Mataram – Angin segar bagi dunia perkoperasian Nusa Tenggara Barat! Kepala Dinas Koperasi UKM Provinsi NTB, Wirawan Ahmad, menerima silaturahmi jajaran Dekopinwil NTB dalam sebuah pertemuan strategis yang membahas permasalahan, peluang, serta tantangan koperasi di NTB ke depan. Rabu (18/2/2026)
Pertemuan yang berlangsung hangat namun penuh gagasan visioner ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara gerakan koperasi dan pemerintah daerah. Diskusi mengerucut pada langkah konkret dalam meningkatkan kontribusi koperasi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Dalam pembahasan tersebut, sejumlah strategi prioritas disepakati untuk didorong bersama, antara lain:
• Peningkatan kompetensi SDM koperasi melalui pendidikan dan pelatihan berkelanjutan.
• Penguatan akses permodalan guna memperbesar kontribusi koperasi dalam pembangunan ekonomi NTB.
Kunjungan kerja Dekopinwil NTB ini juga menjadi bagian dari upaya memantapkan tugas, fungsi, dan peran organisasi sebagai wadah perjuangan aspirasi koperasi di daerah. Sebagai mitra strategis Dinas Koperasi UKM Provinsi NTB, Dekopinwil memiliki posisi sentral dalam pemberdayaan dan pengembangan koperasi.
Diskusi menghasilkan berbagai peluang kolaborasi konkret, di antaranya:
Fasilitator Pendidikan & Pembinaan Manajemen
Dekopinwil dapat berperan sebagai mitra fasilitator pendidikan perkoperasian dan pembinaan manajemen koperasi tingkat lokal.
Pengembangan Materi & Mentor Profesional
Ikut mengembangkan kurikulum pelatihan, menjadi narasumber, serta membuka jaringan pelatih ahli bagi pengurus koperasi se-NTB.
Akses Pembiayaan & Literasi Keuangan
Menjadi penghubung kredit program, memberikan literasi keuangan kepada anggota koperasi, serta memfasilitasi kemitraan dengan lembaga pembiayaan seperti LPDB dan lembaga keuangan lainnya.
Kemitraan Pasar & Promosi Produk
Membuka akses kerja sama dengan marketplace, asosiasi dagang, hingga promosi kolaboratif produk koperasi dan UMKM NTB agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Sinergi Program Lintas OPD
Kolaborasi dalam program strategis lintas dinas, termasuk penguatan koperasi sebagai “motor ekonomi desa” dalam program Desa Berdaya NTB.
Dalam pertemuan tersebut, Kadiskop UKM NTB didampingi oleh:
• Kabid FPSP – Baiq Juita Mayasari
• Kabid Pengawasan Koperasi – Irine Silviani
• Kabid Pembinaan UKM-Baiq Yanuarlita Lestari
• Plt Kabid Pembinaan Koperasi – I Wayan Robi Setiawan
Pertemuan ini menjadi sinyal kuat bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan gerakan koperasi semakin solid. Dengan penguatan SDM, akses pembiayaan, dan perluasan pasar, koperasi NTB diharapkan mampu naik kelas dan menjadi pilar utama pertumbuhan ekonomi daerah.
Kini, langkah nyata telah disiapkan. Saatnya koperasi NTB melesat lebih kencang menuju NTB Makmur Mendunia. (Tim PPID Diskop UKM NTB)
