Mataram – PT. Astra Honda Motor bersama Main Dealer sepeda motor Astra Motor NTB memperkuat komitmen pendidikan melalui program “Sinergi Bagi Negeri”. Kerja sama ini menyasar peningkatan kompetensi teknis siswa melalui donasi unit motor trainer, sinkronisasi kurikulum standar AHM, sertifikasi guru, hingga jaminan prioritas kerja di jaringan bengkel resmi AHASS. Diawali dengan penandatanganan MoU antara Astra Honda Motor yang diwakili oleh Manajemen Astra Motor NTB bersama dengan sekolah binaan barunya yaitu SMKN 1 Jonggat dan SMKN 1 Buer Sumbawa, Kerjasama ini menandai babak baru penguatan kualitas lulusan vokasi di Nusa Tenggara Barat.
Customer Care Manager Astra Motor NTB, Anggi Irawan, menegaskan bahwa kerja sama ini dirancang secara komprehensif untuk menjawab kebutuhan dunia industri otomotif saat ini. Terdapat lima poin utama yang menjadi fokus kerja sama dalam bidang Pendidikan ini, diantaranya :
1. Donasi Sarana: Motor Trainer sebagai Media Praktik
Sebagai bentuk dukungan materiil, Astra menyerahkan bantuan berupa unit motor trainer. Kepala SMKN 1 Jonggat, Ruju Rahmad, menyampaikan apresiasinya atas bantuan ini. “Motor trainer ini sangat penting agar siswa bisa mempraktikkan langsung teori yang mereka dapatkan dengan teknologi motor Honda terbaru,” ujarnya.
2. Sinkronisasi Kurikulum: Standar Astra Honda Technical Training
Siswa di SMK mitra binaan akan mendapatkan materi ajar yang telah disinkronkan dengan standar industri. Anggi Irawan menjelaskan bahwa lulusan kurikulum ini memiliki keunggulan kompetitif. “Adik-adik yang mengikuti kurikulum ini level kompetensinya setara dengan Technical Training level satu di Astra Honda. Begitu masuk dunia kerja, mereka tinggal melanjutkan ke level dua dan tiga,” jelas Anggi.
3. Sertifikasi Guru: Pelatihan Berkelanjutan
Peningkatan kualitas tidak hanya menyasar siswa, tetapi juga tenaga pendidik. Guru-guru jurusan Teknik Sepeda Motor (TSM) akan mendapatkan diklat kompetensi secara terus-menerus dari pihak Astra guna memastikan ilmu yang diajarkan tetap relevan dengan perkembangan teknologi otomotif terkini.
4. Peluang Kerja: Prioritas Rekrutmen di Jaringan AHASS
Salah satu poin paling krusial adalah jaminan peluang kerja. Astra Motor NTB memiliki hampir 73 jaringan AHASS yang tersebar di wilayah NTB (seperti di Praya, Mataram, Kediri, hingga Penujak). Lulusan dari sekolah mitra binaan ini akan mendapatkan prioritas utama saat ada rekrutmen karyawan di jaringan bengkel resmi tersebut.
5. Kompetisi: Menuju Kontes Teknisi Nasional
Kerja sama ini juga memfasilitasi siswa dan guru untuk beradu kemampuan dalam kontes teknisi tahunan, baik di tingkat provinsi maupun nasional. Kepala Sekolah Ruju Rahmad optimis bahwa siswanya mampu bersaing tahun ini. “Walaupun sekolah kita di tengah sawah, guru dan siswa kami muda dan hebat. Tahun 2026 ini kami yakin mampu bersaing memperebutkan juara,” tegasnya.
Kabid SMK Dikbud NTB, Supriadi, mengingatkan para siswa bahwa kompetensi teknis harus dibarengi dengan kedisiplinan tinggi. Ia meminta sekolah menerapkan budaya kerja industri, termasuk kewajiban menggunakan seragam praktik standar AHM (mekanik) untuk membangun mindset profesional sejak dini. (Tim KM MD Astra Motor NTB)
