Dekopinwil NTB melakukan audiensi dengan Kepala Dinas Koperasi UKM NTB, H. Wirawan, Selasa (12/05/2026), guna membahas telah terbentuknya kelompok kerja (tim kecil) sebagai pelaksana kegiatan peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 sekaligus penyusunan program kerja Dekopinwil NTB periode 2025–2030.
Audiensi yang berlangsung di ruang rapat Kepala Dinas tersebut menjadi langkah awal memperkuat sinergi dan kolaborasi antara Dekopinwil NTB dengan Dinas Koperasi UKM NTB dalam pengembangan koperasi dan KSP di daerah.
Wakil Ketua Dekopinwil NTB, Bambang Permadi, mengatakan pertemuan tersebut bertujuan untuk memastikan adanya penguatan kerja sama antara kedua lembaga agar program pembinaan koperasi dapat berjalan lebih terpadu dan saling melengkapi.
“Melalui audiensi ini kami ingin memastikan sinergi dan kolaborasi kinerja antara Dekopinwil dan Dinas Koperasi semakin kuat, sehingga pembinaan dan pengembangan koperasi maupun KSP bisa lebih baik dan memiliki akselerasi yang lebih maksimal,” ujarnya.
Menurut Bambang, salah satu agenda utama yang dibahas adalah penyusunan program kerja Dekopinwil NTB yang membutuhkan dukungan data dan integrasi program bersama Dinas Koperasi.
Ia menjelaskan, salah satu kesepakatan awal yang dibangun yakni pengembangan sistem data koperasi berbasis digital dan online. Selama ini, data koperasi masih bersifat manual sehingga dinilai perlu dilakukan modernisasi agar lebih efektif dan mudah diakses.
“Ke depan kami ingin membangun sistem data yang lebih baik, dari manual menjadi digital dan online, sehingga bisa mendukung program kerja secara lebih terintegrasi,” katanya.
Selain itu, Dekopinwil NTB bersama Dinas Koperasi juga mulai menyiapkan kepanitiaan bersama untuk peringatan Hari Koperasi yang akan digelar pada Juli 2026 mendatang.
“Sinergi ini akan mulai kita kuatkan melalui momentum Hari Koperasi,” tambah Bambang.
Dalam kesempatan tersebut, Bambang juga menegaskan peran Dekopin dalam mendukung program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Desa Berdaya yang menjadi salah satu program unggulan pemerintah daerah di bidang koperasi.
Ia menyebutkan, sesuai fungsi utama Dekopin sebagai lembaga edukasi, advokasi, dan fasilitasi, pihaknya akan terlibat dalam penguatan kelembagaan koperasi, peningkatan kapasitas SDM, hingga fasilitasi jejaring bisnis antar koperasi.
“Dekopin akan menguatkan KDMP melalui pelatihan, edukasi, penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas SDM, serta memfasilitasi koneksi bisnis dengan koperasi yang sudah eksisting maupun entitas usaha lainnya,” jelasnya.
Ia menambahkan, program Desa Berdaya juga akan menjadi wadah kolaborasi untuk memperkuat ekosistem koperasi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat desa di NTB.
Audiensi tersebut turut dihadiri Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM NTB Baiq Ayu Juita Mayasari, Kabid FPSP Rahmi Fahrunnisa, Kabid Pembinaan UKM Baiq Yanuarlita Lestari, Kepala UPTD Balatkop UKM NTB Ricka Maharani, Fungsional Pengawas Koperasi Ahli Pertama Safira Dwi Tyas Putri,KTU UPTD Balatkop Aunur Rofiq serta jajaran pengurus Dekopinwil NTB. (Tim KM Mataram)
