Mataram – Rangkaian peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 Tahun 2026 di Provinsi Nusa Tenggara Barat resmi ditutup dengan acara Tasyakuran yang berlangsung di halaman Kantor Dinas Koperasi UKM Provinsi NTB, Jumat (31/7/2026).Kegiatan yang digelar oleh Dinas Koperasi UKM Provinsi NTB bersama Dekopinwil NTB ini menjadi penutup dari berbagai agenda Harkopnas yang telah berlangsung sepanjang Juli 2026, mulai dari Pelantikan Pengurus Dekopinwil NTB Periode 2025–2030, Bincang Bisnis, Rakerwil, Bazar UMKM, donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis hingga Jalan Sehat Koperasi.
Acara tasyakuran dihadiri oleh Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri, Kepala Dinas Koperasi UKM NTB H. Wirawan, Ketua Dekopinwil NTB Anis Mudjahid Akbar, jajaran pejabat Pemerintah Provinsi NTB, ASN purna tugas Diskop UKM NTB, seluruh pegawai Diskop UKM NTB, insan gerakan koperasi, pelaku UMKM, serta 60 anak yatim piatu yang menerima santunan.
Selain menjadi momentum silaturahmi, kegiatan juga diisi dengan penyerahan penghargaan kepada koperasi terbaik NTB Tahun 2026, pemberian cenderamata kepada enam ASN yang memasuki masa purna tugas, serta santunan bagi anak yatim piatu.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri menegaskan bahwa usia ke-79 menjadi bukti nyata koperasi telah menjadi bagian penting dalam perjalanan pembangunan bangsa.
“Koperasi telah mewarnai perjalanan Republik Indonesia hingga hari ini. Momentum Harkopnas harus menjadi penguat semangat untuk terus membangun koperasi yang sehat, profesional, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Wagub juga menyampaikan apresiasi atas capaian Provinsi NTB dalam mendukung program nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, termasuk kesiapan lahan dan sinergi berbagai pihak yang menjadikan NTB sebagai salah satu daerah yang mendapat perhatian positif dari pemerintah pusat.
Menurutnya, keberhasilan gerakan koperasi tidak terlepas dari kolaborasi pemerintah, Dekopin, dan seluruh insan koperasi. Ia juga mengajak generasi muda untuk mencintai koperasi sebagai salah satu pilar utama penguatan ekonomi rakyat.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi UKM NTB H. Wirawan menjelaskan bahwa penyelenggaraan Harkopnas tahun ini mengusung konsep berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Untuk pertama kalinya, Dekopinwil NTB menjadi motor utama penyelenggara, sementara pemerintah berperan sebagai mitra dan fasilitator.Menurutnya, pola tersebut bertujuan memperkuat rasa memiliki dari gerakan koperasi sekaligus menghadirkan tata kelola yang lebih transparan, akuntabel, dan partisipatif.
“Perayaan Hari Koperasi tahun ini sepenuhnya menjadi milik gerakan koperasi.
Pendanaannya berasal dari koperasi, oleh koperasi, dan untuk koperasi. Pemerintah hadir sebagai mitra yang mendukung penguatan ekosistem koperasi,” ungkap Wirawan.
Ia menambahkan bahwa koperasi harus menjadi kekuatan utama dalam memperkuat ketahanan ekonomi daerah, meningkatkan posisi tawar petani, nelayan, peternak, serta pelaku usaha kecil melalui kelembagaan ekonomi yang sehat dan profesional.
Ketua Dekopinwil NTB, Anis Mudjahid Akbar, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terbangun antara Dekopinwil dan Dinas Koperasi UKM NTB. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi fondasi penting dalam membangun gerakan koperasi yang lebih maju.“Kami siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam menghadapi berbagai tantangan koperasi, mulai dari tata kelola, penguatan permodalan hingga peningkatan profesionalisme. Semangat kolaborasi inilah yang akan menjadi modal besar untuk memajukan koperasi di Nusa Tenggara Barat,” katanya.
Momentum tasyakuran ini tidak hanya menjadi penutup rangkaian Harkopnas ke-79, tetapi juga menjadi refleksi bersama bahwa koperasi tetap menjadi pilar penting pembangunan ekonomi kerakyatan. Dengan semangat kebersamaan antara pemerintah, Dekopin, gerakan koperasi, dan masyarakat, NTB optimistis mampu menghadirkan koperasi yang semakin modern, tangguh, dan berdaya saing dalam mendukung terwujudnya kesejahteraan masyarakat menuju NTB Makmur Mendunia. (Tim KM Abdi Mataram)
