Sumbawa: Suasana penuh kehangatan, haru, dan kebahagiaan mewarnai acara Temu Kangen dan Reuni Alumni SMA Muhammadiyah Mataram. Kegiatan ini menjadi momentum istimewa bagi para alumni untuk kembali menjalin silaturahmi, mengenang masa-masa sekolah, sekaligus mempererat hubungan dengan para guru yang pernah mendidik mereka.
Pada acara pembukaan, Ketua Panitia, Kamaluddin, menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh alumni yang telah meluangkan waktu untuk hadir. Ia berharap kegiatan temu kangen ini menjadi wadah memperkuat persaudaraan dan menjaga hubungan baik antarsesama alumni.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh salah seorang guru SMA Muhammadiyah Mataram, H.Suharli Anggaimangi.S.Pd., yang saat ini berdomisili di Sumbawa Besar. Dalam sambutannya, ia mengungkapkan rasa bangga dan haru karena masih diberikan kesempatan untuk bertemu kembali dengan para alumni.
Menurutnya, silaturahmi seperti ini memiliki nilai yang sangat indah. Sebagai seorang guru, ia merasa bahagia dapat menyaksikan secara langsung keberhasilan para mantan siswanya yang kini telah tumbuh menjadi pribadi-pribadi yang berhasil di berbagai bidang kehidupan.
Sementara itu, Ketua Reuni Alumni SMA Muhammadiyah Mataram, H. Juniawan, yang menyampaikan sambutan melalui video call dari Jakarta, mengatakan bahwa temu kangen ini merupakan sarana penting untuk mempererat tali silaturahmi, tidak hanya antarsesama alumni, tetapi juga bersama keluarga dan para guru.
Suasana reuni berlangsung khidmat, penuh haru, bahagia, dan gembira. Berbagai perasaan bercampur menjadi satu, menghadirkan kenangan indah yang sulit diungkapkan dengan kata-kata. Rasa syukur atas nikmat umur panjang dan kesehatan dari Allah SWT juga terasa begitu kental di antara para peserta.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi perkenalan dan berbagi pengalaman dari para alumni. Dalam kesempatan tersebut, salah seorang alumni lulusan tahun 1987 menceritakan perjalanan pengabdiannya di Kementerian Agama sejak tahun 1987 hingga memasuki masa pensiun di Sumbawa Besar.
Alumni lainnya, Zulkarnaen, lulusan tahun 1982, turut berbagi kisah perjalanan hidupnya setelah menyelesaikan pendidikan di SMA Muhammadiyah Mataram hingga berkarier sebagai anggota TNI dengan penugasan terakhir di Bogor.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama serta penyerahan kenang-kenangan dari para alumni kepada guru sebagai bentuk penghormatan dan ungkapan terima kasih atas jasa serta dedikasi mereka dalam mendidik generasi penerus.
Melalui kegiatan ini, para alumni berharap kebersamaan dan kehangatan silaturahmi dapat terus terjaga dan kembali terjalin pada temu kangen tahun berikutnya.
Semoga kebersamaan ini menjadi awal untuk semakin mempererat persaudaraan, menjaga kenangan, dan terus menghargai jasa para guru.
Aamiin.
(Tim KM Sumbawa – Joko Pitoyo)
