Mataram – Warga Kota Mataram yang melihat dua unit “Kopling” berkeliling di sejumlah titik kota mungkin sempat mengira yang dimaksud adalah komponen kendaraan bermotor. Namun ternyata, Kopling yang dimaksud bukanlah spare part sepeda motor yang biasa berada di stang kendaraan, melainkan Kopling (Kopi Keliling), sebuah usaha minuman kopi yang kini tampil mencuri perhatian dengan balutan branding motor Honda. Selasa (3/6/2026)
Dua unit gerobak berwarna putih tersebut tampil mencolok dengan gambar Honda Scoopy dan Honda Vario. Kehadiran gerobak kopi berkonsep unik ini merupakan hasil kerja sama antara Astra Motor NTB dan pemilik usaha Kopling.
Marketing Promotion Astra Motor NTB, I Dewa Gede Sutrisna, menjelaskan bahwa bentuk kerja sama yang dijalankan saat ini berupa branding pada dua unit gerobak Kopling.
“Kerja samanya kita branding pada bentuk gerobaknya. Ada dua gerobak yang di-branding dan berkeliling menggunakan image Honda Vario dan Honda Scoopy. Kerja sama ini berlangsung selama tiga bulan, mulai Mei hingga Juli. Untuk sementara bentuk kerja samanya seperti itu,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Owner Kopling (Kopi Keliling), Damian Firdaus. Ia mengatakan kerja sama yang terjalin dengan Astra Motor NTB dilakukan melalui skema barter branding atau barter value.
“Kami saling support dengan pihak Astra dalam bentuk pemasangan logo Astra atau Honda pada dua unit Kopling atau gerobak Kopling,” jelas Damian.
Tidak hanya memasang branding, Astra Motor NTB juga memberikan dukungan dengan melibatkan Kopling dalam berbagai kegiatan dan event yang disponsori maupun diselenggarakan oleh Astra Motor NTB.
Kerja sama tersebut berlangsung selama tiga bulan, yakni mulai Mei hingga Juli 2026.
Sementara itu, salah seorang karyawan Kopling, Gerry, yang sehari-hari mangkal di depan Hotel Golden Palace Mataram, menuturkan bahwa selain di lokasi tersebut, satu unit gerobak lainnya juga beroperasi di kawasan Karang Pule, Mataram.
“Yang satu mangkal di depan Golden Palace, satu lagi di Karang Pule. Gerobaknya ada yang bergambar Honda Scoopy dan ada yang bergambar Honda Vario,” katanya.
Menurut Gerry, respons masyarakat terhadap Kopling cukup tinggi. Dalam sehari, pihaknya mampu menjual hingga ratusan gelas minuman.
“Kalau di sini kami bawa sekitar 200 cup per hari dan biasanya habis semua. Kadang bisa sampai 225 cup. Pelanggan ramai saat jam-jam istirahat kerja,” ujarnya.
Gerobak Kopling mulai beroperasi sejak pukul 08.30 WITA hingga pukul 18.00 WITA. Harga minuman yang ditawarkan pun cukup terjangkau, berkisar antara Rp8.000 hingga Rp15.000 per cup.
Meski pada pagi hari kondisi relatif lebih sepi karena masyarakat sudah mulai bekerja, Gerry mengatakan lonjakan pembeli biasanya kembali terjadi saat jam makan siang.
“Kalau sekarang agak sepi karena orang sudah masuk kerja. Nanti sekitar jam 12 sampai jam 2 siang biasanya mulai ramai lagi,” pungkasnya.
Dengan tampilan yang unik dan strategi kolaborasi branding yang kreatif, dua gerobak Kopling berbalut Honda Scoopy dan Honda Vario ini sukses menjadi perhatian warga Mataram sekaligus membuka peluang promosi yang saling menguntungkan bagi kedua pihak. (Tim KM Abdi Matram)
