Belajar di dalam kelas mungkin sudah menjadi hal yang biasa. Namun, belajar di luar kelas melalui kegiatan outing class justru menghadirkan pengalaman yang lebih berkesan karena siswa dapat berinteraksi langsung dengan dunia nyata. Konsep sedikit teori dan banyak praktik inilah yang dirasakan langsung oleh siswa-siswi MAN 2 Mataram kelas XII Soektis 1 (Sosial, Ekonomi, Teknologi, dan Bisnis) saat mengikuti kegiatan outing class di PLUT NTB.
Kegiatan outing class ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai tanggal 3 hingga 5 Februari 2026, dengan mengusung tema “Young Entrepreneur Day”. Kunjungan hari pertama berlangsung pada Selasa (3/2/2026) dan didampingi oleh Tim Akademik, Humas, serta Manda TV.
Kehadiran rombongan MAN 2 Mataram disambut hangat oleh Penanggung Jawab PLUT NTB, Santi Meitasari, bersama Retno Kusumaningtiyas, selaku Fungsional Analis Kebijakan Ahli Muda, serta para pendamping PLUT NTB dari berbagai bidang.
Di sela-sela antusiasme para siswa yang tampak serius namun santai mengikuti proses pembelajaran, suasana kegiatan semakin istimewa dengan kehadiran Kepala Dinas Koperasi UKM Provinsi NTB, Wirahan Ahmad, yang turut hadir langsung di tengah-tengah para siswa MAN 2 Mataram. Kehadiran Kadiskop UKM NTB tersebut disambut penuh semangat oleh para siswa yang tampak antusias memanfaatkan kesempatan untuk berdialog langsung seputar dunia kewirausahaan.
Dialog interaktif pun berlangsung hangat, terutama saat kegiatan praktik di ruang roasting coffee. Di ruang ini, para siswa tidak hanya menyaksikan proses pengolahan kopi, tetapi juga aktif bertanya mengenai peluang usaha, tantangan wirausaha muda, hingga pentingnya inovasi dan konsistensi dalam membangun bisnis. Kadiskop UKM NTB pun memberikan motivasi serta berbagi pengalaman guna menumbuhkan kepercayaan diri siswa untuk berani memulai usaha sejak usia muda.
Kegiatan pembelajaran diawali dengan sambutan sekaligus dialog interaktif antara narasumber dan para siswa. Suasana semakin menarik ketika siswa diperkenalkan langsung pada dunia usaha kreatif, mulai dari pengenalan profesi barista, proses roasting kopi, hingga teknik penyajian (serving) yang profesional.
Tak hanya itu, para pendamping PLUT NTB turut mengambil peran aktif dengan memberikan materi praktis seputar strategi pemasaran produk, kelembagaan usaha, akses pembiayaan, hingga jaringan kerja sama—sebagai bekal penting bagi generasi muda yang ingin terjun ke dunia kewirausahaan.
Melalui kegiatan outing class ini, diharapkan para siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga pengalaman nyata yang mampu menumbuhkan semangat berwirausaha sejak dini. PLUT NTB pun terus berkomitmen menjadi ruang belajar dan kolaborasi bagi generasi muda dalam mencetak calon-calon wirausaha masa depan.
(Tim PPID Diskop UKM NTB)
