Mahasiswa Agribisnis Universitas Mataram melaksanakan program pembinaan UMKM Keripik Bayam Inaq Idah di Lingkungan Sukaraja Ampenan.
Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) merupakan kebijakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi yang memberikan kebebasan kepada mahasiswa untuk memilih belajar di luar program studi maupun perguruan tinggi sesuai minatnya. Program MBKM terdiri atas beberapa kegiatan, yaitu pertukaran pelajar, magang merdeka, asistensi mengajar di satuan pendidikan, penelitian, proyek kemanusiaan, kegiatan kewirausahaan, studi atau proyek mandiri, serta proyek pembangunan desa. Salah satu bentuk program yang cukup banyak diminati oleh mahasiswa yaitu kegiatan MBKM magang merdeka atau praktik kerja di dunia industri, instansi pemerintah, maupun lembaga profesional. Magang merdeka ini merupakan salah satu program MBKM yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh pengalaman kerja serta meningkatkan pemahaman dan keterampilan guna membentuk kemampuan sebagai calon tenaga kerja profesional.
Fakultas Pertanian Universitas Mataram merupakan salah satu yang telah menerapkan kebijakan MBKM secara menyeluruh bagi seluruh mahasiswanya, termasuk mahasiswa Program Studi Agribisnis. Bagi mahasiswa Agribisnis, kegiatan magang merupakan bentuk implementasi yang paling relevan dan strategis, mengingat ilmu yang dipelajari mencakup aspek produksi, pengolahan, hingga pemasaran dan kebijakan ekonomi pertanian. Dalam kegiatan MBKM, mahasiswa dapat mengkonversi sebanyak 20 SKS, termasuk Kuliah Kerja Nyata (KKN).
Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah kegiatan yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk terjun langsung ke masyarakat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa berperan dalam membantu dan mendampingi masyarakat dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam maupun sumber daya manusia yang tersedia guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program pengabdian yang telah direncanakan. Salah satu program KKN yang dapat dilakukan adalah program pembinaan UMKM. MBKM BKP Magang Industri Dinas Perdagangan Kota Mataram melaksanakan program pembinaan UMKM sebagai salah satu syarat untuk memenuhi konversi Kuliah Kerja Nyata (KKN). Mahasiswa Magang Dinas Perdagangan Kota Mataram melakukan pembinaan UMKM dengan durasi dari pencarian UMKM sampai pembinaan selama 45 hari. UMKM binaan yang dipilih terletak di Lingkungan Sukaraja, Ampenan Tengah dengan produk Keripik Bayam. Kegiatan binaan ini terdiri dari pembuatan merek produk, banner, media sosial serta pemasaran dan penjualan.

Usaha Keripik Bayam milik Ibu Faridah telah berdiri sejak tahun 2023. Selain keripik bayam, Ibu Faridah atau kerap dikenal dengan Ibu Idah juga memproduksi keripik singkong. Usaha keripik, terkhusus keripik bayam yang didirikan Ibu Idah diproduksi dengan cara yang cukup sederhana dengan menggunakan bahan dasar seperti tepung terigu, tepung tapioka, bawang putih, dan cabai keriting. Melalui pembinaan ini, mahasiswa memberikan inovasi untuk kemasan produk agar lebih menarik dan dapat menjangkau konsumen yang lebih luas.
Selain itu, Mahasiswa Magang Dinas Perdagangan Kota Mataram membantu penjualan produk dengan mengikutsertakan pada kegiatan Bazar Jelajah Negeri Bangun Anti Korupsi 2026 di Taman Sangkareang. Selanjutnya, produk Keripik Bayam ini bisa diikutsertakan pada kegiatan Pasar Rakyat yang akan dilaksanakan ke depannya oleh Dinas Perdagangan Kota Mataram. Tidak hanya itu, pembinaan ini juga membantu menyebarluaskan produk Keripik Bayam pada media sosial seperti Instagram @anekakeripikinaqidah. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan produk Keripik Bayam Ibu Faridah dapat dikenal luas oleh berbagai kalangan masyarakat dan dapat dipasarkan di Toko Oleh-oleh.
