Mataram – Dalam mendukung penyelenggaraan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang aman dan berkualitas, BBPOM di Mataram melaksanakan kegiatan BALE AMAN MBG (Bimbingan Teknis Akselerasi Edukasi Keamanan Pangan MBG) bagi petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), pada Jumat (10/04/2026) secara daring. Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas petugas SPPG sebagai garda terdepan dalam memastikan keamanan pangan pada setiap tahapan pengelolaan makanan. Sebanyak 60 peserta mengikuti kegiatan yang dibagi ke dalam dua kelas melalui breakout room Zoom Meeting.
Pelaksanaan bimtek diawali dengan pre-test untuk mengukur pemahaman awal peserta, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi yang dirancang sesuai kebutuhan teknis petugas di lapangan. Materi pertama mengangkat topik izin edar dan label pangan, yang menjadi dasar dalam memastikan bahan pangan yang digunakan telah memenuhi ketentuan dan aman dikonsumsi. Materi berikutnya membahas hasil uji keracunan pangan pada menu MBG, yang memberikan gambaran berbasis data terkait potensi risiko yang dapat terjadi apabila pengelolaan pangan tidak dilakukan sesuai standar. Melalui materi ini, peserta diharapkan mampu mengidentifikasi titik kritis serta melakukan langkah pencegahan secara tepat. Pada sesi selanjutnya, peserta dibekali dengan materi Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik untuk Industri Pangan Siap Saji (CPPOB IPOSS) sebagai pedoman dalam menerapkan prinsip higiene dan sanitasi, serta menjaga konsistensi mutu dan keamanan pangan yang dihasilkan.
Diskusi interaktif yang berlangsung pada setiap sesi menunjukkan tingginya antusiasme peserta dalam memahami materi yang disampaikan. Kegiatan ditutup dengan post-test sebagai evaluasi akhir. Peserta yang dinyatakan lulus akan mendapatkan sertifikat sebagai bentuk pengakuan atas kompetensi yang telah diperoleh. Melalui kegiatan BALE AMAN MBG, BBPOM di Mataram berkomitmen untuk terus memperkuat kompetensi petugas SPPG dalam mengelola pangan secara aman dan bertanggung jawab. Upaya ini diharapkan mampu meminimalkan risiko kejadian keracunan pangan serta mendukung keberhasilan program MBG dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat. Selama tahun 2026, kegiatan BALE AMAN MBG direncanakan akan dilaksanakan sebanyak 10 kali dengan target 600 petugas SPPG mendapatkan pembekalan bimbingan teknis secara berkelanjutan.
Sejalan dengan hal tersebut, Kepala BPOM RI, Taruna Ikrar, menegaskan bahwa BPOM memberikan dukungan penuh terhadap Program MBG. “BPOM mendukung penuh Program MBG. Kami siap mengamankan kualitas dan keamanan pangan yang dikonsumsi anak-anak Indonesia. Kami akan kawal dan awasi sesuai kewenangan yang melekat pada kami,” tegasnya. Melalui sinergi ini, diharapkan penyelenggaraan program MBG dapat berjalan optimal dengan jaminan pangan yang aman, bermutu, dan layak konsumsi bagi generasi masa depan Indonesia. (Tim KM Mataram)
