MATARAM – Apel pagi yang digelar di halaman Kantor Dinas Koperasi UKM Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Kamis (24/12/2025), dipimpin oleh Kepala Bidang Pembinaan UKM, Baiq Yanuarlita Lestari. Dalam arahannya, Baiq Yanuarlita Lestari menyampaikan hasil keikutsertaan jajaran Dinas Koperasi UKM NTB dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Kementerian UMKM. Kegiatan tersebut membahas inisiatif pembentukan holding UKM berbasis sistem klaster yang digagas langsung oleh Menteri UMKM.
Menurutnya, holding UKM ini dibentuk melalui pembagian wilayah ke dalam sepuluh klaster setelah dilakukan proses identifikasi dan inventarisasi. Setiap klaster nantinya akan mendapatkan pendampingan yang berfokus pada penguatan UKM menengah sebagai penggerak utama.
“Fokus utama memang UKM menengah, namun tidak menutup kemungkinan UKM mikro dan kecil ikut bergabung sebagai bagian dari upaya naik kelas,” ujarnya.
Ia menjelaskan, dalam skema holding tersebut akan terdapat satu usaha berskala lebih besar yang dikelola oleh UKM menengah. Sementara itu, UKM mikro dan kecil dapat terlibat melalui pola kemitraan, baik dalam rantai pasok maupun kerja sama dengan usaha besar.
Baiq Yanuarlita mencontohkan bahwa NTB tergabung dalam klaster bersama NTT dan Bali, meskipun fokus sektor usahanya masih dalam tahap pemantapan. Ia menekankan bahwa keberhasilan skema ini sangat bergantung pada kesiapan dan komitmen UKM, terutama dalam menjaga keberlanjutan penyediaan bahan baku.
“Selama ini, tantangan UKM mikro kita adalah konsistensi dan keberlanjutan pasokan. Skema ini diharapkan bisa menjadi solusi dan saat ini sedang kami upayakan untuk diperkenalkan lebih luas kepada UKM di NTB,” jelasnya.
Menutup arahannya, Baiq Yanuarlita juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pegawai serta mengingatkan bahwa hari tersebut merupakan hari kerja terakhir sebelum cuti bersama. Ia pun mengucapkan selamat berlibur dan berharap seluruh pegawai dapat kembali bekerja dalam keadaan sehat. (Tim KM Mataram)
