Mataram — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus membuka peluang kolaborasi dengan investor global untuk mendorong pembangunan daerah yang berbasis inovasi dan berkelanjutan. Hal tersebut ditandai dengan audiensi antara Kepala Dinas Koperasi UKM Provinsi NTB, H. Wirawan, bersama jajaran PT Rplay Group Indonesia di ruang kerjanya, Selasa (7/7/2026).
Pertemuan tersebut turut didampingi Sekretaris Dinas Koperasi UKM Provinsi NTB, Baiq Ayu Juita Mayasari, serta Fungsional Pengawas Koperasi, H. Muhammad Adhar.
Audiensi ini menjadi langkah awal penjajakan kerja sama antara Pemerintah Provinsi NTB dan PT Rplay Group Indonesia dalam mendukung pembangunan daerah melalui pemanfaatan teknologi modern dan investasi berkelanjutan. PT Rplay Group Indonesia merupakan perusahaan yang berpusat di Korea Selatan dan telah memiliki jaringan operasional di lima negara.
Kepala Dinas Koperasi UKM Provinsi NTB, H. Wirawan, menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi NTB menyambut baik setiap peluang investasi yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Pertemuan ini merupakan tahap awal untuk saling mengenal dan mendengarkan rencana program yang ditawarkan. Selanjutnya, kami akan memfasilitasi pertemuan lanjutan dengan melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait agar paparan program dapat dibahas secara lebih komprehensif. Jika nantinya terdapat kesepahaman dari kedua belah pihak, kerja sama akan ditindaklanjuti melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU),” ujar H. Wirawan.
Dalam audiensi tersebut, PT Rplay Group Indonesia memaparkan rencana program yang berfokus pada pengembangan Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung sektor pariwisata, serta investasi di bidang energi terbarukan, khususnya pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).
Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Provinsi NTB berharap dapat segera menggelar pertemuan lanjutan yang melibatkan sejumlah perangkat daerah terkait, di antaranya Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik), Bappeda, BRIDA, Dinas ESDM, serta instansi teknis lainnya. Keterlibatan lintas sektor tersebut diharapkan mampu memperdalam pembahasan dan menyusun langkah strategis menuju terwujudnya kerja sama yang saling menguntungkan.
Melalui penjajakan ini, Pemerintah Provinsi NTB menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan iklim investasi yang kondusif sekaligus mendorong hadirnya inovasi teknologi yang dapat memperkuat daya saing daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
( Tim KM Abdi Mataram)
