Skip to content
Kampung Media
Kampung Media

Kampung Media

penghargaan-kampung-media
Primary Menu
  • Inspirasi Kampung

Jembatan Do’a, Nafas Tua yang Mulai Terengah-engah

Ibra_kmrb December 26, 2025 2 minutes read
gambarrr_20251226_193055_0000

Lombok Timur – Di perbatasan antara Rensing Bat dan Rensing Raya, berdiri sebuah saksi bisu yang bukan sekadar tumpukan batu dan semen. Ia adalah Jembatan Do’a. Sebuah nama yang lahir bukan dari papan proyek pemerintah, melainkan dari tetesan air mata dan lantunan zikir masyarakat puluhan tahun silam.

Kembali ke tahun 1970-an, jembatan ini lahir dari sebuah peristiwa spiritual yang luar biasa. Di bawah bimbingan almarhum TGH. Muhammad Fadhil Dayen Kubur, sebuah pengajian digelar bukan hanya untuk menyiram rohani, tapi untuk menyatukan tekad lahiriah.

Di sanalah, masyarakat menyisihkan receh demi receh, menyumbangkan apa yang mereka punya demi sebuah akses persaudaraan.

Keajaibannya nyata. Tanpa sebatang besi pun sebagai tulang punggungnya, jembatan ini berdiri tegak. Ia hanya dirajut dari batu, kapur, dan sedikit semen, namun dikokohkan oleh kekuatan yang jauh lebih besar yaitu Do’a.

Selama setengah abad, ia telah memikul beban ribuan langkah kaki dan roda kendaraan, menghubungkan silaturahmi dua desa tanpa pernah mengeluh.

Namun kini, sang pejuang tua itu mulai renta. Tubuhnya yang sudah berusia lebih dari 50 tahun tak lagi mampu menyembunyikan kerapuhannya. Retakan-retakan besar mulai menjalar di sisi kanan dan kiri, seolah memberi isyarat bahwa ia sudah mencapai batas kekuatannya.

Demi keselamatan, warga berinisiatif memasang pagar darurat di tepi jembatan. Kayu-kayu sederhana itu menjadi benteng terakhir agar tak ada pengendara yang terperosok ke bawah. Pagar itu adalah bentuk kepedulian warga, sekaligus simbol kegelisahan yang mendalam.

Narasi tentang perbaikan jembatan ini seolah menjadi “lagu lama” yang selalu diputar namun tak pernah selesai. Di setiap Musrenbang Kecamatan Sakra Barat, namanya selalu muncul sebagai prioritas. Pemerintah Desa Rensing Bat dan Rensing Raya telah bersuara lantang hingga ke tingkat Kabupaten dan Provinsi. Namun, hingga detik ini, harapan itu hanya berakhir di atas kertas.

Harapan masyarakat seringkali dibenturkan pada janji-janji yang menguap begitu saja. Bagi pemerintah, mungkin ini hanyalah satu dari sekian ribu titik infrastruktur. Namun bagi warga Rensing Bata dan Rensing Raya, jembatan ini adalah urat nadi kehidupan dan warisan keramat dari guru mereka.

Jembatan Do’a kini menanti keajaiban kedua. Jika dulu ia dibangun dengan doa dan swadaya, mungkinkah kini ia harus menunggu hingga roboh baru mendapat perhatian? Masyarakat tidak butuh sekadar kata “prioritas” di meja rapat, mereka butuh kepastian agar warisan TGH. Muhammad Fadhil ini tetap tegak berdiri, menghubungkan dua desa, dan menjaga keselamatan raga para pelintasnya.

About the Author

Ibra_kmrb

Author

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: Komunikasi yang Gagal: Dari Corporate Journalism hingga Masturbasi Birokrasi
Next: Koordinator Wilayah AMAN NTB Apresiasi Kebijakan Bupati Lombok Timur Berikan Insentif dan Perlindungan Sosial bagi Guru Madrasah

Berita Terkait

ramadhan
4 minutes read
  • Inspirasi Kampung

Bergembira Karena Datangnya Ramadhan, Tanda Hati Masih Hidup

adminkampung February 8, 2026 0
pengemis copy
3 minutes read
  • Inspirasi Kampung

Kisah 2 Pengemis Buta yang Mengharap Rezeki dari Allah dan Manusia

adminkampung February 8, 2026 0
nispu
3 minutes read
  • Inspirasi Kampung

Amalan dan Keutamaan Nisfu Syaban

adminkampung February 2, 2026 0

Baca juga

ntb
4 minutes read
  • Ekonomi

Teknologi Adalah Kunci Jadikan NTB Lumbung Pangan Dunia Kembali

adminkampung February 10, 2026 0
kukuh
2 minutes read
  • Pemerintahan

Pengukuhan Kepala BPKP NTB, Gubernur Ingin Tata Kelola Pemerintahan Semakin Baik

adminkampung February 10, 2026 0
gub
2 minutes read
  • Pemerintahan

Terima Audiensi PW NWDI NTB, Gubernur NTB Ajak Perkuat Kolaborasi Sukseskan Program NTB Makmur Mendunia

adminkampung February 10, 2026 0
WhatsApp Image 2026-02-10 at 17.48.58
2 minutes read
  • Peristiwa

Tim SAR Gabungan Temukan Lansia yang Hilang di Hutan Jeringo dalam Keadaan Selamat

adminkampung February 10, 2026 0

SEKRETARIAT

Jl.Banda Sraya Gg.sakura No.5 Pondok Indah Kel.Pagutan Barat Kota Mataram
Nomor Kontak: 089637675034
Email: kampungmedia2008@gmail.com

Konsultan Media: Lombok Inisiatif – Akta Notaris Nomor 135 tanggal 14 Maret 2015.
Alamat: Jalan Bhanda Sraya 23 Griya Pagutan Indah Mataram.

REDAKSI
Publisher VIP (Visual Informasi & Publikasi) PRODUCTION & Lombok Kreatif.

Chief Executive Officer:
Asrobi Abdihi
Chief of Content:
Fakhrul Azhim
Manager Operations / Editor in Chief : Afifudin
Sekretaris Redaksi: Neneng Pebriana

TIM REDAKSI
Kepala Kampung / Pemred :
Asrobi Abdihi
Redaktur Pelaksana :
Fakhrul Azhim
Editor Senior : Ncep
Editor: Abdi, Achim Nadfia,
Reporter: Muhammad Safwan, Jumaili, Ncep

DEWAN PAKAR
Suaeb Qury, S.H.I.

KONTRIBUTOR
1. Muhammad Safwan (Kota Mataram)
2. Jumaili (Lombok Tengah)
3. Hasan Karing ( KM Brang Ene Sumbawa)
4. Adi Pradana (Kab.Bima)
5. Opick Manggelewa. KM Manggelewa (Dompu)
6. Joko KM Panto daeng Sumbawa
7. Ryan KM Gempar Bima
8. Faidin (KM kempo) Dompu
9. Alimuddin (KM Maluk) KSB
10. Randal Patisamba (KM Rampak Nulang)
11. Ibrahim Arifin (KM Rensing Bat) Lotim
12. Yakub (KM SasakTulen) Lobar
13. Alamsyah (KM Tembe Nggoli) Bima
14. M. Hariyadin (KM. Sarei Ndai Kota Bima
15. Andre Kurniawan (KM.Masbagik) Lotim
16. Ali Nurdin (KM. Taliwang) Sumbawa
17. Hajrul Azmi ( KM. Sajang Bawak Nao ) Loteng
18. Desa Wisata Masmas Loteng
19. Abdul Satar Lobar
20. Nurrosyidah Yusuf
21. Masyhuri (sambang kampung),
22. Joko Pitoyo,
23. Asep KM Lobar,
24. Abu Ikbal,
25. Romo.
26. Alin
27. Tawa,
28. Andi Mulyan Mataram,
29. Asri (KM Sukamulia),
30. Efan (Kampung Media Lengge Wawo-Bima)
31. Aulia Abdiana

Copyright © Kampung Media. | MoreNews by AF themes.