Skip to content
Kampung Media
Kampung Media

Kampung Media

penghargaan-kampung-media
Primary Menu
  • Pemerintahan

BPBD Lombok Barat Gelar FGD Perkuat Koordinasi Mitigasi Hadapi Musim Penghujan

adminkampung November 8, 2025 4 minutes read

Lombok Barat: Memasuki musim penghujan yang berlangsung mulai bulan Oktober hingga Desember mendatang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lombok Barat memperkuat koordinasi, dengan menggelar Focus Group Discussion ( FGD ) Banjir, bersama instansi terkait dalam meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi atau bencana alam seperti banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung.

Sekertaris Pelaksana BPBD Kabupaten Lombok Barat Halid mengungkapkan, berdasarkan hasil kajian risiko bencana KRB yang telah disusun, wilayah lombok barat memiliki kerentanan terhadap sejumlah potensi bencana alam dengan karakteristik yang beragam.

Untuk itu, pihaknya telah melakukan pemetaan dan identifikasi karateristik bencana alam yang sering terjadi di wilayahnya, mulai dari wilayah Lombok Barat bagian selatan, tengah dan utara sehingga  memerlukan perhatian khusus.

Menurutnya, bencana alam yang sering terjadi seperti banjir, tanah longsor, terutama saat musim hujan dengan intensitas tinggi, selain karena disebabkan faktor kondisi iklim namun juga dipicu oleh letak geografi wilayah Lombok Barat.

“Bencana alam yang sering terjadi di wilayah selatan Lombok Barat pada setiap musim hujan adalah,banjir, tanah longsor dan angin puting belung. Begitu juga di wilayah lombok barat bagian utara, dan sedangkan di wilayah Lombok barat bagian tengah bencan yang sering etrjadi adalah banjir, yang di sebabkan kiriman dari luar wilayah seperti Lombok tengah, sehingga sistim penangannya berbeda-beda“jelas Halid.

Lebih lanjut Halid menjelaskan, berbagai bencana ini disebabkan oleh faktor iklim dan cuaca, Seperti Banijr : Bencana ini sering terjadi, terutama saat musim hujan dengan intensitas tinggi, yang memicu meluapnya air sungai terutama yang berdekatan dengan permukiman warga, dan menyebabkan pemukiman atau sejumlah perumahan terendam air hingga ketinggian beberapa meter, pohon tumbang dan kerusakan infrastruktur jalan.Selain itu, faktor lain seperti tumpukan sampah di saluran atau sungai yang memperburuk kondisi, dan memicu penyumbatan sehingga menimbulkan genangan air.

Sedangkan untuk bencana Tanah Longsor : bencana ini biasanya mengancam wilayah-wilayah perbukitan di Lombok Barat,  terutama di daerah yang curah hujannya tinggi sehingga menimbun dan merobohkan rumah warga  serta merusak fasilitas umum.

“Untuk itu, sebagai langkah strategis dalam menghadapi kerentanan bencana tersebut, BPBD telah menyusun peta dan dokumen kerawanan bencana, sebagai landasan untuk melakukan mitigasi dan penanggulangan bencana yang mungkin akan terjadi,”tutupnya.

Ditempat yang sama di sela-sela kegiatan FGD, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Lombok Barat Toni Hidayat menyampaikan, pihaknya terus melakukan pemetaan wilayah yang rawan bencana di musim penghujan, dan memperkuat upaya sosialisasi serta mitigasi kepada masyarakat di seluruh kecamatan yang berisiko tinggi.

“Kami tetap melakukan sosialisasi dan mitigasi seperti tahun-tahun sebelumnya. Dan ada beberapa wilayah yang menjadi fokus karena sering terdampak saat musim hujan,”jelas Toni,

Disebutkan, ada Enam wilayah atau kecamatan yang rawan atau rentan terjadi bencana di  musim penghujan, meliputi Kecamatan Labuapi, Batulayar, Lingsar, Narmada, Gunungsari, dan Sekotong. Wilayah tersebut kerap mengalami banjir, tanah longsor, dan puting beliung, terutama saat curah hujan tinggi disertai angin kencang melanda kawasan perbukitan dan dataran rendah.

Sejak awal Oktober, BPBD telah mencatat lima kejadian bencana ringan, termasuk angin puting beliung, yaitu di Desa Bayurip dan Sedayu, Kecamatan Kuripan, serta peristiwa pohon tumbang di jalur Bypass Lombok Barat.

“Hingga saat ini intensitas bencana masih tergolong ringan dan bisa kami tangani. Namun kami  dari BPBD tetap siaga karena cuaca ekstrem bisa saja terjadi secara tiba-tiba dan berubah cepat,” imbuhnya.

Meskipun kesiapsiagaan telah dilakukan, namun Toni mengakui keterbatasan sarana dan prasarana operasional yang masih menjadi kendala dan tantangan bagi BPBD Lombok Barat. Beberapa peralatan penanganan darurat memerlukan pembaruan agar dapat digunakan secara maksimal saat terjadi bencana yang lebih besar.

“Kami sedang evaluasi kebutuhan operasional. Meski begitu, untuk dana tanggap darurat (BTT) masih cukup dan kami juga berkoordinasi dengan BPBD Provinsi NTB untuk kolaborasi penanganan,” ungkapnya.

BPBD Lombok Barat kini terus mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana di lingkungan masing-masing, terutama warga yang tinggal di bantaran sungai dan kawasan perbukitan.

Untuk itu, masyarakat diminta segera melapor ke posko BPBD atau aparat desa setempat bila menemukan tanda-tanda bencana seperti tanah retak, pohon miring, atau debit air sungai meningkat tajam. (Tim KM Lobar)

About the Author

adminkampung

Administrator

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: Stafsus Menteri Koperasi Tutup Pelatihan Peningkatan Kompetensi Pendampingan KDKMP di NTB
Next: Dinilai Berjasa Besar untuk Pertanian NTB, Ketua AMPG NTB Herianto Dukung Soeharto Jadi Pahlawan Nasional

Berita Terkait

x1768283908_IMG-20260109-WA0108.jpg.pagespeed.ic.MbZsj2_ik-
3 minutes read
  • Pemerintahan

Pemprov NTB Akan Akhiri Sistem Pansel dan “Beauty Contest”, Gubernur Iqbal Terapkan Manajemen Talenta ASN sebagai Kompas Karier Aparatur

adminkampung January 13, 2026 0
c3cdd738-e728-4dce-b390-bd61ef92900d
2 minutes read
  • Pemerintahan

Kepala Diskop UKM NTB Tekankan Disiplin ASN dan Progres Kerja Harian

adminkampung January 13, 2026 0
ce544c79-6ffd-439e-910a-759a99249a0d
2 minutes read
  • Pemerintahan

Kepala Dinas Koperasi UKM NTB Tetapkan Pengelola PLUT KUKM

adminkampung January 13, 2026 0

Baca juga

x1768283908_IMG-20260109-WA0108.jpg.pagespeed.ic.MbZsj2_ik-
3 minutes read
  • Pemerintahan

Pemprov NTB Akan Akhiri Sistem Pansel dan “Beauty Contest”, Gubernur Iqbal Terapkan Manajemen Talenta ASN sebagai Kompas Karier Aparatur

adminkampung January 13, 2026 0
6fa15f1f-377d-4c2f-a5a2-afdf02e6872f
2 minutes read
  • Hukum

Berkas Perkara Pembunuhan Brigadir EFR Rampung, Lima Tersangka Resmi Diserahkan ke Kejari Mataram

adminkampung January 13, 2026 0
c3cdd738-e728-4dce-b390-bd61ef92900d
2 minutes read
  • Pemerintahan

Kepala Diskop UKM NTB Tekankan Disiplin ASN dan Progres Kerja Harian

adminkampung January 13, 2026 0
ce544c79-6ffd-439e-910a-759a99249a0d
2 minutes read
  • Pemerintahan

Kepala Dinas Koperasi UKM NTB Tetapkan Pengelola PLUT KUKM

adminkampung January 13, 2026 0

SEKRETARIAT

Jl.Banda Sraya Gg.sakura No.5 Pondok Indah Kel.Pagutan Barat Kota Mataram
Nomor Kontak: 089637675034
Email: kampungmedia2008@gmail.com

Konsultan Media: Lombok Inisiatif – Akta Notaris Nomor 135 tanggal 14 Maret 2015.
Alamat: Jalan Bhanda Sraya 23 Griya Pagutan Indah Mataram.

REDAKSI
Publisher VIP (Visual Informasi & Publikasi) PRODUCTION & Lombok Kreatif.

Chief Executive Officer:
Asrobi Abdihi
Chief of Content:
Fakhrul Azhim
Manager Operations / Editor in Chief : Afifudin
Sekretaris Redaksi: Neneng Pebriana

TIM REDAKSI
Kepala Kampung / Pemred :
Asrobi Abdihi
Redaktur Pelaksana :
Fakhrul Azhim
Editor Senior : Ncep
Editor: Abdi, Achim Nadfia,
Reporter: Muhammad Safwan, Jumaili, Ncep

DEWAN PAKAR
Suaeb Qury, S.H.I.

KONTRIBUTOR
1. Muhammad Safwan (Kota Mataram)
2. Jumaili (Lombok Tengah)
3. Hasan Karing ( KM Brang Ene Sumbawa)
4. Adi Pradana (Kab.Bima)
5. Opick Manggelewa. KM Manggelewa (Dompu)
6. Joko KM Panto daeng Sumbawa
7. Ryan KM Gempar Bima
8. Faidin (KM kempo) Dompu
9. Alimuddin (KM Maluk) KSB
10. Randal Patisamba (KM Rampak Nulang)
11. Ibrahim Arifin (KM Rensing Bat) Lotim
12. Yakub (KM SasakTulen) Lobar
13. Alamsyah (KM Tembe Nggoli) Bima
14. M. Hariyadin (KM. Sarei Ndai Kota Bima
15. Andre Kurniawan (KM.Masbagik) Lotim
16. Ali Nurdin (KM. Taliwang) Sumbawa
17. Hajrul Azmi ( KM. Sajang Bawak Nao ) Loteng
18. Desa Wisata Masmas Loteng
19. Abdul Satar Lobar
20. Nurrosyidah Yusuf
21. Masyhuri (sambang kampung),
22. Joko Pitoyo,
23. Asep KM Lobar,
24. Abu Ikbal,
25. Romo.
26. Alin
27. Tawa,
28. Andi Mulyan Mataram,
29. Asri (KM Sukamulia),
30. Efan (Kampung Media Lengge Wawo-Bima)
31. Aulia Abdiana

Copyright © Kampung Media. | MoreNews by AF themes.