Mataram — Peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW yang digelar di Musholla Al Islah, Pondok Indah Pagutan Barat, Kota Mataram, berlangsung khidmat, Sabtu malam (malam Ahad). Ratusan jamaah tampak memadati musholla untuk mengikuti rangkaian acara peringatan hari besar Islam tersebut. Sabtu (17/1/2026)
Ketua Takmir Musholla Al Islah, H. Muhtadi Hairi, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan Isra Miraj yang bertepatan dengan 29 Rajab 1447 Hijriah. Ia juga mengungkapkan terima kasih kepada seluruh jamaah yang selama ini aktif memakmurkan musholla.
“Alhamdulillah, Musholla Al Islah selalu berupaya melaksanakan kegiatan pada setiap peringatan hari besar Islam. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh jamaah serta ibu-ibu yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan malam ini. Semoga menjadi amal jariah bagi kita semua,” ujarnya.
H. Muhtadi juga mengingatkan jamaah bahwa bulan suci Ramadan tinggal sekitar satu bulan lagi. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh jamaah untuk mempersiapkan diri secara spiritual melalui peningkatan ibadah dan pemahaman keagamaan.
Peringatan Isra Miraj tersebut diisi dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Ustaz Muzakir Khalil, M.H.I. Dalam tausiyahnya, ia menjelaskan makna Isra dan Miraj sebagai perjalanan luar biasa Rasulullah SAW yang sepenuhnya terjadi atas kehendak dan kekuasaan Allah SWT.
“Peristiwa Isra Miraj tidak mungkin terjadi tanpa campur tangan Allah. Rasulullah disebut sebagai hamba Allah, menegaskan posisi beliau sebagai utusan, bukan Tuhan,” jelas Ustaz Muzakir.
Ia juga menyinggung konsep moderasi beragama atau wasathiyah dalam Islam, yakni sikap umat Islam yang berada di tengah, tidak berlebihan dan tidak pula mengurangi ajaran agama. Menurutnya, Islam berada di antara sikap kaum Yahudi yang merendahkan para nabi dan kaum Nasrani yang mengangkat nabi sebagai Tuhan.
Melalui peringatan Isra Miraj ini, jamaah diharapkan dapat mengambil hikmah untuk memperkuat keimanan serta mempersiapkan diri menyambut bulan suci Ramadan dengan lebih baik. (Tim KM Mataram)
