Lombok Timur – Penyaluran dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) bukan sekadar urusan mentransfer bantuan, melainkan tentang menjaga amanah dari para muzaki agar tepat sasaran. Berangkat dari komitmen tersebut, tim BAZNAS Kabupaten Lombok Timur bergerak langsung ke lapangan untuk menyisir calon penerima Program Bantuan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Tahun 2026.
Pada Selasa, 25/8/2026, suasana hangat menyelimuti LKSA TGH. Muhammad Sadaruddin yang berlokasi di Desa Suralaga, Kecamatan Suralaga. Kedatangan Tim Zona 2 BAZNAS Lombok Timur yang menaungi wilayah Selong, Suralaga, dan Lenek bukan sekadar kunjungan formalitas, melainkan untuk menjalankan agenda krusial, verifikasi faktual (verfak).
Proses pemeriksaan dimulai secara menyeluruh. Tim tidak hanya berfokus pada tumpukan dokumen administrasi di atas meja, tetapi turun langsung memeriksa kondisi fisik asrama, mencocokkan data anak asuh, hingga mencatat kebutuhan riil lembaga di lapangan.
H. Murjoko, Wakil Ketua Bidang Pengumpulan sekaligus Koordinator Tim Zona 2, menjelaskan latar belakang pendekatan mendalam ini. Menurutnya, pencocokan data secara objektif membutuhkan peninjauan langsung terhadap kondisi anak-anak di bawah pengasuhan LKSA. Langkah ini penting agar sinergi yang terbangun dapat memberikan dampak nyata bagi pelayanan sosial anak-anak yang membutuhkan.
Proses verifikasi yang cermat ini disambut hangat oleh Pengurus LKSA TGH. Muhammad Sadaruddin. Pihak pengurus menyampaikan apresiasinya karena dapat berdialog dan menyampaikan kondisi riil lembaga secara terbuka, dengan harapan proses ini menjadi jalan bagi peningkatan kualitas pengasuhan santri mereka.
Menegaskan pentingnya tahapan ini, Kabag Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Lombok Timur, Muh. Munir Fauzi, M.Pd., menekankan bahwa kelayakan bantuan sangat bergantung pada hasil di lapangan. Peninjauan langsung menjadi filter utama agar penyaluran ZIS berjalan profesional, transparan, dan akuntabel sesuai kriteria yang ditetapkan.
Rangkaian verifikasi faktual di Suralaga ini menjadi salah satu cerminan ikhtiar BAZNAS Kabupaten Lombok Timur. Lewat pemetaan kebutuhan yang presisi, setiap rupiah dana ZIS diharapkan tidak hanya tersalurkan, tetapi mampu hadir sebagai perlindungan, pendidikan, dan penopang masa depan bagi anak-anak yang membutuhkan.
