LOMBOK TIMUR – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI resmi menyalurkan bantuan pemberdayaan senilai Rp 941 juta bagi kelompok tani di Desa Gunung Malang, Kecamatan Pringgabaya, Lombok Timur. Bantuan tersebut diserahkan langsung secara simbolis oleh Ketua Baznas RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc, bertepatan dengan momentum Panen Raya Lumbung Pangan pada Kamis, (23/4/2026).
Dalam sambutannya, Dr. Sodik Mudjahid menekankan bahwa dukungan ini merupakan bentuk sinergi antara Baznas dan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur untuk mengangkat kesejahteraan petani melalui pengelolaan potensi alam yang optimal.
Beliau menyoroti pentingnya adopsi manajemen pertanian yang modern, berkaca pada kesuksesan negara seperti Thailand dalam menguasai pasar pangan global.
“Potensi pangan di sini sangat besar. Fokus utama kita sekarang adalah perbaikan manajemen pasca-panen agar nilai ekonomi produk meningkat, sehingga kesejahteraan petani pun ikut terangkat,” ujar Dr. Sodik.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga ketahanan tiga aset vital bagi masa depan, yakni pangan, air, dan energi.
Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, menyambut baik bantuan tersebut dan menegaskan bahwa sektor pertanian tetap menjadi penyumbang terbesar terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) daerah.
Saat ini, Lombok Timur memiliki 45.000 hektar lahan sawah. 113.000 hektar lahan kering yang tersebar di 5 kecamatan.
Bupati juga memuji ketangguhan petani lokal dalam menyiasati keterbatasan air, seperti penggunaan embung di wilayah selatan serta pemanfaatan sumur bor di wilayah utara untuk musim tanam kedua.
Selain komoditas jagung varietas ADV Jago yang dipanen pada acara tersebut, sektor tembakau juga menjadi primadona di Lombok Timur dengan kontribusi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) mencapai Rp 50 miliar.
Pemerintah berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan teknis, mulai dari metode penanaman hingga perlindungan hama, guna memastikan para petani yang mengelola lahan terbatas sekalipun tetap bisa mendapatkan penghidupan yang layak.
