Lombok Timur, 26 September 2026 – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Mataram melalui Saka POM turut hadir dalam Raimuna Cabang XIII Lombok Timur yang berlangsung di Bumi Perkemahan Kebun Raya Lemor, Lombok Timur, Sabtu (26/9). Kegiatan yang diikuti kurang lebih 800 Pramuka golongan Penegak dan Pandega dari seluruh Kwartir Ranting se-Kabupaten Lombok Timur tersebut menjadi momentum bagi Saka POM untuk memperkuat edukasi keamanan obat dan makanan kepada generasi muda melalui pendekatan yang interaktif dan menyenangkan.
Dalam kegiatan tersebut, Saka POM membuka stand edukasi yang menghadirkan berbagai games dan challenge bermuatan pesan keamanan pangan. Peserta yang berkunjung ke stand diajak bermain sekaligus belajar mengenali dan memilih pangan yang aman melalui permainan yang dikemas secara menarik. Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan mereka mengikuti berbagai tantangan dan menjawab pertanyaan seputar keamanan obat dan makanan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pengenalan Saka POM kepada peserta, termasuk peran dan kesempatan bagi generasi muda untuk berpartisipasi dalam edukasi serta penyebarluasan informasi keamanan obat dan makanan di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.
Kepala BBPOM di Mataram, Yogi Abaso Mataram, S.Si., Apt., menyampaikan bahwa keterlibatan Saka POM dalam kegiatan Pramuka merupakan salah satu bentuk pendekatan edukasi yang dapat mendekatkan pesan keamanan obat dan makanan kepada generasi muda.
“Saka POM diharapkan tidak hanya menjadi wadah pembinaan generasi muda, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kepedulian dan pengetahuan masyarakat mengenai keamanan obat dan makanan. Melalui kegiatan yang dikemas secara kreatif dan menyenangkan seperti ini, pesan keamanan obat dan makanan diharapkan dapat lebih mudah diterima dan diterapkan oleh generasi muda,” ujar Yogi.
Kehadiran Saka POM pada Raimuna Cabang XIII Lombok Timur menjadi bagian dari upaya BBPOM di Mataram dalam memperkuat pemberdayaan masyarakat dan kolaborasi dengan generasi muda. Melalui pendekatan edukasi yang kreatif dan interaktif, Saka POM diharapkan dapat mendorong lahirnya generasi muda yang cerdas dalam memilih obat dan makanan serta mampu menjadi agen perubahan dalam menyebarluaskan pesan keamanan obat dan makanan di masyarakat. (Tim KM BBPOM )
