Skip to content
Kampung Media
Kampung Media

Kampung Media

penghargaan-kampung-media
Primary Menu
  • Ekonomi

Teknologi Adalah Kunci Jadikan NTB Lumbung Pangan Dunia Kembali

adminkampung February 10, 2026 4 minutes read
ntb

Lombok Barat-​Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, menghadiri acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Balai Penerapan Standar Instrumen Pertanian (BPSIP/BRMP) NTB dari pejabat lama Dr. Ir. Awaludin Hipi, M.Si. kepada Hendro Cahyono, S.Pt., M.Sc., pada Selasa (10/2/2026).

​Dalam sambutannya, Lalu Iqbal mengungkapkan rasa syukurnya atas peningkatan kesejahteraan petani di NTB. Ia mencatat adanya lonjakan signifikan pada Indeks Nilai Tukar Petani (NTP) yang semula berada di angka 123 pada awal 2025, kini telah mencapai 131 di awal tahun 2026.

​”Saya menyaksikan sendiri kebahagiaan para petani. Indeks Pertanaman (IP) yang tadinya 100 naik menjadi 200, bahkan ada yang mencapai 300. Ini terjadi karena biaya produksi yang semakin rendah, pupuk yang lebih mudah didapat, air tersedia, serta harga jual (HPP) yang stabil di angka Rp6.500,” ujarnya.

Kehadiran Gubernur dalam acara tersebut bukan sekadar urusan formalitas pemerintahan. Ia mengaku memiliki ikatan emosional yang kuat dengan dunia pertanian karena kedua orang tuanya adalah pejuang pertanian di NTB.

​”Darah daging saya adalah pertanian. Ibu saya dulu sarjana pertanian yang mengabdi di kementerian hingga menjadi Kepala Dinas di daerah, sementara ayah saya petani asli. Saya ingat waktu kecil sering diajak ke balai benih ini,” kenangnya.

Gubernur Iqbal menekankan bahwa masa depan pertanian NTB terletak pada intensifikasi melalui penerapan teknologi, mengingat keterbatasan lahan untuk ekstensifikasi, terutama di Pulau Lombok. Ia membandingkan produktivitas jagung dan padi di NTB yang masih tertinggal jauh dibandingkan negara luar seperti Amerika Serikat, Turki, bahkan Israel.

​”Tanah kita jauh lebih subur karena merupakan tanah vulkanik, cuaca kita lebih bersahabat. Tapi kenapa di Turki yang tanahnya berbatu bisa menghasilkan 10 ton gabah kering per hektare, sementara kita baru 6–7 ton? Kuncinya hanya satu: teknologi,” tegasnya.

​

Lebih lanjut, ia mengajak para petani untuk mulai “memilenialkan” cara bertani. Ia berharap penggunaan smartphone di kalangan petani tidak hanya digunakan untuk media sosial atau terjebak aktivitas negatif seperti judi online (slot) dan pinjaman online, melainkan untuk memantau kondisi lahan.

​”Kita harus ajak petani menggunakan ponsel untuk memantau pH tanah dan kebutuhan unsur hara. Jangan hanya jor-joran pakai pupuk yang justru merusak tanah. Dengan teknologi, petani tahu persis apa yang dibutuhkan tanahnya sebelum musim tanam tiba,” tandasnya.

​Di akhir sambutannya Gubernur mengajak seluruh jajaran BRMP dan Dinas Pertanian untuk terus berkolaborasi memperkenalkan teknologi smart farming demi menjaga kedaulatan pangan dan kesejahteraan petani di Bumi Gora.

Sebelumnya, Kepala BRMP Pusat, Prof. Dr. Fadjri Djufry, M.Si., mengungkapkan bahwa NTB kini menjadi salah satu dari tujuh provinsi yang memiliki kantor Balai Lahan Irigasi Pertanian (LIB) untuk mempercepat transformasi pertanian modern.

Prof. Fadjri menjelaskan bahwa BRMP kini telah bertransformasi untuk mengembalikan fungsi riset dan pengembangan (Litbang) di tingkat daerah. Jika sebelumnya tugas balai berfokus pada standarisasi instrumen, kini di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto, BRMP kembali fokus pada perakitan, pengujian, dan penerapan teknologi spesifik lokasi.

​”Dulu kita kehilangan banyak peneliti ke BRIN, namun sekarang tusi penelitian dikembalikan. BRMP di provinsi kini menjadi ujung tombak untuk menderaskan inovasi teknologi langsung ke petani dan penyuluh,” ujar Prof. Fadjri.

​Ia juga menegaskan bahwa seluruh penyuluh pertanian kini berada di bawah komando BRMP tingkat provinsi. Hal ini bertujuan agar proses diseminasi teknologi dari hulu ke hilir berjalan lebih cepat dan terukur.

​

Salah satu poin krusial yang disampaikan adalah rencana ambisius menjadikan wilayah Sembalun di Kabupaten Lombok Timur sebagai pusat penyiapan benih bawang putih nasional. Saat ini, Indonesia masih sangat bergantung pada impor bawang putih sebanyak 600 hingga 700 ribu ton per tahun.

​”Potensi Sembalun sangat luar biasa. Kita sudah menguji tujuh varietas unggul baru dengan potensi hasil mencapai 24 hingga 25 ton per hektare. Kami ingin menjawab tantangan Pak Menteri untuk mengejar produktivitas tinggi dengan teknologi ‘Proliga’ (Produksi Lipat Ganda),” jelasnya.

​Menurutnya, langkah ini diambil untuk memutus ketergantungan impor dan menekan permainan harga di pasar yang selama ini sangat merugikan. Dengan teknologi perakitan benih di NTB, diharapkan kualitas bawang putih lokal mampu bersaing dengan produk luar negeri.

Prof. Fadjri juga meminta dukungan penuh dari Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, mengingat peran Kepala BRMP kini sangat vital dalam menentukan eksekusi program strategis kementerian, termasuk urusan Cetak Sawah, Optimasi Lahan (Oplah), hingga verifikasi Calon Petani Calon Lahan (CPCL).

​”Kepala BRMP yang baru akan menyetujui semua CPCL bantuan kementerian di NTB. Jadi, kolaborasi antara pusat dan daerah harus diperkuat untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan berdampak pada produksi,” tambahnya.

​Mengakhiri sambutannya, Prof. Fadjri memberikan apresiasi atas rekam jejak Gubernur NTB yang dinilai memiliki kepedulian tinggi terhadap dunia pertanian. Ia berharap dengan nakhoda baru di BRMP NTB (Hendro Cahyono), pembangunan sektor hortikultura, peternakan, dan perkebunan di Bumi Gora dapat melompat lebih jauh melalui pemanfaatan ribuan inovasi teknologi yang dimiliki kementerian.(san/her/diskominfotik)

About the Author

adminkampung

Administrator

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: Pengukuhan Kepala BPKP NTB, Gubernur Ingin Tata Kelola Pemerintahan Semakin Baik
Next: Diskop UKM NTB Bahas Pra FGD Pertambangan Koperasi, Soroti Peran Investor dan Perlindungan Masyarakat Terdampak

Berita Terkait

72012357-1136-43ab-b8fe-9de3bb451d5f
  • Ekonomi

Dinas Koperasi NTB Turun Langsung Kawal Akuntabilitas Koperasi Simpan Pinjam Swastika Mataram

adminkampung February 15, 2026 0
2be6ac19-8efd-411c-a742-b99fbe033f28
  • Ekonomi

RAT 2025 Meledak! Koperasi BMT Al Hidayah Ummat Sejahtera Tancap Gas Perkuat Ekonomi Umat dan Tebar Beasiswa untuk Yatim Dhuafa

adminkampung February 14, 2026 0
265378ee-ff85-4a0d-81b6-da96cf36ecb0
  • Ekonomi

Tinjau Lahan Ketahanan Pangan, Ketua Dekranasda NTB Harap Panen Cabai Lapas Lombok Barat Capai Target

adminkampung February 13, 2026 0

Baca juga

5ef6582b-1085-404a-8d89-b71851d69ed0
  • Peristiwa

5 Awak KM Nurazizah Berhasil Diselamatkan di Perairan Gili Trawangan

adminkampung February 15, 2026 0
107f981f-ecc8-4a7b-9c40-27de84da1575
  • Otomotif

Makin Mewah, Honda PCX160 Meluncur dengan Pilihan Warna Terbaru

adminkampung February 15, 2026 0
72012357-1136-43ab-b8fe-9de3bb451d5f
  • Ekonomi

Dinas Koperasi NTB Turun Langsung Kawal Akuntabilitas Koperasi Simpan Pinjam Swastika Mataram

adminkampung February 15, 2026 0
2be6ac19-8efd-411c-a742-b99fbe033f28
  • Ekonomi

RAT 2025 Meledak! Koperasi BMT Al Hidayah Ummat Sejahtera Tancap Gas Perkuat Ekonomi Umat dan Tebar Beasiswa untuk Yatim Dhuafa

adminkampung February 14, 2026 0

SEKRETARIAT

Jl.Banda Sraya Gg.sakura No.5 Pondok Indah Kel.Pagutan Barat Kota Mataram
Nomor Kontak: 089637675034
Email: kampungmedia2008@gmail.com

Konsultan Media: Lombok Inisiatif – Akta Notaris Nomor 135 tanggal 14 Maret 2015.
Alamat: Jalan Bhanda Sraya 23 Griya Pagutan Indah Mataram.

REDAKSI
Publisher VIP (Visual Informasi & Publikasi) PRODUCTION & Lombok Kreatif.

Chief Executive Officer:
Asrobi Abdihi
Chief of Content:
Fakhrul Azhim
Manager Operations / Editor in Chief : Afifudin
Sekretaris Redaksi: Neneng Pebriana

TIM REDAKSI
Kepala Kampung / Pemred :
Asrobi Abdihi
Redaktur Pelaksana :
Fakhrul Azhim
Editor Senior : Ncep
Editor: Abdi, Achim Nadfia,
Reporter: Muhammad Safwan, Jumaili, Ncep

DEWAN PAKAR
Suaeb Qury, S.H.I.

KONTRIBUTOR
1. Muhammad Safwan (Kota Mataram)
2. Jumaili (Lombok Tengah)
3. Hasan Karing ( KM Brang Ene Sumbawa)
4. Adi Pradana (Kab.Bima)
5. Opick Manggelewa. KM Manggelewa (Dompu)
6. Joko KM Panto daeng Sumbawa
7. Ryan KM Gempar Bima
8. Faidin (KM kempo) Dompu
9. Alimuddin (KM Maluk) KSB
10. Randal Patisamba (KM Rampak Nulang)
11. Ibrahim Arifin (KM Rensing Bat) Lotim
12. Yakub (KM SasakTulen) Lobar
13. Alamsyah (KM Tembe Nggoli) Bima
14. M. Hariyadin (KM. Sarei Ndai Kota Bima
15. Andre Kurniawan (KM.Masbagik) Lotim
16. Ali Nurdin (KM. Taliwang) Sumbawa
17. Hajrul Azmi ( KM. Sajang Bawak Nao ) Loteng
18. Desa Wisata Masmas Loteng
19. Abdul Satar Lobar
20. Nurrosyidah Yusuf
21. Masyhuri (sambang kampung),
22. Joko Pitoyo,
23. Asep KM Lobar,
24. Abu Ikbal,
25. Romo.
26. Alin
27. Tawa,
28. Andi Mulyan Mataram,
29. Asri (KM Sukamulia),
30. Efan (Kampung Media Lengge Wawo-Bima)
31. Aulia Abdiana

Copyright © Kampung Media. | MoreNews by AF themes.