Mataram – PLUT Koperasi dan UMKM Nusa Tenggara Barat (NTB) berhasil menembus empat besar dalam ajang Summit PLUT 2026 atau PLUT Award 2026. Capaian ini menjadi modal penting bagi NTB untuk melangkah ke tahap berikutnya dan bersaing memperebutkan posisi tiga besar PLUT terbaik nasional.
Kepala Dinas Koperasi UKM Provinsi NTB, Wirawan menyampaikan, pencapaian tidak terlepas dari dukungan Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal dan Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri. Terutama dalam pengembangan UMKM di Provinsi NTB.
“Pencapaian ini merupakan bukti nyata dukungan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, terhadap pengembangan UMKM di Provinsi NTB. Tentunya ini juga tidak terlepas dari dukungan berbagai stakeholder,” ujar Wirawan kepada NTBSatu, Selasa, 3 November 2026.
Dalam persaingan menuju tiga besar, PLUT KUMKM NTB akan bersaing dengan PLUT Daerah Istimewa Yogyakarta, PLUT Jawa Tengah, dan PLUT Sulawesi Selatan. Persaingan ini menjadi tantangan sekaligus kesempatan bagi NTB untuk menunjukkan kualitas pengelolaan kelembagaan dan pelayanan pendampingan UMKM di tingkat nasional.
Summit PLUT 2026 yang diselenggarakan Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) RI mengusung tema “Local Growth, Lasting Impact”.
Ajang ini menjadi instrumen evaluasi sekaligus apresiasi terhadap kinerja PLUT di seluruh Indonesia, terutama dalam membangun ekosistem layanan dan pendampingan UMKM yang berkualitas, inovatif, dan memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan usaha.
Wirawan mengatakan, keberhasilan PLUT KUMKM NTB menembus empat besar merupakan hasil dari upaya penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pengembangan layanan pendampingan bagi pelaku UMKM.
“Capaian ini sekaligus menjadi dorongan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan agar PLUT semakin berperan dalam mendorong UMKM NTB tumbuh, berkembang, dan naik kelas,” ujarnya.
Menghadapi tahapan seleksi berikutnya, Bidang Pembinaan UKM bersama seluruh tim pendamping PLUT NTB telah melakukan koordinasi intensif untuk mematangkan persiapan. Fokusnya adalah memastikan seluruh kinerja dan capaian PLUT dapat ditampilkan secara terukur, didukung data yang akurat, serta dilengkapi bukti pendukung yang dapat dipertanggungjawabkan.
Beberapa aspek utama yang menjadi perhatian meliputi kualitas gedung dan sarana prasarana, dukungan pemerintah daerah, penguatan kelembagaan, kapasitas pengelola dan konsultan pendamping, serta kualitas dan jangkauan pelayanan kepada pelaku UMKM.
Koordinasi tersebut dilanjutkan dengan rapat internal para pendamping untuk menyusun langkah kerja, membagi tanggung jawab, dan memastikan seluruh kebutuhan penilaian dipersiapkan secara optimal.
Perjuangan Menuju Tiga Besar Nasional Tahapan Summit PLUT 2026 selanjutnya mencakup penjaringan 10 PLUT terbaik, kemudian pelaksanaan PLUT Challenge untuk menentukan tiga PLUT terbaik. Para finalis selanjutnya akan mengikuti penjurian dan wawancara akhir.
Berdasarkan jadwal yang telah diinformasikan, penjurian dan wawancara direncanakan berlangsung pada 16–25 November 2026, sementara pengumuman PLUT terbaik nasional dijadwalkan pada 26 November 2026.
Bagi PLUT KUMKM NTB, target berikutnya bukan sekadar mempertahankan capaian, tetapi membuktikan bahwa layanan pendampingan UMKM di NTB memiliki kapasitas, inovasi, dan kualitas untuk bersaing di tingkat nasional.
Lebih dari sekadar mengejar penghargaan, kompetisi ini harus menjadi momentum untuk memperkuat kualitas layanan. Sebab, keberhasilan PLUT pada akhirnya tidak hanya diukur dari prestasi kelembagaan, tetapi juga dari sejauh mana kehadirannya mampu membantu pelaku UMKM meningkatkan kapasitas, memperluas pasar, mengembangkan kemitraan, dan meningkatkan skala usahanya.
Dengan semangat kolaborasi dan kerja nyata, PLUT KUMKM NTB optimistis dapat melewati tahapan seleksi berikutnya dan membawa nama Nusa Tenggara Barat ke jajaran PLUT terbaik nasional. (Tim PPID Diskop UKM NTB)
