Skip to content
Kampung Media
Kampung Media

Kampung Media

penghargaan-kampung-media
Primary Menu
  • Budaya

Siapa Dia Tuan Guru Haji Lopan?!

adminkampung January 26, 2026 4 minutes read
tgh lopan

πŠπšπ›πšπ« πŠπšπžπ‹πžπ¬-TGH Lalu Muhammad Sholeh atau yang dikenal dengan panggilan Tuan Guru Lopan atau Datok Lopan, adalah salah seorang ulama yang sangat populer di kalangan masyarakat Sasak. Di masa hidupnya, ia terkenal dengan kekaromahan dan metode dakwahnya yang khas.

Memiliki nama kecil Lalu Durma lahir di Lopan Lombok Tengah, 1238 Hijriah atau 1819 Masehi. Ayahnya bernama Lalu Adis alias Mamiq Gurnita dan ibunya Baiq Pon (Putri Raden Purwana-Praya).

Datok Lopan menunaikan ibadah haji dalam usia 20 tahun melalui Labuhan Haji, Lombok Timur. Selama di Mekkah beliau berguru kepada ulama Mekkah asal Kelayu, Lombok Timur, beliau juga berguru pada Syaikh Musthafa al-Afifi.

Sekembalinya dari Makkah tahun 1258 Hijriah atau 1839 Masehi, Datok Lopan aktif menyebarkan Islam kepada masyarakat Sasak yang mayoritasnya menganut paham “Islam Wetu Telu”. Metode dakwahnya adalah “jemput Bola” dari rumah ke rumah, dari kampung ke kampung juga memasuki pasar-pasar rakyat.

Tuan Guru Lopan menjadi ulama yang berwibawa dan kharismatik. Seorang wali yang diberikan karamah oleh Allah sebagai orang yang dekat-Nya. Kekeramahannya disaksikan oleh para pengikut dan murid-murid yang setia mendampinginya.

1. Kewalian dan Karamah

TGH. Lalu Muhammad Saleh Lopan, adalah seorang ‘alim allāmah, ‘arif billah yang menghidmatkan ilmunya untuk membela agama-Nya (al-dΔ«n al-islām). Ia mendapatkan perlindungan dan kemulian (karāmah) dari Allah, karena kenyakinannya yang kokoh pada janji Allah.

Dalam buku para Aulia dan Pejuang Islam Lombok yang ditulis oleh TGH Lalu Ibrahim M Thoyyib diterbitkan Tunas Ilmu Jakarta diceritakan suatu hari Datok Lopan diundang masyarakat Gili Air Lombok Utara Untuk Perayaan Isro Mi’raj.

Saat tiba di pantai tidak ada sampan yang akan mengantar Datok Lopan dan muridnya yang bernama Amaq Darmatif menuju Gili Air. Tuan Guru Lopan kemudian menyurug Amaq Darmatif untuk membuka ‘Bebet’ atau kain yang digunakan dipinggang muridnya itu.

Bebet atau kain itu kemudian dibentangkan diatas air dan seketika bebet itu meluncur hingga mendarat di tepi pantai yang tidak terlihat orang di Gili Air. Anehnya saat tiba di Gili Air, bebet itu tidak basah sedikit pun

2. Akhlaq Datoq Lopan pada Binatang

Dalam berbagai literatur disebutkan, selain berjasa besar menyebarkan Islam di Nusantara terutama di Pulau Lombok, ulama ini masyhur akhlaknya yang luar biasa, tidak hanya kepada manusia tetapi juga kepada binatang.

Almagfurlah TGH. Ibrohim Toyyib dalam bukunya Manakibul Auliya’ menuturkan sejumlah kemuliaan akhlaq yang dimiliki Datoq Lopan kepada binatang.

Diceritakan, apabila beliau melihat ayam-ayam dikampung tidak dapat makan, maka beliau tidak segan-segan membuka lumbungnya dan beliau biarkan ayam-ayam itu makan gabah sepuas-puasnya.

Kisah lain, suatu ketika beliau dan para pengiringnya melintasi sungai. Tiba-tiba beliau berhenti karena melihat iring-iringan semut yang tidak bisa menyeberangi sungai karena airnya yang begitu deras.

Dengan sikap kasih-sayang, serta-merta beliau mengambil sejumlah ranting pohon dan menyusunnya di depan kawanan semut itu untuk membantunya lewat hingga seberang sungai. Jembatan disungai tersebut hinggi sekarang dijuluk Jembatan Teres.

Tak hanya itu, suatu ketika beliau baru saja pulang ngamari (Berdakwah) dari Lingkok Lime Batukliang. Rupanya, terdapat semut yang hinggap di bajunya. Dengan belas kasih iapun mengambil semut itu lalu kembali ke Lingkok Lime mengantarkannya kembali supaya bisa bekumpul dengan kawanannya.

Kasih sayang Datok Lopan kepada binatang termasuk salah satu keistimewaannya atau karomah kewaliannya. Hal demikian juga banyak kita temui dalam kisah-kisah para aulia. Sebab, tidak hanya hubungan dengan Allah (Hablun Minallah) yang dijaga, tetapi juga Hubungan dengan sesama manusia (Hablun Minannas) dan juga Hubungannya dengan alam (Hablum Minal Alam).

3. Tuang Guru Lopan Wafat

Tuan Guru Lopan meninggal dunia tahun 1361 Hijriah atau 1942 Masehi dalam usia 123 tahun. Makam Tuan Guru Lopan berada di atas bukit di Dusun Ketak Desa Monggas Kecamatan Kopang Lombok Tengah.

Setiap waktu, makam Tuan Guru Lopan selalu ramai didatangi peziarah. Peziarah yang datang ke Makam Ketak ini tidak hanya dari Pulau Lombok saja. Melainkan juga datang dari luar pulau Lombok. (KK). https://www.facebook.com/photo/?fbid=122235241712060212&set=pb.61551806368919.-2207520000

About the Author

adminkampung

Administrator

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: TGH Najmuddin Makmun Praya Lombok Tengah Dari Pulau Seribu Masjid
Next: Wagub NTB Lantik 26 Kepala Sekolah SMA SMK, Tekankan Integritas dan Peningkatan Mutu Pendidikan

Berita Terkait

mukmin
6 minutes read
  • Budaya

TGH Najmuddin Makmun Praya Lombok Tengah Dari Pulau Seribu Masjid

adminkampung January 26, 2026 0
1 minute read
  • Budaya

FTI Disambut Positif Sebagai Warisan Budaya Kontemporer

adminkampung December 10, 2025 0
2 minutes read
  • Budaya

MAS Anugerahkan Gelar Manggala Bhumi Sasak kepada Gubernur NTB

adminkampung December 10, 2025 0

Baca juga

IMG-20260127-WA0033
1 minute read
  • Indeks

keracunan Massal diduga Karena Kelalaian Pengelola SPPG

Lalu Rosmawan January 28, 2026 0
IMG-20260127-WA0064
2 minutes read
  • Indeks
  • Pendidikan

Fenomena Child Grooming jadi Perhatian, Mahasiswa KKN Unram gelar Sosialisasi Sex Education dengan tema Kenali tubuhmu, jaga dirimu

Lalu Rosmawan January 27, 2026 0
gub
4 minutes read
  • Kesehatan

Stunting NTB 13,39% di Bawah Nasional, Iqbal: Ini Kerja Bersama Kab/Kota

adminkampung January 26, 2026 0
x1769417783_1000257294.jpg.pagespeed.ic.doZczQLbcQ
2 minutes read
  • Teknologi

Wagub NTB: Penayangan Piala Dunia 2026 di TVRI Jadi Kebanggaan Masyarakat Indonesia

adminkampung January 26, 2026 0

SEKRETARIAT

Jl.Banda Sraya Gg.sakura No.5 Pondok Indah Kel.Pagutan Barat Kota Mataram
Nomor Kontak: 089637675034
Email: kampungmedia2008@gmail.com

Konsultan Media: Lombok Inisiatif – Akta Notaris Nomor 135 tanggal 14 Maret 2015.
Alamat: Jalan Bhanda Sraya 23 Griya Pagutan Indah Mataram.

REDAKSI
Publisher VIP (Visual Informasi & Publikasi) PRODUCTION & Lombok Kreatif.

Chief Executive Officer:
Asrobi Abdihi
Chief of Content:
Fakhrul Azhim
Manager Operations / Editor in Chief : Afifudin
Sekretaris Redaksi: Neneng Pebriana

TIM REDAKSI
Kepala Kampung / Pemred :
Asrobi Abdihi
Redaktur Pelaksana :
Fakhrul Azhim
Editor Senior : Ncep
Editor: Abdi, Achim Nadfia,
Reporter: Muhammad Safwan, Jumaili, Ncep

DEWAN PAKAR
Suaeb Qury, S.H.I.

KONTRIBUTOR
1. Muhammad Safwan (Kota Mataram)
2. Jumaili (Lombok Tengah)
3. Hasan Karing ( KM Brang Ene Sumbawa)
4. Adi Pradana (Kab.Bima)
5. Opick Manggelewa. KM Manggelewa (Dompu)
6. Joko KM Panto daeng Sumbawa
7. Ryan KM Gempar Bima
8. Faidin (KM kempo) Dompu
9. Alimuddin (KM Maluk) KSB
10. Randal Patisamba (KM Rampak Nulang)
11. Ibrahim Arifin (KM Rensing Bat) Lotim
12. Yakub (KM SasakTulen) Lobar
13. Alamsyah (KM Tembe Nggoli) Bima
14. M. Hariyadin (KM. Sarei Ndai Kota Bima
15. Andre Kurniawan (KM.Masbagik) Lotim
16. Ali Nurdin (KM. Taliwang) Sumbawa
17. Hajrul Azmi ( KM. Sajang Bawak Nao ) Loteng
18. Desa Wisata Masmas Loteng
19. Abdul Satar Lobar
20. Nurrosyidah Yusuf
21. Masyhuri (sambang kampung),
22. Joko Pitoyo,
23. Asep KM Lobar,
24. Abu Ikbal,
25. Romo.
26. Alin
27. Tawa,
28. Andi Mulyan Mataram,
29. Asri (KM Sukamulia),
30. Efan (Kampung Media Lengge Wawo-Bima)
31. Aulia Abdiana

Copyright Β© Kampung Media. | MoreNews by AF themes.