LOMBOK TENGAH — Di tengah duka warga Kampung Adat Sade, Desa Rambitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, bantuan kebutuhan dasar mulai disiapkan. Perum Bulog Kantor Wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) menyiapkan bahan pangan hingga perlengkapan untuk membantu meringankan beban warga terdampak kebakaran.
Pemimpin Wilayah (Pimwil) Perum Bulog Kanwil NTB, Mara Kamin Siregar, mengatakan bantuan tersebut disiapkan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit setelah kebakaran.
Bantuan yang disiapkan Bulog NTB terdiri atas 1.000 kilogram beras, 300 liter minyak goreng, 25 kilogram gula, serta 20 dus mi instan.
Tidak hanya kebutuhan pangan, Bulog juga menyiapkan 100 lembar selimut dan 50 lembar sarung untuk membantu memenuhi kebutuhan warga, terutama mereka yang kehilangan tempat tinggal dan harus bertahan dalam kondisi darurat.
“Perum BULOG Kanwil NTB siapkan beras 1.000 kg, minyak 300 liter, gula 25 kg, mie 20 dus, selimut 100 pcs, sarung 50 pcs,” kata Mara Kamin Siregar.
Kebakaran melanda kawasan Kampung Adat Sade pada Sabtu malam, 22 Agustus 2026. Bangunan yang didominasi kayu, bambu, bedek, dan atap ilalang membuat api cepat merambat. Data awal yang dilaporkan pemerintah menunjukkan sekitar 120 bangunan terdampak, sementara tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Bagi warga, bantuan kebutuhan pokok menjadi penting pada masa awal pemulihan. Setelah kehilangan rumah dan harta benda, kebutuhan paling mendesak bukan hanya tempat berlindung, tetapi juga makanan, minuman, pakaian, serta perlengkapan untuk menjalani hari-hari berikutnya.
Pemerintah daerah sendiri mulai menyiapkan langkah penanganan dan pemulihan kawasan Sade dengan tetap mempertahankan nilai adat dan budaya masyarakat setempat.
Kehadiran bantuan Bulog diharapkan dapat menjadi bagian dari dukungan bersama agar warga Sade tidak menghadapi masa pemulihan sendirian. Di tengah puing-puing kebakaran, kebutuhan sederhana seperti beras, minyak, selimut dan sarung menjadi bentuk nyata kepedulian bagi keluarga yang sedang berusaha bangkit kembali. Tim KM Lombok Tengah)
