MATARAM– Suasana haru biru menyelimuti Asrama Haji Loang Baloq, Mataram, saat melepas keberangkatan jemaah calon haji (JCH) Kloter 1 Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Isak tangis pecah ketika ratusan jemaah berpamitan dengan sanak saudara yang telah menunggu di luar pagar maupun di titik-titik pertemuan asrama.
Momen keberangkatan ini bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan puncak dari penantian panjang bertahun-tahun. Tak heran, suasana emosional begitu terasa kuat sejak bus jemaah mulai memasuki area asrama.
Sejak pagi buta pada Selasa pagi (21/04/2026), pihak keluarga sudah memadati area sekitar Asrama Haji Loang Baloq. Meski dibatasi oleh pagar keamanan, kerinduan dan rasa haru tetap tersampaikan melalui lambaian tangan dan tatapan mata yang berkaca-kaca.
Banyak keluarga yang tak kuasa membendung air mata saat bersalaman dan memeluk anggota keluarga mereka yang mengenakan seragam batik haji nasional.
Terdengar bisikan-bisikan pesan agar para jemaah menjaga kesehatan selama di Tanah Suci dan tetap fokus beribadah.
Suara talbiyah yang dikumandangkan menambah kesakralan suasana, membuat banyak peziarah tertunduk haru.
Di tengah Isak tangis tersebut, untaian doa tidak putus-putusnya dipanjatkan. Keluarga yang melepas berharap agar perjalanan panjang menuju Makkah dan Madinah ini berjalan lancar tanpa hambatan berarti.
“Kami hanya bisa mendoakan agar orang tua kami selamat sampai tujuan, diberikan kekuatan fisik untuk menjalankan rukun haji, dan kembali ke rumah dengan selamat membawa predikat Haji Mabrur,” ujar salah satu anggota keluarga dengan nada bergetar.
Keberangkatan Kloter 1 ini menjadi pembuka dari rangkaian perjalanan haji wilayah NTB tahun ini. Harapan kolektif masyarakat adalah seluruh jemaah dapat menjaga nama baik daerah dan menjadi tamu Allah yang disiplin serta khusyuk dalam beribadah.
Pemerintah dan panitia penyelenggara ibadah haji (PPIH) mengimbau agar para jemaah tetap menjaga kondisi tubuh, mengingat perbedaan cuaca yang cukup ekstrem antara Indonesia dan Arab Saudi. Isak tangis hari ini diharapkan menjadi pelepas rindu yang akan berganti dengan sukacita saat kepulangan nanti.
