Lombok Barat – Komitmen menciptakan budaya berkendara yang aman terus diperkuat Astra Motor NTB. Kali ini, Hari ini Main Dealer Astra Motor NTB menggelar sosialisasi dan edukasi Safety Riding bagi puluhan karyawan Federal International Finance (FIF) Cabang Lombok Barat, Selasa (2/6/2026).
Kegiatan yang diikuti sekitar 50 peserta dari berbagai divisi di FIF Lombok Barat itu bertujuan meningkatkan pemahaman serta membentuk kebiasaan berkendara yang aman dan bertanggung jawab di jalan raya.
Instruktur Safety Riding Astra Motor NTB, Satria Wiman Jaya, mengatakan program edukasi ini merupakan bagian dari pembinaan kepada perusahaan afiliasi dan finance company yang berada dalam jaringan Astra.
“Kegiatan safety riding ini kami tujukan untuk private company, khususnya finance company atau AFCO kami, salah satunya FIF Cabang Lombok Barat. Harapannya seluruh peserta dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik, baik secara teori maupun teknik berkendara. Materi yang kami berikan juga merupakan materi terbaru yang diharapkan mampu mengubah kebiasaan berkendara menjadi lebih baik,” ujar Satria.
Menurutnya, kebiasaan berkendara yang baik menjadi faktor penting dalam mengantisipasi berbagai potensi bahaya di jalan. Dengan membangun habit positif sejak dini, pengendara akan lebih siap menghadapi berbagai situasi yang tidak terduga saat berkendara.
Satria menambahkan, Astra Motor NTB menargetkan seluruh cabang FIF di NTB mendapatkan edukasi serupa. Bahkan dalam satu tahun, pihaknya berupaya mengunjungi setiap cabang FIF untuk memberikan penyegaran materi keselamatan berkendara.
“Harapannya seluruh insan FIF bisa menjadi contoh dan teladan dalam berlalu lintas yang baik di jalan raya,” katanya.
Sementara itu, People Area Support Nusa Tenggara FIF Cabang Lombok Barat, I Gede Surya Gangga Kasih, mengungkapkan kegiatan tersebut mendapat respons positif dari para peserta.
Sebanyak kurang lebih 50 peserta yang terdiri dari karyawan lapangan, CR Field, SF hingga back office mengikuti kegiatan yang berlangsung dengan antusias.
Menurut Surya, budaya keselamatan berkendara sebenarnya sudah cukup baik diterapkan oleh karyawan FIF. Namun demikian, edukasi dan pengingat secara berkala tetap diperlukan agar kesadaran terhadap aturan lalu lintas tidak menurun.
“Teman-teman di lapangan secara umum sudah cukup patuh menggunakan helm dan perlengkapan berkendara lainnya. Tetapi tetap perlu dilakukan refresh dan reminder terkait kepatuhan terhadap rambu-rambu serta aturan lalu lintas agar tidak terjadi kelalaian,” jelasnya.
Ia berharap program Safety Riding tidak hanya dilakukan sekali, tetapi dapat berlangsung secara berkelanjutan melalui kerja sama antara FIF dan Astra Motor NTB di seluruh cabang yang ada di NTB.
“Tujuan akhirnya adalah keselamatan di jalan. Ketika kita selamat berkendara, keluarga di rumah juga merasa aman, nyaman, dan tenang,” pungkasnya menutup wawancara. (Tim KM Abdi Lombok Barat)
