Skip to content
Kampung Media
Kampung Media

Kampung Media

penghargaan-kampung-media
Primary Menu
  • Ekonomi

Miq Iqbal Apresiasi Investor Korea Selatan Kembangkan Kebun Kopi Seluas 470 Hektare dan Bangun Sekolah Akademi Kopi Internasional di NTB

adminkampung May 6, 2025 2 minutes read

Mataram – PT. Cafe Moly International perusahaan yang berpusat di Pohang Gyeongbuk, Korea Selatan pada tahun 2023 silam, memiliki 2 project di Provinsi Nusa Tenggata Barat (NTB) yaitu membangun perkebunan kopi robusta di pulau Lombok dan mendirikan sekolah akademi kopi internasional Global Advance Academy Program (GACP) di Provinsi NTB.

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, berharap dengan pertemuan Ho Sang Lee yang merupakan Vice President Korea Coffee Association terkemuka di Korea ini dapat menjadi sebuah peluang besar bagi Provinsi NTB dalam mengembangkan sumber daya masyarakat terkait kopi, baik komoditinya, budidayanya bahkan hingga proses produksinya, Selasa (06/05/2025).

“Semoga dengan adanya project ini diharapkan mampu memberikan peningkatan sumber daya manusia di NTB agar dapat berdaya saing di kanca Nasional maupun Internasional”, ungkap miq Iqbal.

Dengan adanya Sekolah Kopi Internasional GACP ini, dapat meningkatkan pengetahuan warga NTB tentang seluk beluk kopi mulai dari budidayanya, proses produksinya dan potensi bisnisnya.

Sebagai salah satu negara konsumen kopi terbesar di dunia. Korea mengimpor 2.000 ton kopi setiap tahunnya dan Indonesia menyumbang sekitar 5{066c5e27c046ccad1da8686acefeb533f867f6b66191ea97f3a9b5263a020c41} dari kopi tersebut.

“Banyak barista Korea yang menyukai kopi Indonesia yang dikenal dengan cita rasa kopi yang memiliki ciri khas. Kami sangat berharap pertukaran antara produksi kopi di Lombok dapat menjadi hal yang istimewa bagi kita bersama”, tuturnya Lee.

Saat ini PT. Cafe Moly International memiliki kebun kopi di beberapa tempat yang berada di Lombok yaitu di Mareje Lombok Barat 4 hektare, Rempek Lombok Utara 4 hektare dan saat ini sedang mengurus perizinan di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) lahan hutan milik Kementerian Kehutanan di Sembalun Lombok Timur seluas 470 hektare.

Targetnya, tahun ini kebun kopi ini sudah dapat dikerjakan dan rencananya kawasan kebun kopi ini akan dijadikan sentral penghasil kopi. Sembalun, dengan kondisi geografis dan iklimnya yang dingin, memiliki potensi yang sangat besar untuk pengembangan kopi Robusta di Pulau Lombok.

About the Author

adminkampung

Administrator

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: Hebat! Event Internasional Hadir Beruntun, Kini Event RINJANI 100, Gubernur NTB Miq Iqbal: Ini Bukan Sekedar Event Sport Tetapi Juga Event Pariwisata
Next: Gerak Cepat Menuju Swasembada Pangan, Pemprov NTB Dorong Percepatan Penanganan Masalah Sumber Titik Air

Berita Terkait

605120458_2039127786875618_8351501827386875992_n
2 minutes read
  • Ekonomi

Rakor Koperasi Desa Merah Putih NTB, Kendala Lahan Jadi Tantangan Utama Pembangunan Gerai

adminkampung December 30, 2025 0
2 minutes read
  • Ekonomi

Puluhan Ribu KPM di Lombok Timur Belum Terima BLTS, Sebagian Dibatalkan

Ibra_kmrb December 25, 2025 0
2 minutes read
  • Ekonomi

Kabid Pembinaan UKM Sosialisasikan Skema Holding UKM Berbasis Klaster

adminkampung December 24, 2025 0

Baca juga

WhatsApp Image 2026-01-03 at 14.50.00
3 minutes read
  • Sosial Keagamaan

Wakil Walikota Bima Jadi Inspektur Upacara HAB ke- 80 Kemenag RI Tingkat Kota Bima Tahun 2026

Nurrosyidah Yusuf January 3, 2026 0
Foto di posko KKN UNRAM
2 minutes read
  • Artikel/Opini

Pendamping Desa Berdaya Transformatif Tunjukan Komitmen Bersama KKN UNRAM

M Yakub January 2, 2026 0
gambar1_20251231_141453_0000
2 minutes read
  • Pemerintahan

Percepat Ekonomi Desa, Pemkab Lotim Dorong Pemanfaatan Tanah Pecatu untuk Gerai KDMP

Ibra_kmrb December 31, 2025 0
605120458_2039127786875618_8351501827386875992_n
2 minutes read
  • Ekonomi

Rakor Koperasi Desa Merah Putih NTB, Kendala Lahan Jadi Tantangan Utama Pembangunan Gerai

adminkampung December 30, 2025 0
Copyright © Kampung Media. | MoreNews by AF themes.