Skip to content
Kampung Media
Kampung Media

Kampung Media

penghargaan-kampung-media
Primary Menu
  • Artikel/Opini

Di Balik Seremonial ASN: Komitmen, Ketimpangan, dan Luka Pengabdian

adminkampung December 26, 2025 3 minutes read
07bd57a4-b60d-411d-a58e-2f2aa6d4fb6e

Selasa (23/12) pagi kemarin, sembilan ribuan orang ber batik biru korps pegawai republik indonesia memenuhi lapangan bumi gora kantor gubernur.

wajah wajah gembira karena akhirnya menjadi aparat sipil negara dengan nomor induk pegawai resmi. meskipun teman sekerja harus rela dirumahkan bersama ratusan lainnya.

tersingkir karena aturan.

momen itu tetap layak dirayakan untuk mensyukuri apa yang sudah terjadi selama beberapa bulan belakangan karena pola penataan yang amburadul. bukan pula semata soal nasib karena buruknya regulasi dan perilaku birokrasi yang tak siap menghadapi kenyataannya sendiri.

bagi pemerintah, inilah jalan keluar terbaik. tapi mungkin bagi pak mudahir yang sudah mengabdi 32 tahun dan pensiun dengan jeda sesaat setelah menerima SK ASN atau mereka yang telah mengabdi puluhan tahun dan “terpaksa” menerima status paruh waktu, komitmen yang diminta gubernur terdengar seperti kalimat motivator di pelatihan rekrutmen baru barisan sales di perusahaan kosmetik murahan.

dengan tambahan kalimat pula, kalau mereka adalah tulang punggung pelayanan publik karena melampaui jumlah pegawai negeri sipil.

sebab faktanya, kalimat komitmen lebih penting dari kualitas yang disuarakan gubernur, lebih ditagihkan pada para pengelola manajemen perangkat daerah dan para penyusun strategi itu yang kabarnya memang sedang dikerjakan agar tahun kedua mendatang tak berantakan karena komitmen pribadi apalagi “kelompok” yang dominan menggerogoti kontrak kerja lima tahun itu.

ya. mereka memang seangkatan kerja dengan gubernur sendiri. ada yang lima tahun bahkan hanya setahun kontrak kerja.

jadi, hanya ada pilihan, sejahterakan mereka yang terlanjur dianggap dan dinilai sebagai pekerja kontrak dan menegakkan disiplin lebih ketat di level lebih tinggi bagi mereka yang korup atau cawe cawe anggaran.
pejabat yang saban hari bekerja dengan mode waspada. bertahan pada dinamika yang mengancam karir dan pendapatan pribadi.

bersamaan dengan itu, penataan birokrasi dengan filosofi meritokrasi sudah mulai dijalankan. pemerintah provinsi sudah mengantongi perda sotk (sistem organisasi dan tata kerja) baru. sudah pula melakukan pemetaan dan penjaringan pejabat.
pada dimensi politik, perwakilan rakyat mendapat musibah dengan kasus korupsi dana pokir yang belum pasti akhir ceritanya apakah akan memengaruhi jalannya pemerintahan nanti. yang jelas, komitmen untuk membangun daerah ini akan diuji lebih berat dengan segenap rencana dan proyeksi di antara himpitan status wakil pemerintah pusat dan pengelolaan kebutuhan sendiri. sederhananya, apakah keinginan mengentaskan kemiskinan, stunting dan pariwisata mendunia itu bisa diterjemahkan baik dengan inovasi kegiatan oleh perangkat daerah?

atau setidaknya sanggup menggerakkan semua orang sampai ke level pengantar surat atau pengatur sound system di kantor kantor tak harus menunggu APBD Perubahan untuk sekadar membeli seutas kabel mikrofon yang sudah getas.

komitmen itu bukan mengabdi tanpa nilai. tapi bersedia berjuang bersama untuk kebenaran dan kebaikan orang lain. (Tim KM JM)

About the Author

adminkampung

Administrator

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: 800 Guru Madrasah Non-ASN di Lotim Terima Insentif
Next: Komunikasi yang Gagal: Dari Corporate Journalism hingga Masturbasi Birokrasi

Berita Terkait

IMG-20260122-WA0243
3 minutes read
  • Artikel/Opini

KAMMI LOTIM Mengecam Keras Tindakan Represifitas dan Mendesak POLDA NTB untuk Mengevaluasi KAPOLRES LOTIM

Lalu Rosmawan January 22, 2026 0
IMG-20260117-WA0197
3 minutes read
  • Artikel/Opini
  • Pendidikan

Mahasiswa KKN Desa Lelong Gelar Posyandu Ternak, Dorong Ekonomi Hijau di Desa Lelong

Lalu Rosmawan January 17, 2026 0
IMG-20260113-WA0030
2 minutes read
  • Artikel/Opini

Dorong Pertanian Berkelanjutan, Mahasiswa KKN UNRAM Sosialisasi Pupuk Cair dan Pestisida Nabati di Teniga

Lalu Rosmawan January 13, 2026 0

Baca juga

ntb
4 minutes read
  • Ekonomi

Teknologi Adalah Kunci Jadikan NTB Lumbung Pangan Dunia Kembali

adminkampung February 10, 2026 0
kukuh
2 minutes read
  • Pemerintahan

Pengukuhan Kepala BPKP NTB, Gubernur Ingin Tata Kelola Pemerintahan Semakin Baik

adminkampung February 10, 2026 0
gub
2 minutes read
  • Pemerintahan

Terima Audiensi PW NWDI NTB, Gubernur NTB Ajak Perkuat Kolaborasi Sukseskan Program NTB Makmur Mendunia

adminkampung February 10, 2026 0
WhatsApp Image 2026-02-10 at 17.48.58
2 minutes read
  • Peristiwa

Tim SAR Gabungan Temukan Lansia yang Hilang di Hutan Jeringo dalam Keadaan Selamat

adminkampung February 10, 2026 0

SEKRETARIAT

Jl.Banda Sraya Gg.sakura No.5 Pondok Indah Kel.Pagutan Barat Kota Mataram
Nomor Kontak: 089637675034
Email: kampungmedia2008@gmail.com

Konsultan Media: Lombok Inisiatif – Akta Notaris Nomor 135 tanggal 14 Maret 2015.
Alamat: Jalan Bhanda Sraya 23 Griya Pagutan Indah Mataram.

REDAKSI
Publisher VIP (Visual Informasi & Publikasi) PRODUCTION & Lombok Kreatif.

Chief Executive Officer:
Asrobi Abdihi
Chief of Content:
Fakhrul Azhim
Manager Operations / Editor in Chief : Afifudin
Sekretaris Redaksi: Neneng Pebriana

TIM REDAKSI
Kepala Kampung / Pemred :
Asrobi Abdihi
Redaktur Pelaksana :
Fakhrul Azhim
Editor Senior : Ncep
Editor: Abdi, Achim Nadfia,
Reporter: Muhammad Safwan, Jumaili, Ncep

DEWAN PAKAR
Suaeb Qury, S.H.I.

KONTRIBUTOR
1. Muhammad Safwan (Kota Mataram)
2. Jumaili (Lombok Tengah)
3. Hasan Karing ( KM Brang Ene Sumbawa)
4. Adi Pradana (Kab.Bima)
5. Opick Manggelewa. KM Manggelewa (Dompu)
6. Joko KM Panto daeng Sumbawa
7. Ryan KM Gempar Bima
8. Faidin (KM kempo) Dompu
9. Alimuddin (KM Maluk) KSB
10. Randal Patisamba (KM Rampak Nulang)
11. Ibrahim Arifin (KM Rensing Bat) Lotim
12. Yakub (KM SasakTulen) Lobar
13. Alamsyah (KM Tembe Nggoli) Bima
14. M. Hariyadin (KM. Sarei Ndai Kota Bima
15. Andre Kurniawan (KM.Masbagik) Lotim
16. Ali Nurdin (KM. Taliwang) Sumbawa
17. Hajrul Azmi ( KM. Sajang Bawak Nao ) Loteng
18. Desa Wisata Masmas Loteng
19. Abdul Satar Lobar
20. Nurrosyidah Yusuf
21. Masyhuri (sambang kampung),
22. Joko Pitoyo,
23. Asep KM Lobar,
24. Abu Ikbal,
25. Romo.
26. Alin
27. Tawa,
28. Andi Mulyan Mataram,
29. Asri (KM Sukamulia),
30. Efan (Kampung Media Lengge Wawo-Bima)
31. Aulia Abdiana

Copyright © Kampung Media. | MoreNews by AF themes.