Mataram, Tak hanya fokus pada pembelajaran cetak sablon mug dan kaos, PLUT NTB kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong kemajuan pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Kali ini, PLUT NTB menggelar Cooking Class dengan menghadirkan pelaku UKM berpengalaman, Saza, owner Via Lumbung, sebagai narasumber.
Dalam kesempatan tersebut, Saza mengaku sangat antusias bisa memanfaatkan fasilitas yang tersedia di PLUT NTB. Ia menilai fasilitas yang dimiliki sangat lengkap dan mendukung pengembangan keterampilan UKM dari berbagai bidang.
“Fasilitasnya luar biasa. Saya hari ini membantu mengisi kelas baking, khususnya kue kering untuk menyambut Lebaran. Ini bisa dimanfaatkan oleh UKM maupun ibu-ibu yang ingin membuat kue sendiri atau bahkan untuk dijual,” ujar Saza.
Menurutnya, PLUT NTB tidak hanya menyediakan kelas baking, tetapi juga beragam pelatihan lain yang menunjang peningkatan kapasitas pelaku usaha. Mulai dari fotografi produk, digital marketing, memasak, podcast, hingga desain grafis.
“Saya sendiri baru tahu kalau fasilitasnya selengkap ini. Alat-alatnya lengkap, jadi kita bisa belajar banyak hal di satu tempat. Ini sangat membantu UKM untuk lebih inovatif dan tentu saja supaya bisa lebih cuan,” tambahnya.
Pada kelas baking kali ini, peserta diajarkan membuat tiga varian kue yang sedang diminati pasar, yakni nastar Malaysia, kastengel klasik, serta soft cookies yang tengah menjadi tren.
Peserta cooking class pun datang dari berbagai daerah di NTB, mulai dari Lombok Barat, Mataram, hingga wilayah lainnya. Antusiasme peserta terlihat tinggi, terlebih karena kelas ini digelar menjelang Hari Raya Idulfitri.
“Alhamdulillah, sesi pertama hari ini full. Banyak yang ingin ikut karena momen Lebaran, ada yang ingin membuat sendiri, ada juga yang ingin menjadikannya peluang usaha. Semoga ke depan pesertanya semakin banyak,” tutup Saza.
Melalui berbagai program dan fasilitas yang tersedia, PLUT NTB berharap seluruh UKM, baik binaan maupun non-binaan, dapat memanfaatkan sarana ini untuk terus berkembang, berinovasi, dan meningkatkan daya saing usaha. (Tim PPID Diskop UKM NTB)
