Mataram — Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr. Lalu Muhammad Iqbal secara resmi melantik sebanyak 9.411 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di lingkungan Pemerintah Provinsi NTB. Pelantikan berlangsung di Lapangan Bumi Gora, Kantor Gubernur NTB, Selasa pagi, 23 Desember 2025.
Dalam sambutannya, Gubernur Iqbal menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya pelantikan yang telah melalui proses panjang. Ia mengapresiasi seluruh pihak yang telah mengawal proses tersebut hingga seluruh peserta dapat dilantik tanpa terkecuali.
“Setelah perjuangan yang panjang, Alhamdulillah hari ini 9.411 PPPK Paruh Waktu dapat dilantik bersama. Ini adalah penantian yang akhirnya sampai pada titik hari ini,” ujar Iqbal di hadapan ribuan peserta upacara.
Gubernur juga menyampaikan ucapan selamat sekaligus terima kasih kepada para PPPK yang telah mengabdi puluhan tahun, bahkan ada yang mencapai 34 tahun pengabdian, sebelum akhirnya resmi dilantik. Ia mengajak seluruh PPPK untuk meniatkan pengabdian sebagai ibadah dan amal jariyah.
Iqbal mengingatkan bahwa dari sekitar 28 ribu ASN di lingkungan Pemprov NTB, hanya sekitar 12 ribu berstatus PNS, sementara sisanya adalah PPPK. Hal ini menjadikan PPPK sebagai tulang punggung pelayanan publik di NTB.
“Nasib pelayanan publik ke depan sangat bergantung pada PPPK. Karena itu, ada dua hal yang harus dimiliki, yaitu kualitas dan komitmen. Jika harus memilih, saya lebih memilih komitmen, karena kualitas bisa dibangun dari komitmen,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga mengajak seluruh PPPK Paruh Waktu untuk menunjukkan rasa syukur dengan aksi nyata berupa menanam sepuluh pohon per orang. Program ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, khususnya dalam menghadapi ancaman bencana ekologis di Pulau Lombok dan Sumbawa.
“Kita tidak boleh membiarkan bencana lingkungan terjadi kepada anak cucu kita. Mari kita mulai pengabdian ini dengan menanam sepuluh pohon setiap orang,” kata Iqbal yang disambut antusias para peserta.
Menutup sambutannya, Gubernur Iqbal menegaskan bahwa PPPK Paruh Waktu yang dilantik merupakan angkatan pertama yang dilantik bersamaan dengan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB. Ia berharap angkatan ini menjadi contoh dan kebanggaan melalui kinerja yang disiplin, profesional, dan penuh dedikasi.
“Saya tidak ingin mendengar ada PPPK Paruh Waktu yang bekerja asal-asalan. Tunjukkan bahwa angkatan kita adalah angkatan yang layak dibanggakan,” pungkasnya.
Pelantikan ini diharapkan menjadi awal penguatan pelayanan publik sekaligus langkah bersama membangun NTB yang maju, makmur, dan berkelanjutan. (Tim KM Abdi Mataram)
