Skip to content
Kampung Media
Kampung Media

Kampung Media

penghargaan-kampung-media
Primary Menu
  • Politik

Tiga Tokoh Jadi Kandidat Peraih Mi6 Award for Democracy and Humanity, Mereka Merawat Keberagaman, Melawan Ketidakadilan, dan Mengabdi pada Kemanusiaan

adminkampung May 24, 2025 5 minutes read

MATARAM-Lembaga Kajian Sosial dan Politik Mi6 akan menggelar ajang “Mi6 Award for Democracy and Humanity”. Ajang ini untuk memberikan penghargaan kepada para tokoh NTB yang telah berjasa besar bagi demokrasi dan kemanusiaan di Bumi Gora.

“Kami percaya, figur-figur luar biasa ini bukan hanya untuk dikenang, tetapi untuk dijadikan teladan,” kata Direktur Mi6 Bambang Mei Finarwanto, di Mataram, Jumat (23/5/2025).

Aktivis senior Bumi Gora yang karib disapa Didu ini mengungkapkan, Komite Penghargaan, sebuah tim panel yang telah dibentuk Mi6, kini sedang bekerja untuk terus memfinalisasi tokoh-tokoh yang akan mendapatkan “Award for Democracy and Humanity” tersebut. Panel tersebut terdiri dari para akademisi, aktivis senior, jurnalis senior, budayawan, perwakilan organisasi massa, dan juga organisasi pemuda. Mereka memiliki rekam jejak yang kuat dalam isu-isu publik dan kemanusiaan.

Kendati begitu, Didu menyebutkan, tiga tokoh kini sudah terjaring oleh Komite. Mereka adalah Gubernur dan Wakil Gubernur NTB periode 2018-2023, Dr. H. Zulkieflimansyah dan Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah. Kemudian politisi lintas zaman Bumi Gora, H Rachmat Hidayat, dan aktivis prodemokrasi M Fihiruddin.

Komite Penghargaan kata Didu, menempatkan tiga tokoh NTB tersebut sebagai sosok yang tidak hanya memimpin, melainkan juga mengabdi. Sepanjang kiprah mereka, ketiganya telah menjadi penjaga demokrasi dengan membuka ruang partisipasi, merawat keberagaman, melawan ketidakadilan, dan menempatkan nilai kemanusiaan di atas segala kepentingan.

Lima tahun memimpin NTB, Zul-Rohmi kata Didu, adalah dua figur yang memiliki pengabdian tanpa pamrih. Keduanya membuka mata khalayak Bumi Gora, betapa jabatan bukan sekadar alat kekuasaan, tapi sarana pengabdian. Zul-Rohmi memimpin bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani.

Dalam konteks menjaga nilai demokrasi, Zul-Rohmi kata Didu, adalah pemimpin yang demokratis. Tidak anti-kritik. Itu mengapa, selama memangku amanah sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, keduanya membuka ruang partisipasi, menghargai perbedaan pendapat, dan menjunjung tinggi transparansi serta akuntabilitas dalam setiap kebijakan.

Zul-Rohmi juga adalah pemimpin yang mengabdi untuk kemanusiaan. Semua masyarakat NTB tahu, bagaimana duo doktor tersebut begitu memihak pada yang lemah, yang tertinggal, dan yang tak bersuara. Zul-Rohmi mengedepankan suara-suara yang selama ini terpinggirkan. Keduanya menjadi jembatan harapan bagi masyarakat yang lemah, rentan, dan kurang terdengar.

Pemimpin yang berpihak pada kemanusiaan itu kata Didu, biasanya hidup sederhana dan tidak berjarak. Maka yang terjadi, Zul-Rohmi hadir di tengah masyarakat. Mendengar langsung keluhan, dan merasakan denyut kehidupan masyarakat NTB. Mungkin tak pernah terjadi dalam sejarah NTB, hanya di zaman kepemimpinan Doktor Zul, masyarakat luas dapat datang menginap di pendopo kediaman resmi Gubernur.

“Dari keduanya, kita semua belajar keteladanan kepemimpinan. Zul-Rohmi mengajarkan bagaimana pentingnya pemimpin peka terhadap ketimpangan sosial dan tidak tinggal diam terhadap ketidakadilan,” tandas Didu.

Di tempat yang sama, Dewan Pendiri Mi6 Hendra Kusumah menambahkan, sosok politisi kharismatik Bumi Gora, H Rachmat Hidayat, adalah sosok langka yang dimiliki NTB, mengingat kiprahnya yang terentang panjang di dunia perpolitikan NTB. Award dari Mi6 ini adalah satu dari sekian banyak pengakuan atas seluruh kontribusi dan dedikasi luar biasa Rachmat.

Sembilan periode memangku amanah masyarakat Bumi Gora sebagai wakil rakyat, kata Hendra, adalah bukti konsistensi dan ketekunan. Ketahanan politik hingga sembilan periode bukan hal yang mudah. Itu mengonfirmasi bagaimana Ketua DPD PDIP NTB tersebut telah menunjukkan komitmen yang kuat, kerja keras yang konsisten, dan ketekunan dalam menghadapi dinamika politik yang terus berubah.

Anggota DPR RI dari Dapil Pulau Lombok tersebut kata Hendra, mengajarkan kepada semua kita betapa pentingnya kemampuan beradaptasi dalam dunia politik.

“Politik adalah dunia yang terus bergerak. Politisi seperti Om Rachmat yang mampu melewati berbagai era dan generasi hanya membuktikan satu hal. Bahwa ia mampu beradaptasi dengan perubahan zaman, isu, serta kebutuhan masyarakat yang terus berkembang,” tandas Hendra.

Dia menegaskan, Rachmat Hidayat adalah politisi yang konsisten merawat keberagaman di Bumi Gora. Di tengah godaan politik identitas yang seringkali eksploitatif, Rachmat Hidayat dinilainya tetap berdiri teguh pada prinsip toleransi, kebhinekaan, dan penghormatan terhadap hak asasi manusia. Ini kata Hendra menunjukkan bagaimana Rachmat Hidayat jauh lebih mementingkan keberanian moral, alih-alih strategi elektoral.

Ditegaskannya, dari politisi yang merawat keberagaman seperti Rachmat Hidayat, masyarakat NTB belajar tentang keberanian untuk merangkul, kebijaksanaan dalam bertindak, dan ketulusan untuk melayani semua tanpa kecuali.

“Rachmat Hidayat hadir bukan hanya sebagai wakil rakyat. Tetapi juga sebagai penjahit keberagaman yang terus memastikan Bumi Gora tetap utuh dalam harmoni perbedaan,” ucap Hendra.

Sementara itu, kemuculan nama M Fihiruddin, kata Didu kembali menambahkan, lantaran Komite Penghargaan menempatkan aktivis muda NTB tersebut layak menjadi simbol keberanian generasi baru yang tidak hanya kritis, tetapi juga konsisten dan siap menanggung risiko nyata demi perubahan. Apalagi di tengah dunia yang sering kali dipenuhi kompromi dan kepentingan pribadi.

Fihiruddin adalah aktivis yang konsisten bersuara lantang. Aktivis yang menolak tunduk pada ketidakadilan, bahkan saat ancaman datang. Fihir kata Didu, menjadi pengingat bahwa keberanian tidak mengenal usia, dan kebebasan berpikir adalah hak yang layak diperjuangkan, bahkan dalam risiko.

Masuk penjara karena membela kebenaran, menunjukkan bagaimana keberanian luar biasa sosok Fihiruddin untuk melawan sistem yang menindas. Hal itu kata Didu, mengajarkan bahwa diam terhadap ketidakadilan adalah bentuk persetujuan, dan keberanian kadang harus dibayar mahal.

Tentu, kata Didu, Komite Penghargaan kini masih terus akan bekerja untuk menghimpun tokoh-tokoh lain di Bumi Gora yang akan mendapatkan “Award Democracy for Hummanity”. Didu menyebutkan, Malam Anugerah “Award Democracy for Hummanity” akan digelar bertepatan dengan perayaan hari jadi Mi6 ke-13.

”Penghargaan ini tentu bukan semata bentuk apresiasi. Tapi penegasan bahwa perjuangan untuk demokrasi dan kemanusiaan tidak pernah sia-sia. Kami tahu, mereka yang menjaga kemanusiaan tidak pernah meminta panggung. Tapi lewat penghargaan ini, kita memberi mereka cahaya agar kita semua belajar dari keteladanan mereka,” tutup Didu. (Tim KM Mataram)

About the Author

adminkampung

Administrator

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: Homecoming Puteri Indonesia NTB, Ketua Dekranasda: Pergaulan Baik Dukung Kemajuan
Next: Gubernur NTB Sambut Positif Keberadaan Al Wildan Islamic School 20

Berita Terkait

3 minutes read
  • Politik

Ketua AMPG NTB Herianto Buka Ruang Diskusi Kritis: Golkar Bukan Tempat Ceramah, Tapi Wadah Generasi Muda Memimpin

Lalu Rosmawan November 17, 2025 0
Screenshot-2025-11-04-165242-300x221.png
3 minutes read
  • Politik

Miq Iqbal Sapa Tim Pemenangan Kota Mataram: “Kini Saatnya Menyatukan Energi untuk NTB Makmur Mendunia”

adminkampung November 4, 2025 0
2 minutes read
  • Peristiwa
  • Politik

Herianto Tegaskan AMPG Garda Terdepan: Kejayaan Golkar NTB Akan Kembali!

Lalu Rosmawan November 3, 2025 0

Baca juga

b41f0fdb-1024-4b39-899b-f9eac0071ad3
2 minutes read
  • Inspirasi Kampung

Tekan Sampah dan Pupuk Kimia, Lapas Lombok Barat Ubah Limbah Jadi Kompos dan Pupuk Cair

adminkampung January 14, 2026 0
x1768283908_IMG-20260109-WA0108.jpg.pagespeed.ic.MbZsj2_ik-
3 minutes read
  • Pemerintahan

Pemprov NTB Akan Akhiri Sistem Pansel dan “Beauty Contest”, Gubernur Iqbal Terapkan Manajemen Talenta ASN sebagai Kompas Karier Aparatur

adminkampung January 13, 2026 0
6fa15f1f-377d-4c2f-a5a2-afdf02e6872f
2 minutes read
  • Hukum

Berkas Perkara Pembunuhan Brigadir EFR Rampung, Lima Tersangka Resmi Diserahkan ke Kejari Mataram

adminkampung January 13, 2026 0
c3cdd738-e728-4dce-b390-bd61ef92900d
2 minutes read
  • Pemerintahan

Kepala Diskop UKM NTB Tekankan Disiplin ASN dan Progres Kerja Harian

adminkampung January 13, 2026 0

SEKRETARIAT

Jl.Banda Sraya Gg.sakura No.5 Pondok Indah Kel.Pagutan Barat Kota Mataram
Nomor Kontak: 089637675034
Email: kampungmedia2008@gmail.com

Konsultan Media: Lombok Inisiatif – Akta Notaris Nomor 135 tanggal 14 Maret 2015.
Alamat: Jalan Bhanda Sraya 23 Griya Pagutan Indah Mataram.

REDAKSI
Publisher VIP (Visual Informasi & Publikasi) PRODUCTION & Lombok Kreatif.

Chief Executive Officer:
Asrobi Abdihi
Chief of Content:
Fakhrul Azhim
Manager Operations / Editor in Chief : Afifudin
Sekretaris Redaksi: Neneng Pebriana

TIM REDAKSI
Kepala Kampung / Pemred :
Asrobi Abdihi
Redaktur Pelaksana :
Fakhrul Azhim
Editor Senior : Ncep
Editor: Abdi, Achim Nadfia,
Reporter: Muhammad Safwan, Jumaili, Ncep

DEWAN PAKAR
Suaeb Qury, S.H.I.

KONTRIBUTOR
1. Muhammad Safwan (Kota Mataram)
2. Jumaili (Lombok Tengah)
3. Hasan Karing ( KM Brang Ene Sumbawa)
4. Adi Pradana (Kab.Bima)
5. Opick Manggelewa. KM Manggelewa (Dompu)
6. Joko KM Panto daeng Sumbawa
7. Ryan KM Gempar Bima
8. Faidin (KM kempo) Dompu
9. Alimuddin (KM Maluk) KSB
10. Randal Patisamba (KM Rampak Nulang)
11. Ibrahim Arifin (KM Rensing Bat) Lotim
12. Yakub (KM SasakTulen) Lobar
13. Alamsyah (KM Tembe Nggoli) Bima
14. M. Hariyadin (KM. Sarei Ndai Kota Bima
15. Andre Kurniawan (KM.Masbagik) Lotim
16. Ali Nurdin (KM. Taliwang) Sumbawa
17. Hajrul Azmi ( KM. Sajang Bawak Nao ) Loteng
18. Desa Wisata Masmas Loteng
19. Abdul Satar Lobar
20. Nurrosyidah Yusuf
21. Masyhuri (sambang kampung),
22. Joko Pitoyo,
23. Asep KM Lobar,
24. Abu Ikbal,
25. Romo.
26. Alin
27. Tawa,
28. Andi Mulyan Mataram,
29. Asri (KM Sukamulia),
30. Efan (Kampung Media Lengge Wawo-Bima)
31. Aulia Abdiana

Copyright © Kampung Media. | MoreNews by AF themes.