Mataram – Dalam rangka mendukung program kerja tahun 2026, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Nusa Tenggara Barat menyelenggarakan kegiatan bakti sosial berupa pemberian paket sembako kepada 50 Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA) dan masyarakat kurang mampu di Kelurahan Mandalika, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram, pada Selasa (7/7/2026).
Dalam sambutannya, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Mataram, Hj. Lale Rasminingsih Alwan Basri menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang tidak hanya memberikan bantuan sosial kepada masyarakat, tetapi juga menghadirkan edukasi yang bermanfaat bagi para ibu PEKKA. Menurutnya, kolaborasi lintas instansi merupakan langkah nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan pengetahuan dan kepedulian terhadap kesehatan keluarga.
Sementara itu, Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi NTB, Windi Marlini Abul Chair menegaskan bahwa kegiatan bakti sosial ini merupakan bagian dari komitmen DWP Provinsi NTB untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya bagi kelompok yang membutuhkan. Selain bantuan sembako, pemberian edukasi mengenai keamanan pangan dan kosmetik diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memilih produk Obat dan Makanan yang aman sehingga mampu melindungi kesehatan diri dan keluarga.
Pada kesempatan tersebut, Dra. Winartutik, Apt dari Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Mataram turut berkolaborasi dengan memberikan penyuluhan mengenai keamanan Obat dan Makanan kepada para ibu PEKKA. Edukasi ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam memilih serta menggunakan produk Obat dan Makanan yang aman, bermutu, dan memenuhi ketentuan.
Materi yang disampaikan meliputi penerapan Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa), pentingnya menghindari Obat dan Makanan tanpa izin edar. Peserta juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan berkonsultasi secara langsung mengenai keamanan produk yang dijual atau digunakan sehari-hari.
Melalui sinergi antara DWP Provinsi NTB, DWP Kota Mataram, dan BBPOM di Mataram, kegiatan ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat melalui bantuan sosial, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya ibu-ibu PEKKA, agar menjadi konsumen yang cerdas dan mampu melindungi diri serta keluarganya dari risiko penggunaan produk yang tidak memenuhi ketentuan. Kolaborasi ini menjadi wujud komitmen bersama dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, mandiri, dan terlindungi. (Tim KM BBPOM)
