DESA GERIMAX INDAH – Mahasiswa KKN-PMD Universitas Mataram (Unram) dengan tema “Menyalakan Asa Literasi bagi Generasi Anak” menghadirkan Pojok Baca Ceria di Dusun Dasan Montor, Desa Gerimax Indah. Ruang baca ini dibangun di rumah Ketua Remaja Dusun Dasan Montor, Arif Al Hakim, S.Hub.Int., yang juga menjabat sebagai Ketua Pengurus Provinsi GenRe Indonesia NTB periode 2024–2026. Kehadiran Pojok Baca Ceria diharapkan menjadi wadah bagi anak-anak dan remaja untuk lebih mudah mengakses bahan bacaan tanpa harus pergi jauh dari lingkungan tempat tinggal mereka.
Program ini berangkat dari kondisi yang menunjukkan masih terbatasnya akses masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja, terhadap fasilitas membaca di desa. Selama ini, mereka harus menempuh jarak yang cukup jauh jika ingin membaca atau meminjam buku. Oleh karena itu, rumah Ketua Remaja Dusun dipilih sebagai lokasi karena letaknya strategis dan telah lama menjadi tempat mereka berkumpul, sehingga dinilai tepat untuk dikembangkan menjadi ruang literasi yang dapat dimanfaatkan bersama.
Sebelum resmi dibuka, mahasiswa KKN bersama para remaja Dusun Dasan Montor bergotong royong menyiapkan ruangan tersebut. Kegiatan dimulai dari membersihkan ruangan, mengecat dinding, membuat dan memasang rak buku, hingga menata koleksi buku agar nyaman digunakan. Seluruh proses dilakukan secara bersama-sama sehingga tidak hanya menghasilkan ruang baca yang lebih layak, tetapi juga menumbuhkan rasa memiliki dari masyarakat terhadap fasilitas yang dibangun.

Koleksi buku di Pojok Baca Ceria berasal dari berbagai pihak yang turut mendukung program ini, mulai dari mahasiswa KKN-PMD Universitas Mataram, Arif Al Hakim selaku Ketua Pengurus Provinsi GenRe Indonesia NTB periode 2024–2026, Pemerintah Desa Gerimax Indah, hingga komunitas Donasi Buku Kita. Beragam buku yang tersedia, mulai dari buku cerita anak, pengetahuan umum, hingga bacaan edukatif lainnya, diharapkan mampu menjadi sumber belajar sekaligus menumbuhkan minat baca masyarakat sejak usia dini.
Ketua Kelompok KKN-PMD Desa Gerimax Indah mengatakan bahwa Pojok Baca Ceria tidak hanya dibangun sebagai tempat menyimpan buku, tetapi juga sebagai ruang belajar dan ruang bertumbuh bagi generasi muda di desa.
“Kami berharap Pojok Baca Ceria dapat terus dimanfaatkan oleh anak-anak dan remaja Dusun Dasan Montor sebagai tempat belajar, membaca, dan menambah wawasan, sehingga semangat literasi tetap tumbuh meskipun program KKN telah berakhir,” ujar ketua kelompok KKN Gerimax Indah periode 2026.
Melalui program ini, mahasiswa KKN berharap Pojok Baca Ceria dapat menjadi fasilitas literasi yang berkelanjutan. Kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, pemuda, serta berbagai pihak yang telah berkontribusi diharapkan mampu menjaga keberlangsungan ruang baca ini sehingga manfaatnya dapat terus dirasakan oleh masyarakat Desa Gerimax Indah di masa mendatang.
