Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pemberdayaan Masyarakat Desa (KKN PMD) Universitas Mataram (UNRAM) Tahun 2025/2026 mengadakan program penghijauan di Desa Bonder, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah. Program ini tidak hanya berfokus pada pelestarian lingkungan, tetapi juga dikaitkan langsung dengan penguatan konsep Desa Ekonomi Kreatif berbasis potensi lokal.Desa Bonder merupakan salah satu wilayah dengan lahan yang relatif kering dan rentan terhadap penurunan kualitas lingkungan. Melihat kondisi tersebut, mahasiswa KKN PMD UNRAM bersama pemerintah desa dan masyarakat setempat melaksanakan kegiatan penanaman pohon peneduh dan tanaman produktif di sejumlah titik strategis, seperti lapangan, pekarangan warga, dan sepanjang jalan desa.Dosen Pembimbing Kegiatan KKN PMD UNRAM Desa Bonder, Bapak Dr. Agus Dwi Ananto, S.Pd.Si., M.Sc., menjelaskan bahwa penghijauan ini dirancang agar memberikan dampak jangka panjang. “Kami tidak hanya menanam pohon, tetapi memilih jenis tanaman yang memiliki nilai ekonomi dan dapat diolah menjadi produk kreatif oleh masyarakat,” ujarnya.Tanaman seperti tanjung, kelicung, kepundung, duren, bougenville dan kayuputih menjadi bagian dari program penghijauan. Ke depan, tanaman tersebut diharapkan dapat menjadi bahan baku pengembangan usaha mikro dan produk ekonomi kreatif desa, mulai dari olahan pangan sehat, minuman herbal, hingga produk UMKM ramah lingkungan. Pendekatan ini sejalan dengan upaya mahasiswa KKN dalam mendorong Desa Bonder menuju desa ekonomi kreatif yang berkelanjutan, yang dimana lingkungan desa yang semakin hijau diproyeksikan menjadi ruang pendukung bagi aktivitas kreatif dan ekonomi masyarakat.Pemerintah Desa Bonder mengapresiasi peran aktif mahasiswa KKN PMD UNRAM dalam membantu pembangunan desa. Menurut perangkat desa setempat, sinergi antara penghijauan dan ekonomi kreatif merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas lingkungan sekaligus kesejahteraan warga. Program ini juga melibatkan generasi muda desa dalam proses perawatan tanaman. Dengan demikian, nilai edukasi lingkungan dan inovasi ekonomi dapat berjalan beriringan dan berkelanjutan.Integrasi antara penghijauan dan ekonomi kreatif ini menjadi bukti bahwa pembangunan desa tidak harus memilih antara kelestarian lingkungan dan pertumbuhan ekonomi. Dengan perencanaan yang tepat, keduanya dapat berjalan beriringan dan saling menguatkan. Program yang digagas mahasiswa KKN PMD UNRAM 2025/2026 tersebut diharapkan menjadi pemantik bagi keberlanjutan Desa Bonder sebagai desa hijau yang kreatif, mandiri, dan berdaya saing.
