Mataram, 22 Agustus 2026 — Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Mataram turut berperan dalam Lomba Masak Menu Kreatif Makan Bergizi Gratis (MBG) Tingkat Provinsi NTB yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi NTB bersama Badan Gizi Nasional (BGN), Sabtu (22/8/2026). Kegiatan yang dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi NTB, H. Abul Chair, tersebut digagas oleh Ketua Satgas MBG Provinsi NTB, H. Fathul Gani, dan diikuti oleh 25 SPPG perwakilan kabupaten/kota di Pulau Lombok.
Turut hadir Ketua TP PKK Provinsi NTB, Hj. Sinta Agathia M. Iqbal, yang berperan sebagai juri kehormatan dalam lomba tersebut. Penilaian juga melibatkan BBPOM di Mataram, Dinas Kesehatan Provinsi NTB, PERSAGI Provinsi NTB, serta chef profesional, dengan mempertimbangkan aspek kreativitas menu, cita rasa, nilai gizi, penyajian, dan keamanan pangan.
Ketua Satgas MBG Provinsi NTB, H. Fathul Gani, menyampaikan bahwa lomba ini tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi ruang evaluasi dan pembelajaran bagi SPPG untuk terus meningkatkan kualitas menu MBG.
“Lomba ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang untuk menunjukkan kreativitas dalam menyusun menu bergizi, tetapi juga menjadi sarana evaluasi dan mendorong SPPG untuk terus menghadirkan makanan yang lebih baik bagi penerima manfaat.” lanjutnya
Dalam pengawalan keamanan pangan, BBPOM di Mataram melakukan sampling dan pengujian cepat terhadap bahan baku yang digunakan peserta. Sebanyak 69 sampel diuji terhadap kandungan boraks, formalin, Rhodamin B, dan Methanyl Yellow, dengan hasil seluruh sampel memenuhi syarat.
Selain itu, BBPOM di Mataram memberikan sosialisasi keamanan pangan kepada seluruh peserta, meliputi pemilihan bahan baku yang aman, higiene dan sanitasi, pengolahan, penyimpanan, hingga penyajian pangan.
Keterlibatan BBPOM di Mataram menjadi bagian dari sinergi lintas sektor untuk memastikan penyelenggaraan MBG tidak hanya memenuhi aspek gizi dan kreativitas menu, tetapi juga menjamin keamanan dan mutu pangan. Melalui kegiatan ini, SPPG didorong untuk menghadirkan menu yang bergizi, aman, bermutu, kreatif, dan sesuai dengan kebutuhan penerima manfaat. (Tim KM Mataram)
