Skip to content
Kampung Media
Kampung Media

Kampung Media

penghargaan-kampung-media
Primary Menu
  • Artikel/Opini

Ketika Rakyat Berbicra, Para Pemimpin Sibuk Berdebat

Lalu Rosmawan December 17, 2025 2 minutes read

Akhir-akhir ini ruang politik nasional kembali panas oleh silang pendapat antara kubu Anies dan kubu Prabowo. Dua tokoh yang dulu sama-sama menjadi pusat perhatian saat Pilpres, kini masih menyisakan gema perdebatan di ruang publik. Pendukung mereka saling melontarkan narasi, membangun klaim, dan mempertahankan posisi masing-masing, seolah kontestasi belum benar-benar usai. Di tengah kebisingan itu, muncul pertanyaan: apakah ini perdebatan untuk rakyat, atau hanya panggung politik yang terus dirawat agar tetap hidup?

Perbedaan pandangan sebenarnya hal biasa. Namun kenyataannya, perdebatan antara Anies dan Prabowo sering kali berubah menjadi drama berkepanjangan yang lebih fokus pada “siapa benar” daripada “apa yang penting”. Kritik Anies tentang arah kebijakan, misalnya, sering dibalas bukan dengan dialog substantif, tetapi dengan narasi tandingan dari elite maupun pendukungnya. Sebaliknya, ketika Prabowo melakukan keputusan atau langkah politik tertentu, kubu yang berseberangan juga tak mau kalah menyala. Di titik ini, politik bukan lagi tempat bertukar gagasan, tetapi ajang mempertahankan citra.

Masalahnya, drama panjang ini membuat suara rakyat kembali tertinggal jauh di belakang. Rakyat berbicara soal harga kebutuhan pokok yang naik, jalan rusak, akses pendidikan yang masih timpang, dan pelayanan publik yang tidak merata. Namun isu-isu itu tenggelam di antara perdebatan elite yang sibuk membahas strategi, pencitraan, dan manuver politik. Bagi masyarakat, apa yang mereka lihat adalah dua kutub besar yang menghabiskan energi untuk saling melengkapi narasi, bukan menyelesaikan masalah.

Padahal rakyat tidak menunggu siapa yang lebih pandai berdebat, tetapi siapa yang lebih mampu bekerja dan mendengarkan. Ketika elite politik sibuk bersuara, rakyat justru tidak didengar. Ketika drama politik dipelihara, realita kehidupan sehari-hari tidak berubah. Politik yang seharusnya menjadi jembatan antara rakyat dan kekuasaan, justru berubah menjadi panggung tempat elite saling unjuk diri.

Namun masih ada peluang. Baik Anies maupun Prabowo sama-sama punya pendukung besar, punya pengaruh besar, dan punya ruang yang cukup untuk memberi contoh bagaimana perbedaan seharusnya dikelola. Jika kedua tokoh besar ini memilih memprioritaskan dialog substantif daripada drama, maka dinamika politik akan jauh lebih sehat. Tetapi jika mereka tetap membiarkan perdebatan menjadi alat mempertahankan popularitas, maka rakyat akan terus menjadi penonton dalam politik yang seharusnya mereka jalankan bersama.

Pada akhirnya, pertanyaannya bukan lagi tentang siapa yang lebih benar di antara Anies dan Prabowo. Pertanyaannya adalah: kapan para pemimpin berhenti berbicara untuk kepentingan kelompoknya, dan mulai mendengar suara rakyat yang semakin serak?

 

Penulis: Lilis Noviana Mahasiswi UIN Mataram

About the Author

Lalu Rosmawan

Author

View All Posts

Post navigation

Previous: Makan Bergizi Gratis (MBG) Di Lombok Barat Dalam Perspektuf Gen Z
Next: Syukuran HUT ke-67 NTB, Gubernur Tegaskan “Gerak Cepat NTB Hebat” untuk NTB Makmur Mendunia

Berita Terkait

IMG-20260113-WA0030
2 minutes read
  • Artikel/Opini

Dorong Pertanian Berkelanjutan, Mahasiswa KKN UNRAM Sosialisasi Pupuk Cair dan Pestisida Nabati di Teniga

Lalu Rosmawan January 13, 2026 0
Foto di posko KKN UNRAM
2 minutes read
  • Artikel/Opini

Pendamping Desa Berdaya Transformatif Tunjukan Komitmen Bersama KKN UNRAM

M Yakub January 2, 2026 0
8788ab09-bd5c-4700-a674-50c378ca6f2b
4 minutes read
  • Artikel/Opini

Komunikasi yang Gagal: Dari Corporate Journalism hingga Masturbasi Birokrasi

adminkampung December 26, 2025 0

Baca juga

x1768283908_IMG-20260109-WA0108.jpg.pagespeed.ic.MbZsj2_ik-
3 minutes read
  • Pemerintahan

Pemprov NTB Akan Akhiri Sistem Pansel dan “Beauty Contest”, Gubernur Iqbal Terapkan Manajemen Talenta ASN sebagai Kompas Karier Aparatur

adminkampung January 13, 2026 0
6fa15f1f-377d-4c2f-a5a2-afdf02e6872f
2 minutes read
  • Hukum

Berkas Perkara Pembunuhan Brigadir EFR Rampung, Lima Tersangka Resmi Diserahkan ke Kejari Mataram

adminkampung January 13, 2026 0
c3cdd738-e728-4dce-b390-bd61ef92900d
2 minutes read
  • Pemerintahan

Kepala Diskop UKM NTB Tekankan Disiplin ASN dan Progres Kerja Harian

adminkampung January 13, 2026 0
ce544c79-6ffd-439e-910a-759a99249a0d
2 minutes read
  • Pemerintahan

Kepala Dinas Koperasi UKM NTB Tetapkan Pengelola PLUT KUKM

adminkampung January 13, 2026 0

SEKRETARIAT

Jl.Banda Sraya Gg.sakura No.5 Pondok Indah Kel.Pagutan Barat Kota Mataram
Nomor Kontak: 089637675034
Email: kampungmedia2008@gmail.com

Konsultan Media: Lombok Inisiatif – Akta Notaris Nomor 135 tanggal 14 Maret 2015.
Alamat: Jalan Bhanda Sraya 23 Griya Pagutan Indah Mataram.

REDAKSI
Publisher VIP (Visual Informasi & Publikasi) PRODUCTION & Lombok Kreatif.

Chief Executive Officer:
Asrobi Abdihi
Chief of Content:
Fakhrul Azhim
Manager Operations / Editor in Chief : Afifudin
Sekretaris Redaksi: Neneng Pebriana

TIM REDAKSI
Kepala Kampung / Pemred :
Asrobi Abdihi
Redaktur Pelaksana :
Fakhrul Azhim
Editor Senior : Ncep
Editor: Abdi, Achim Nadfia,
Reporter: Muhammad Safwan, Jumaili, Ncep

DEWAN PAKAR
Suaeb Qury, S.H.I.

KONTRIBUTOR
1. Muhammad Safwan (Kota Mataram)
2. Jumaili (Lombok Tengah)
3. Hasan Karing ( KM Brang Ene Sumbawa)
4. Adi Pradana (Kab.Bima)
5. Opick Manggelewa. KM Manggelewa (Dompu)
6. Joko KM Panto daeng Sumbawa
7. Ryan KM Gempar Bima
8. Faidin (KM kempo) Dompu
9. Alimuddin (KM Maluk) KSB
10. Randal Patisamba (KM Rampak Nulang)
11. Ibrahim Arifin (KM Rensing Bat) Lotim
12. Yakub (KM SasakTulen) Lobar
13. Alamsyah (KM Tembe Nggoli) Bima
14. M. Hariyadin (KM. Sarei Ndai Kota Bima
15. Andre Kurniawan (KM.Masbagik) Lotim
16. Ali Nurdin (KM. Taliwang) Sumbawa
17. Hajrul Azmi ( KM. Sajang Bawak Nao ) Loteng
18. Desa Wisata Masmas Loteng
19. Abdul Satar Lobar
20. Nurrosyidah Yusuf
21. Masyhuri (sambang kampung),
22. Joko Pitoyo,
23. Asep KM Lobar,
24. Abu Ikbal,
25. Romo.
26. Alin
27. Tawa,
28. Andi Mulyan Mataram,
29. Asri (KM Sukamulia),
30. Efan (Kampung Media Lengge Wawo-Bima)
31. Aulia Abdiana

Copyright © Kampung Media. | MoreNews by AF themes.