Kepala Dinas Koperasi UKM Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Ahmad Masyhuri, menjadi narasumber pada kegiatan Diklat Peningkatan Kapasitas Pengurus Koperasi yang berlangsung sejak 23 hingga 27 November 2025 di UPTD Balai Latihan Koperasi (Balatkop) UKM NTB. Dalam penyampaian materi, beliau didampingi oleh Kepala Bidang Pembinaan Koperasi yang juga menjabat Plt Kepala UPTD Balatkop UKM NTB, H. Muksin.
Pelatihan ini diikuti oleh para pengurus koperasi dari berbagai kabupaten/kota di NTB, dengan tujuan meningkatkan kompetensi dan profesionalitas dalam pengelolaan koperasi agar lebih adaptif dan berdaya saing.
Dalam paparannya, Kadiskop UKM NTB, Ahmad Masyhuri, menekankan pentingnya perubahan pola pikir atau mindset pengelola koperasi. Ia menilai bahwa selama ini koperasi sering disalahpahami sebagai lembaga penerima bantuan pemerintah, sehingga fungsi utama koperasi sebagai badan usaha tidak berjalan optimal.
“Yang paling penting adalah mengubah mindset kita tentang koperasi. Sekarang ini koperasi sangat mudah didirikan, hingga ada koperasi online, banyak yang mendapat bantuan dari pemerintah, sehingga muncul kesalahan berpikir bahwa koperasi itu hanya lembaga penerima bantuan,” tegasnya.
Masyhuri menegaskan bahwa koperasi pada dasarnya adalah badan usaha yang harus dikelola secara bisnis layaknya perusahaan lainnya.
“Para pemateri pasti menyebutkan koperasi itu adalah badan usaha. Artinya koperasi itu bisnis. Kita bersaing dengan badan usaha lainnya, bukan hanya mengandalkan bantuan,” ujarnya.
Ia juga merujuk pada Peraturan Kepala BPS Nomor 2 Tahun 2021 tentang Penggolongan Lapangan Usaha yang mengklasifikasikan koperasi setara dengan perusahaan. Menurutnya, hal tersebut menunjukkan bahwa koperasi memiliki ruang usaha yang sama dengan badan usaha lainnya.
“Kalau perusahaan boleh usaha apa saja, koperasi juga boleh. Industri rumah tangga boleh, sekolah boleh, dan berbagai sektor usaha lainnya dapat dijalankan oleh koperasi,” tambahnya.
Melalui kegiatan diklat ini, diharapkan para pengurus koperasi di NTB mampu mengembangkan koperasi secara profesional, inovatif, dan berorientasi bisnis sehingga memberikan manfaat besar bagi anggota maupun masyarakat.
