Lombok Barat — Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berkendara terus dilakukan Astra Motor NTB. Kali ini, Astra Motor NTB berkolaborasi dengan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lombok Barat menggelar edukasi Safety Riding for Government bagi pegawai Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Barat.
Kegiatan yang berlangsung pada Selasa, 11 Agustus 2026, tersebut menyasar para pegawai, baik ASN maupun PPPK, di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Barat.
Instruktur Safety Riding Astra Motor NTB, Satria Wiman Jaya, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Astra Motor NTB untuk terus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya berkendara secara aman dan bertanggung jawab.
“Pagi ini Astra Motor NTB bekerja sama dan berkolaborasi dengan Satlantas Polres Lombok Barat untuk mengadakan kegiatan Safety Riding for Government. Kali ini kita adakan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Barat,” ujar Satria.
Menurutnya, edukasi tersebut diharapkan tidak berhenti kepada para peserta yang hadir. Para pegawai Dinas Pendidikan diharapkan dapat meneruskan pesan keselamatan berkendara kepada guru maupun siswa yang berada di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Barat.
“Harapannya, staf yang mengikuti kegiatan ini nantinya bisa menyampaikan kepada guru ataupun siswa di sekolah-sekolah untuk selalu cari aman saat naik motor. Karena kalau kita tidak cari aman, tentunya akan banyak bahaya yang bisa terjadi di jalan raya,” katanya.
Satria menambahkan, kegiatan Safety Riding for Government ini menjadi bagian dari kebiasaan baru yang terus dibangun Astra Motor NTB bersama kepolisian. Ia berharap kegiatan serupa dapat kembali dilaksanakan di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Barat pada masa mendatang.
Dalam pelaksanaan program keselamatan berkendara tersebut, Astra Motor NTB menggandeng jajaran kepolisian di Pulau Lombok. Menurut Satria, kolaborasi telah dilakukan bersama lima Polres, yakni Polresta Mataram, Polres Lombok Utara, Polres Lombok Timur, Polres Lombok Tengah, dan Polres Lombok Barat.
“Untuk kolaborasinya kita bersama Satlantas Polres Lombok Barat. Kita memang selalu tandem dengan Polres. Ada lima Polres yang ada di Pulau Lombok dan kita sudah menggandeng semuanya,” jelasnya.
Kolaborasi tersebut juga memudahkan pelaksanaan kegiatan karena pihak kepolisian turut membantu menentukan lokasi kegiatan. Sementara Astra Motor NTB memberikan materi pelatihan safety riding, konsumsi, serta berbagai dukungan kegiatan lainnya.
Di sisi lain, Satlantas Polres Lombok Barat memberikan edukasi mengenai berbagai aturan lalu lintas serta pelanggaran yang masih terjadi di wilayah Pulau Lombok, khususnya Lombok Barat.
Tidak hanya edukasi, kegiatan tersebut juga diramaikan dengan pameran unit sepeda motor Honda serta fasilitas test ride. Peserta yang berminat dapat mencoba langsung unit terbaru Honda, Vario 160 Evo.
Tim Leader Astra Motor Gerung Lombok Barat, Abdurrahman, mengatakan kehadiran Honda Vario 160 Evo dalam kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum memperkenalkan produk terbaru Honda kepada masyarakat.
“Safety riding ini kita ingin mengajarkan bagaimana cara berkendara yang baik, tentunya untuk diri sendiri dan juga orang di sekitar. Kebetulan kegiatan hari ini berada di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Barat,” ujarnya.
Menurut Abdurrahman, Vario 160 Evo merupakan tipe terbaru yang memiliki sejumlah perbedaan dibandingkan generasi sebelumnya. Karena itu, kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan bagi Astra Motor Gerung untuk memperkenalkan lebih jauh produk tersebut kepada calon konsumen.
Ia mengungkapkan, setiap kegiatan pameran yang digelar Astra Motor Gerung memiliki target penjualan. Untuk kegiatan kali ini, pihaknya menargetkan sedikitnya lima unit kendaraan Honda, baik melalui pembelian secara tunai, kredit maupun inden.
“Kami setiap ada event punya target. Minimal lima unit. Mau inden, cash atau kredit, sama saja,” katanya.
Selain melakukan presentasi produk secara langsung, tim Astra Motor Gerung juga akan membagikan brosur kepada para peserta kegiatan untuk memberikan informasi lebih lengkap mengenai produk Honda, termasuk Vario 160 Evo.
Sementara itu, Bendahara Bidang PUD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Barat, Sri Fuji Astuti, menyambut positif pelaksanaan kegiatan tersebut.
Ia mengatakan, kegiatan bersama Astra Motor NTB dan kepolisian tersebut memberikan pemahaman kepada pegawai mengenai pentingnya keselamatan dalam berlalu lintas.
“Kalau tidak salah, ini sosialisasi untuk lalu lintas dan kendaraan, terutama keselamatan dalam berlalu lintas,” ujarnya.
Sri menjelaskan, edukasi keselamatan berkendara sebenarnya juga telah menyasar para guru, khususnya guru TK, SD, dan SMP. Hal tersebut penting karena para guru nantinya dapat meneruskan edukasi keselamatan kepada para siswa.
Sedangkan kegiatan yang digelar di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Barat kali ini secara khusus menyasar para pegawai.
“Untuk yang di sini, seluruh karyawan Dinas Dikbud, baik ASN maupun PPPK, akan dikerahkan untuk mengikuti sosialisasi tentang keselamatan lalu lintas,” jelasnya.
Sri berharap kegiatan tersebut mampu meningkatkan kesadaran pegawai untuk lebih berhati-hati ketika berada di jalan raya. Ia juga mengingatkan pentingnya penggunaan helm, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta memastikan kondisi kendaraan sebelum digunakan.
“Safety yang paling utama adalah penggunaan helm, mengikuti rambu-rambu lalu lintas, dan jangan lupa motornya selalu diperiksa. Siapa tahu bensin atau olinya tidak ada,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya memeriksa kondisi kendaraan, termasuk komponen kelistrikan, agar tidak mengalami kendala ketika digunakan di perjalanan.
Menariknya, Sri mengaku telah menggunakan sepeda motor Honda dari tahun ke tahun dan belum pernah berganti merek. Saat ditanya mengenai ketertarikannya terhadap Honda Vario 160 Evo yang diperkenalkan dalam kegiatan tersebut, ia pun mengaku mulai mempertimbangkannya.
“Insya Allah dilihat dulu. Kebetulan memang ada minat untuk mengambil. Dari tahun ke tahun saya sudah memakai Honda dan tidak pernah berganti. Insya Allah Honda berjaya,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, Astra Motor NTB berharap pesan keselamatan berkendara dapat terus meluas, tidak hanya di lingkungan pemerintahan, tetapi juga sampai kepada guru, siswa, keluarga, dan masyarakat secara umum.
Semangat “Cari Aman” pun kembali ditegaskan sebagai bagian penting dalam membangun budaya berkendara yang lebih tertib, disiplin, dan mengutamakan keselamatan di jalan raya. (Tim KM Abdi Mataram)
