Lombok Barat, : – Sebagai upaya membangun kepercayaan dan menegaskan komitmen terhadap integritas dalam penyampaian informasi, Direktur Utama TV One Pusat Taufan Eko Nugroho Rotorasiko melakukan kunjungan silaturrahmi ke Pondok Pesantren Al – Ishlahuddiny Kediri Kabupaten Lombok Barat, Rabu, 29/7 2026.
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai upaya permohonan maaf serta penetapan tabayyun ( penjelasan ) terkait kesalahan siaran berita yang sebelumnya disiarkan oleh stasiun TV One dan dianggap sebagai “human error”.
Kehadiran rombongan TV One diterima langsung oleh pimpinan Pondok Pesantren Al-Islahuddiny TGH. Drs. Muchlis Ibrahim, M.Si. yang di dampingi Gus Sulhan Muchlis Ibrahim yang tidak lain anak dari pimpinan Pondok Pesantren Al-Islahuddiny.
Kegiatan berlangsung dalam suasana yang penuh kebersamaan. Dan setelah diskusi, pertukaran pendapat dan doa pembuka, rombongan TV One diundang ke rumah TGH Muchlis Ibrahim untuk makan malam bersama yang berlangsung sekitar pukul 19.30 hingga 21.15 WITA.
Direktur Utama TV One Taufan Eko Nugroho Rotorasiko menjelaskan, bahwa kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari kesalahan dalam penyajian visualisasi berita yang tidak sesuai dengan isi yang sebenarnya, dan tim TV One ingin belajar langsung dari pihak pesantren agar kesalahan serupa tidak terulang di masa depan.
“Kami datang bukan hanya untuk memohon maaf, tetapi juga untuk membimbing diri kita sendiri agar lebih waspada dalam proses produksi berita. Saran dan bimbingan dari pesantren Al Ishlahuddiny akan kami jadikan pedoman dalam memperbaiki standar jurnalistik kami,” ujar Direktur TV One.
Sementara itu, dalam sambutannya Pimpinan Pondok Pesantren Al-Islahuddiny TGH. Muchlis Ibrahim menyampaikan, rasa terima kasih atas kehadiran tim TV One dan menekankan pentingnya pendekatan keluarga dalam menyelesaikan permasalahan.
“Kami menerima permintaan maaf dengan hati yang terbuka. Semoga acara ini menjadi pelajaran bagi kita semua untuk selalu berpedoman pada nilai-nilai kejujuran dan keadilan dalam menyampaikan informasi,” ungkap TGH. Muchlis Ibrahim.
TGH Muchlis Ibrahim berharap, bahwa momen silaturrahmi ini dapat menjadi katalisator bagi peningkatan mutu penyiaran media, serta pemahaman saling menghargai antara lembaga pesantren dan lembaga media.
“Semoga kita semua selalu tabayyun dalam setiap keputusan dan selalu selesaikan persoalan dengan hikmah,” katanya dalam penutup sambutannya.
Acara silaturrahmi tersebut sekaligus menandakan, upaya dari kedua pihak dalam membangun kepercayaan kembali, serta menegaskan komitmen terhadap integritas dalam penyampaian informasi.
Acara tersebut ditutup dengan doa bersama, dengan harapan agar kedua belah pihak dapat lebih bijaksana dan arif dalam menyelesaikan setiap persoalan yang timbul. (Tim KM Lombok Barat)
