LOMBOK TIMUR – Program pembangunan Rumah Sehat BAZNAS (RSB) di Kabupaten Lombok Timur dipastikan akan segera berjalan setelah sempat tertunda akibat kendala birokrasi di tingkat pusat. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI telah memberikan dukungan penuh dan lampu hijau untuk memulai proyek prioritas yang ditujukan bagi masyarakat kurang mampu.
Ketua BAZNAS Lombok Timur, H. Muhammad Kamli, menjelaskan bahwa penundaan sebelumnya murni disebabkan oleh berakhirnya masa bakti pimpinan BAZNAS pusat. Hal ini membuat penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tidak dapat dilakukan secara prosedural hingga pimpinan baru resmi dilantik melalui Surat Keputusan (SK) Presiden.
“Begitu pimpinan baru menjabat, kami langsung berkoordinasi. Hasilnya sangat menggembirakan; respon pusat jauh lebih suportif dan kuat dari sebelumnya,” ujar Kamli.
Ia menegaskan bahwa program ini tidak akan mundur dan justru akan dipercepat realisasinya.
Kehadiran fasilitas kesehatan ini dirancang untuk menjadi penopang bagi Pemerintah Kabupaten Lombok Timur dalam memeratakan akses layanan kesehatan. RSB akan fokus melayani para mustahik (penerima zakat) dan keluarga prasejahtera, selaras dengan visi Bupati dalam meningkatkan kualitas hidup warga.
Saat ini, pihak BAZNAS Lombok Timur terus merampungkan proses administrasi agar pembangunan fisik dapat segera dimulai. Kamli mengisyaratkan akan ada agenda penting yang melibatkan pimpinan pusat dalam waktu dekat sebagai bentuk komitmen nyata di lapangan.
“Kami memohon doa restu dari seluruh elemen masyarakat agar ikhtiar melalui jalur zakat dan sedekah ini berjalan lancar demi membantu masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya.
