Foto SDM Pendamping Desa Berdaya
Lombok Tengah, NTB – Sopian, S.Sos, seorang pendamping Desa Berdaya Transformatif, baru saja menyelesaikan Bimbingan Teknis (BIMTEK) yang diadakan oleh Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). BIMTEK ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pendamping desa dalam melaksanakan program Desa Berdaya Transformatif, yang fokus pada pengentasan kemiskinan ekstrem di desa-desa NTB.
Sopian, yang bertugas di Desa Mangkung, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah, merasa sangat terinspirasi setelah mengikuti BIMTEK tersebut. “Saya merasa sangat percaya diri untuk menjalankan program ini di desa dampingan saya. Kami akan fokus bersama tim pada pengembangan potensi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Program Desa Berdaya Transformatif sendiri merupakan program unggulan Pemerintah Provinsi NTB yang bertujuan untuk mengentaskan kemiskinan ekstrem di desa-desa NTB. Program ini melibatkan 121 pendamping desa yang tersebar di 5 kabupaten dan kota di pulau Lombok, termasuk Desa Mangkung.
Pendekatan Holistik
Pendekatan program ini sangat holistik, mencakup aspek sosiologis, psikologis, dan finansial. Pendamping desa akan bekerja sama dengan masyarakat untuk mengidentifikasi potensi lokal dan mengembangkan usaha yang dapat meningkatkan pendapatan mereka.
Sopian menjelaskan bahwa program ini akan fokus pada pengembangan pertanian, peternakan, dan kerajinan lokal. “Kami juga akan membantu masyarakat dalam mengakses pasar dan meningkatkan kualitas produk mereka,” tambahnya.
Dampak yang Signifikan
Program Desa Berdaya Transformatif diharapkan dapat memberikan dampak yang signifikan dalam mengurangi angka kemiskinan ekstrem di NTB. Dengan pendekatan yang tepat dan pendampingan yang intensif, masyarakat desa dapat meningkatkan kesejahteraan mereka dan mencapai kemandirian ekonomi.
Sopian juga membaca Pusat Statistik (BPS) NTB, menyatakan bahwa angka kemiskinan ekstrem di NTB saat ini berada di level 2,04 persen. “Kami berharap program ini dapat membantu menurunkan angka kemiskinan ekstrem di NTB,” ujarnya
Dengan komitmen dan kerja sama yang kuat, program Desa Berdaya Transformatif dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengentaskan kemiskinan ekstrem dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
