MATARAM – Podcast PLUT KUMKM NTB kembali menghadirkan tayangan inspiratif yang menyita perhatian publik. Kali ini, PLUT KUMKM NTB menghadirkan tiga narasumber muda berprestasi yang masih duduk di bangku sekolah, namun telah berhasil menorehkan prestasi luar biasa di tingkat nasional maupun internasional. Selasa (15/6/2026)
Kehadiran para pelajar inspiratif tersebut dibagi dalam dua sesi dialog, yang mengangkat semangat generasi muda NTB untuk terus berprestasi, berani bermimpi besar, dan siap bersaing di kancah global.
Pada sesi pertama, podcast mengusung tema “Generasi NTB Go Global” dengan menghadirkan I Gede Pasek Moreno Punar, siswa SMPN 6 Mataram yang dipercaya menjadi Delegasi Indonesia pada Global Youth Development Model United Nations (GYDMUN) 2026 yang akan digelar di Kuala Lumpur, Malaysia, pada Juli 2026. Dalam dialog yang dipandu oleh Safira Putri, Moreno berbagi pengalaman, motivasi, serta persiapannya mewakili Indonesia di forum internasional.
Sementara itu, sesi kedua mengangkat tema “Muda Berprestasi, Siap Menginspirasi” yang dipandu oleh Santi Meitasari. Pada sesi ini hadir dua narasumber muda yang telah mengharumkan nama NTB melalui bidang akademik dan olahraga.
Narasumber pertama adalah Lunetta Aisyanara Ghaniyyah Shanum, peraih Gold Award pada Hong Kong International Computation Olympiad (HKICO) 2026. Prestasi gemilang yang diraihnya menjadi bukti bahwa pelajar NTB mampu bersaing dan meraih pengakuan di tingkat internasional.
Sedangkan narasumber kedua, Gede Satria Nardha, merupakan atlet renang berbakat yang berhasil menorehkan prestasi pada Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Nusa Tenggara Barat XII Tahun 2026. Dalam kesempatan tersebut, ia berbagi kisah perjuangan, disiplin latihan, dan semangat pantang menyerah dalam meraih prestasi di dunia olahraga.
Melalui podcast ini, PLUT KUMKM NTB berharap semakin banyak generasi muda yang termotivasi untuk mengembangkan potensi diri, berani mengambil peluang, serta terus berkarya demi mengharumkan nama daerah dan bangsa.
Kehadiran tiga pelajar berprestasi tersebut menjadi bukti nyata bahwa NTB tidak pernah kehabisan talenta muda unggul. Dari ruang kelas hingga panggung dunia, mereka menunjukkan bahwa usia muda bukanlah penghalang untuk mencetak prestasi dan menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya. (Tim KM Mataram)
