produksi itu sama artinya dengan nihil, dalam ekonomi itu harus ada barang yang kita suguhkan ke pembeli, contohnya barang yang kita jual atau kita produksi harus sesuai kebutuhan masyarakat seperti : papan, pangan dan sandang. lebih kongkrit kita bicarakan kebutuhan dapur rumah tangga, rempah-rempah, beras, minyak, telur dan sebagainya, barang ini selalu di butuhkan apapun kondisi masyarakat. Karena kebutuhan ini adalah soal perut.

Penulis: Nuya Lombok

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *