Skip to content
Kampung Media
Kampung Media

Kampung Media

penghargaan-kampung-media
Primary Menu
  • Peristiwa

Jembatan Do’a, Saksi Bisu Harapan yang Kini Merintih

Ibra_kmrb November 19, 2025 2 minutes read

Lombok Timur – Di antara hamparan sawah dan nadi kehidupan masyarakat Lombok Timur, membentang sebuah struktur tua yang lebih dari sekadar penghubung fisik, ia adalah Jembatan Do’a. Begitulah masyarakat mengenalnya, sebuah nama yang menggetarkan, yang lahir dari keyakinan bahwa jembatan ini, yang didirikan antara tahun 1960-1970an, adalah buah nyata dari ketulusan dan munajat.

Jembatan Do’a bukan hanya menghubungkan dua desa bersaudara, Rensing Bat dan Rensing Raya, tetapi juga menjadi urat nadi yang memompa kehidupan ke seluruh wilayah. Ia adalah jalan utama menuju Pasar Rensing yang ramai, pintu gerbang menuju jalan raya utama, bahkan menjadi akses vital yang menghubungkan Kabupaten Lombok Timur dengan Lombok Tengah. Setiap kendaraan yang melintasinya membawa harapan, setiap langkah kaki di atasnya mengangkut rezeki. Ia adalah simbol kebersamaan, sebuah monumen beton atas gotong royong dan keyakinan.

Namun, kini Jembatan Do’a sedang merana. Puluhan tahun melayani dengan setia, kini usianya tak lagi mampu menahan beban zaman. Dinding-dindingnya yang kokoh perlahan menyerah pada desakan alam. Longsor mulai menggerus bibir sungainya, mengancam pondasi yang selama ini menopang. Retakan-retakan tajam mulai merayap di sana-sini, seperti goresan luka yang mengisyaratkan bahaya.

Ia bersedih. Setiap getaran yang melintas di atasnya terasa seperti desahan pilu. Ia tahu, sudah saatnya ia beristirahat dan digantikan dengan yang lebih kuat. Sudah saatnya “Do’a” yang baru dipanjatkan, diwujudkan dalam bentuk pembaruan fisik.

Masyarakat telah lama menanti. Wacana perbaikan dan pembangunan kembali sudah lama digaungkan, menjadi topik hangat di setiap warung kopi dan balai desa. Namun, penantian itu terasa hambar.

“Jembatan Do’a sudah lama digadang-gadang akan diperbaiki, tapi hingga kini, yang kami terima hanyalah janji-janji kosong dari para petinggi,” keluh seorang warga.

Realitas pahit ini menyayat hati. Monumen harapan yang dibangun dari kesungguhan kini terancam ambruk di tengah lautan janji yang tak kunjung terealisasi. Keamanan pengguna jalan dipertaruhkan, dan urat nadi perekonomian dua kabupaten terancam terputus.

Sudah saatnya kita bergerak dari sekadar mengenang sejarah dan terharu oleh nama Jembatan Do’a. Kini, saatnya mengubah do’a menjadi aksi nyata. Pemerintah dan pemangku kebijakan dituntut untuk segera mewujudkan janji yang telah lama menggantung. Jangan biarkan warisan keyakinan ini ambruk menjadi puing-puing, hanya karena terlambatnya sebuah tindakan.

Jembatan Do’a bukan meminta-minta, ia menagih janji. Ia menanti tangan-tangan bertanggung jawab untuk mengembalikan kekuatannya, agar ia bisa terus menjadi saksi bisu, bukan hanya dari harapan masa lalu, tapi juga dari kepedulian di masa kini. (km_rb)

About the Author

Ibra_kmrb

Author

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: Jawara Modifikator Pamerkan Karya di Pesta Akbar Honda Modif Contest
Next: DisKop UKM NTB Gelar Workshop Packaging, Videografi, dan Affiliate Marketing untuk UMKM

Berita Terkait

mancing
2 minutes read
  • Peristiwa

Hilang Saat Memancing, Warga Buwun Mas Ditemukan Meninggal Dunia di Teluk Sepi

adminkampung January 8, 2026 0
cee32fbe-e7d0-4c69-acaa-417dc9b9c224
2 minutes read
  • Peristiwa

Sempat Hilang di Perairan Soromandi, Nelayan Asal Kota Bima Ditemukan Selamat di Pantai Bonto

adminkampung January 7, 2026 0
dc1d80be-d911-449e-8f91-4391f893e67e
4 minutes read
  • Peristiwa

Penemuan Mayat Perempuan di Hutan Sekotong Gegerkan Warga, Polisi Lakukan Penyelidikan Mendalam

adminkampung January 7, 2026 0

Baca juga

bencana
2 minutes read
  • Sosial Keagamaan

Pemprov NTB Bergerak Cepat Mulai Operasikan Alat Berat di Lokasi Bencana

adminkampung January 15, 2026 0
gub
3 minutes read
  • Sosial Keagamaan

Gubernur Pimpin Ratas hingga Malam: BTT Siap Percepat Penanganan Kerusakan Pascabencana

adminkampung January 15, 2026 0
dinda
2 minutes read
  • Pemerintahan

Raih Penghargaan Upakarya Wanua Nugraha, Ini Desa/Kelurahan Berprestasi NTB

adminkampung January 15, 2026 0
1768350178_IMG-20260114-WA0011
2 minutes read
  • Sosial Keagamaan

Pemprov NTB Bergerak Cepat Tangani Dampak Banjir Lobar dan Loteng

adminkampung January 14, 2026 0

SEKRETARIAT

Jl.Banda Sraya Gg.sakura No.5 Pondok Indah Kel.Pagutan Barat Kota Mataram
Nomor Kontak: 089637675034
Email: kampungmedia2008@gmail.com

Konsultan Media: Lombok Inisiatif – Akta Notaris Nomor 135 tanggal 14 Maret 2015.
Alamat: Jalan Bhanda Sraya 23 Griya Pagutan Indah Mataram.

REDAKSI
Publisher VIP (Visual Informasi & Publikasi) PRODUCTION & Lombok Kreatif.

Chief Executive Officer:
Asrobi Abdihi
Chief of Content:
Fakhrul Azhim
Manager Operations / Editor in Chief : Afifudin
Sekretaris Redaksi: Neneng Pebriana

TIM REDAKSI
Kepala Kampung / Pemred :
Asrobi Abdihi
Redaktur Pelaksana :
Fakhrul Azhim
Editor Senior : Ncep
Editor: Abdi, Achim Nadfia,
Reporter: Muhammad Safwan, Jumaili, Ncep

DEWAN PAKAR
Suaeb Qury, S.H.I.

KONTRIBUTOR
1. Muhammad Safwan (Kota Mataram)
2. Jumaili (Lombok Tengah)
3. Hasan Karing ( KM Brang Ene Sumbawa)
4. Adi Pradana (Kab.Bima)
5. Opick Manggelewa. KM Manggelewa (Dompu)
6. Joko KM Panto daeng Sumbawa
7. Ryan KM Gempar Bima
8. Faidin (KM kempo) Dompu
9. Alimuddin (KM Maluk) KSB
10. Randal Patisamba (KM Rampak Nulang)
11. Ibrahim Arifin (KM Rensing Bat) Lotim
12. Yakub (KM SasakTulen) Lobar
13. Alamsyah (KM Tembe Nggoli) Bima
14. M. Hariyadin (KM. Sarei Ndai Kota Bima
15. Andre Kurniawan (KM.Masbagik) Lotim
16. Ali Nurdin (KM. Taliwang) Sumbawa
17. Hajrul Azmi ( KM. Sajang Bawak Nao ) Loteng
18. Desa Wisata Masmas Loteng
19. Abdul Satar Lobar
20. Nurrosyidah Yusuf
21. Masyhuri (sambang kampung),
22. Joko Pitoyo,
23. Asep KM Lobar,
24. Abu Ikbal,
25. Romo.
26. Alin
27. Tawa,
28. Andi Mulyan Mataram,
29. Asri (KM Sukamulia),
30. Efan (Kampung Media Lengge Wawo-Bima)
31. Aulia Abdiana

Copyright © Kampung Media. | MoreNews by AF themes.