Mataram, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Mataram bersama Satuan Karya Pengawasan Obat dan Makanan (SAKA POM) Kota Mataram turut memeriahkan Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65 Tingkat Kwartir Daerah (Kwarda) Nusa Tenggara Barat yang berlangsung di Lapangan Bumi Gora, Kantor Gubernur NTB, Sabtu (29/8).
Kehadiran BBPOM di Mataram bersama SAKA POM Kota Mataram menjadi bagian dari upaya memperkenalkan pentingnya pengawasan Obat dan Makanan kepada generasi muda. Melalui stan edukasi yang disediakan, para anggota Pramuka dan peserta kegiatan mendapatkan informasi mengenai cara memilih Obat dan Makanan yang aman melalui Cek KLIK, yaitu memeriksa Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa sebelum membeli atau menggunakan produk.
Tidak hanya memberikan informasi, BBPOM di Mataram juga menampilkan display produk Obat dan Makanan ilegal atau Tanpa Izin Edar (TIE) sebagai sarana edukasi. Display tersebut menarik perhatian para anggota Pramuka yang antusias mengenal berbagai jenis produk yang tidak memenuhi ketentuan serta memahami risiko penggunaan produk ilegal bagi kesehatan.
Mengusung tema “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045”, Gubernur NTB dalam amanatnya mengajak Gerakan Pramuka untuk tidak hanya berperan sebagai organisasi pembentuk karakter, tetapi juga menjadi kekuatan generasi muda yang mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendukung ketahanan dan kedaulatan pangan.
Gubernur menekankan bahwa Pramuka harus hadir melalui aksi nyata di tengah masyarakat, mulai dari lingkungan sekolah, desa hingga komunitas. Berbagai kegiatan seperti kebun pangan sekolah, urban farming, pemanfaatan lahan tidur, penghijauan, pengolahan pangan lokal, edukasi gizi, serta kampanye pengurangan pemborosan pangan dapat menjadi ruang pengabdian bagi anggota Pramuka.
Menurut Gubernur, NTB memiliki potensi besar untuk mengambil peran sebagai salah satu penyangga pangan nasional. Oleh karena itu, generasi muda diharapkan tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga tumbuh menjadi produsen, inovator, dan pelopor yang mandiri serta memiliki jiwa kewirausahaan.
Sejalan dengan semangat tersebut, BBPOM di Mataram bersama SAKA POM Kota Mataram turut mengambil peran dalam membangun generasi muda yang cerdas dan peduli terhadap kesehatan melalui edukasi keamanan Obat dan Makanan. Anggota Pramuka diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang mampu menyebarluaskan informasi kepada keluarga, sekolah, dan masyarakat mengenai pentingnya memilih serta menggunakan Obat dan Makanan yang aman.
Melalui sinergi antara semangat kepramukaan dan edukasi keamanan Obat dan Makanan, diharapkan tumbuh generasi muda yang tidak hanya berkarakter, mandiri, dan peduli terhadap lingkungan, tetapi juga menjadi konsumen cerdas serta pelopor dalam mewujudkan masyarakat yang sehat menuju Indonesia Emas 2045. (Tim KM Mataram)
