Lombok Timur – Asap kebakaran di Asrama MA Mu’allimin Nahdlatul Wathan (NW) Anjani belum sepenuhnya padam dalam ingatan. Musibah yang melalap empat ruang asrama pada Minggu malam, 23 Agustus 2026, menyisakan kerugian material yang tidak sedikit bagi para santri. Beruntung, saat kejadian para santri sedang dalam masa libur sehingga tidak ada korban jiwa. Kendati demikian, fasilitas asrama beserta perlengkapan pribadi santri seperti kasur, lemari, buku-buku pelajaran, hingga pakaian ludes terbakar.
Di tengah suasana duka dan puing-puing bangunan yang mengosong, kabar baik datang menghampiri. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lombok Timur hadir langsung di lokasi kejadian untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan guna membantu proses pemulihan.
Bagi BAZNAS Lombok Timur, uluran tangan ini bukan sekadar penyerahan barang darurat, melainkan sebuah pertanggungjawaban amanah dari publik.
“Bantuan ini bukan hanya materi. Ini wujud kepedulian dan titipan dari para muzaki, munfiq, dan masyarakat Lombok Timur yang percaya menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS,” ujar Ketua BAZNAS Lombok Timur, H. Muhammad Kamli, usai menyerahkan bantuan secara langsung.
Ia menambahkan bahwa bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi keluarga santri serta pengurus asrama, sekaligus menguatkan mental para santri untuk segera bangkit. “Di tengah musibah, selalu ada tangan-tangan baik yang hadir membawa harapan. Itu pesan utama yang ingin kami sampaikan,” tegasnya.
Peristiwa kebakaran yang diduga dipicu oleh korsleting listrik ini menjadi pengingat bersama bahwa musibah dapat terjadi kapan saja. BAZNAS Kabupaten Lombok Timur menegaskan komitmennya untuk selalu siap dan sigap dalam situasi darurat:
Cepat saat dibutuhkan masyarakat.
Tanggap saat permintaan bantuan masuk.
Tepat sasaran dalam distribusi bantuan.
Berlandaskan nilai kepedulian dan kepastian syariat.
Momentum ini juga menjadi ajakan terbuka bagi masyarakat luas untuk terus merawat tradisi berbagi. Setiap zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan melalui BAZNAS akan kembali menjadi kekuatan nyata—menguatkan yang lemah, merangkul yang membutuhkan, dan menyalakan harapan baru di seluruh pelosok Lombok Timur.
Pihak pengurus MA Mu’allimin NW Anjani menyambut hangat kedatangan dan kepedulian BAZNAS Lombok Timur. Bantuan tersebut dinilai sangat vital untuk mempercepat rehabilitasi bangunan fisik maupun pengadaan fasilitas dasar, sehingga para santri dapat kembali belajar dan tinggal dengan layak begitu masa libur berakhir.
Mewakili Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (PBNW), TGH. Zaini Abdul Hanan menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam atas perhatian cepat BAZNAS Lombok Timur dalam mendukung pemulihan asrama yang terdampak musibah ini.
