MATARAM – Euforia menyambut ajang balap motor dunia Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 semakin terasa di Nusa Tenggara Barat (NTB). Dua pebalap kebanggaan Indonesia, Mario Suryo Aji dan Veda Ega Pratama, hadir menyapa penggemar di Kota Mataram melalui kegiatan Meet and Greet bersama Astra Motor NTB, Rabu (7/10/2026).
Bertempat di Dapur Sasak Resto, kawasan Udayana, kegiatan ini menjadi salah satu agenda spesial dalam rangkaian penyambutan MotoGP Indonesia yang berlangsung pada 9–11 Oktober 2026 di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok Tengah.
Kehadiran kedua pebalap tersebut disambut meriah oleh lebih dari 150 konsumen dan anggota komunitas Honda. Turut hadir anggota Honda Asosiasi Lombok (HALO) serta para siswa dan siswi dari sejumlah sekolah di Kota Mataram yang antusias menyaksikan secara langsung sosok pebalap kebanggaan Indonesia.
Suasana semakin semarak ketika pembawa acara mengajak seluruh peserta memberikan tepuk tangan meriah untuk menyambut Mario Suryo Aji dan Veda Ega Pratama. Kedua pebalap tersebut pun berkesempatan berinteraksi langsung dengan penggemar, berbagi cerita, hingga melayani sesi foto bersama.
Momen menarik terjadi saat pembawa acara menggali pengalaman kedua pebalap selama berada di Lombok, termasuk makanan khas daerah yang ingin mereka nikmati.
Veda Ega Pratama mengungkapkan keinginannya untuk mencicipi sate Rembiga, salah satu kuliner khas Lombok yang terkenal dengan cita rasa daging berbumbu pedas dan gurih.
Sementara itu, Mario Suryo Aji yang mengaku pernah berkunjung ke Lombok menyebut ayam Taliwang sebagai salah satu makanan favoritnya. Percakapan ringan tersebut mengundang respons hangat dari para peserta dan menambah keakraban dalam acara.
Tak hanya berbincang, kedua pebalap juga menorehkan tanda tangan pada dua unit Honda Vario 160 terbaru yang disiapkan dalam kegiatan tersebut dan disaksikan oleh Manajemen Astra Motor NTB. Momen ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para penggemar yang ingin membawa pulang kenangan istimewa dari pertemuan langsung dengan idola mereka.
Selain Mario dan Veda, kegiatan Meet and Greet ini juga menghadirkan empat pebalap muda binaan Astra Honda Racing Team (AHRT), yakni Bintang Pranata Sukma, Resky Yusuf, Muhammad Badly Ayatullah, dan Maulana Malik.
Kehadiran para pebalap muda tersebut memberikan kesempatan bagi konsumen, komunitas Honda, dan pelajar untuk mengenal lebih dekat dunia balap motor, termasuk perjalanan dan pengalaman para pebalap dalam meniti karier.
Bagi generasi muda, pertemuan ini menjadi kesempatan untuk mendapatkan inspirasi dari sosok-sosok yang menekuni dunia balap dengan disiplin, latihan, dan semangat kompetisi.
Sejumlah manajemen Astra Motor NTB turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kepala Wilayah Astra Motor NTB, Suryanto Wirawan, Ivan Pratama selaku Admin dan Finance Manager serta Doni Sidarta selaku Retail Manager Astra Motor NTB dan juga dihadiri jajaran manajemen terkait dari Astra Honda Motor.
Kegiatan Meet and Greet ini tidak sekadar menjadi ajang bertemu dengan para pebalap, tetapi juga merupakan bagian dari upaya Astra Motor NTB untuk mempererat hubungan dengan konsumen dan komunitas Honda di Nusa Tenggara Barat.
Melalui interaksi langsung, sesi foto bersama, dan berbagi cerita, para peserta memperoleh pengalaman yang lebih dekat dengan dunia balap Honda. Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap perkembangan olahraga balap motor nasional dan pembinaan pebalap muda Indonesia.
Semangat kebersamaan tersebut semakin relevan menjelang penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Sirkuit Mandalika. Kehadiran para pebalap di tengah masyarakat diharapkan mampu meningkatkan antusiasme publik sekaligus memperkuat kebanggaan terhadap atlet balap Tanah Air.
Dengan atmosfer MotoGP yang semakin terasa, Lombok kembali menunjukkan daya tariknya bukan hanya sebagai tuan rumah ajang balap internasional, tetapi juga sebagai destinasi yang menyuguhkan kekayaan budaya, kuliner khas, dan sambutan hangat bagi para tamu.
MotoGP Mandalika 2026 bukan sekadar adu kecepatan di lintasan, tetapi juga momentum untuk merayakan kebanggaan Indonesia, memperkuat kebersamaan, dan menginspirasi generasi muda melalui prestasi para pebalap Tanah Air. (Tim KM Abdi Mataram)
